Segini Rata-Rata Penurunan Battery Health Mobil Listrik per Tahun, Berapa Persen?

Cesar Uji Tawakal

Senin, 19 Januari 2026 | 10:16 WIB
Segini Rata-Rata Penurunan Battery Health Mobil Listrik per Tahun, Berapa Persen?
Ilustrasi mobil listrik (Pexels/Hyundai Motor Group).
baca 10 detik
  • Studi Geotab 2025 menunjukkan rata-rata penurunan kesehatan baterai mobil listrik kembali naik menjadi 2,3 persen per tahun.
  • Penggunaan DC fast charging berlebihan mempercepat degradasi baterai, berbeda dengan pengisian normal yang lebih lambat.
  • Degradasi baterai tidak linear; penurunan kapasitas paling signifikan terjadi pada awal masa pakai kendaraan listrik.

Suara.com - Salah satu pertanyaan besar bagi calon pengguna mobil listrik adalah: seberapa cepat battery health (kesehatan baterai) menurun setiap tahunnya? Jawaban ini penting karena baterai adalah komponen paling mahal sekaligus vital dalam sebuah EV.

Dikutip dari The Drive, studi terbaru dari Geotab terbaru mengungkap data soal teknologi EV dan kebiasaan pengisian, memberi gambaran yang cukup jelas.

Angka Rata-Rata Penurunan

Pada riset pertama tahun 2020, Geotab menemukan bahwa rata-rata baterai mobil listrik kehilangan 2,3 persen kapasitas baterai per tahun. Artinya, setelah delapan tahun, kapasitas baterai tinggal sekitar 80 persen dari kondisi awal.

Jika mobil baru mampu menempuh 350 km sekali isi penuh, maka setelah delapan tahun jaraknya turun menjadi sekitar 280 km.

Kabar sempat membaik di 2023, ketika angka degradasi tahunan turun ke 1,8 persen. Namun, data terbaru 2025 menunjukkan tren kembali naik ke 2,3 persen.

Penyebab Utama

ilustrasi mobil listrik bekas.
ilustrasi mobil listrik bekas.

Meski produsen mobil dan pemasok baterai sudah berusaha memperpanjang umur baterai lewat manajemen termal lebih baik dan teknologi kimia baru, ada faktor lain yang justru mempercepat degradasi: DC fast charging.

Pengisian cepat memang praktis, tapi juga membuat baterai lebih cepat panas dan menurunkan kesehatannya jika terlalu sering digunakan.

baca juga

Variasi Berdasarkan Kebiasaan Pengisian

Geotab memecah data berdasarkan frekuensi penggunaan DC fast charging.

Mobil yang menggunakan DCFC kurang dari 12 persen dari total sesi pengisian hanya mengalami penurunan rata-rata 1,5 persen per tahun.

Mobil yang menggunakan DCFC lebih dari 12 persen sesi pengisian mengalami penurunan lebih tinggi, yakni 2,5 persen per tahun.

Perbedaan ini menunjukkan betapa besar pengaruh kebiasaan pengisian terhadap umur baterai.

Faktor Berat dan Ukuran Mobil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jarak Tempuh Wuling Cloud EV vs BYD M6 Mending Mana?

Jarak Tempuh Wuling Cloud EV vs BYD M6 Mending Mana?

Otomotif | Minggu, 18 Januari 2026 | 17:05 WIB

Wuling Luncurkan Mobil Seharga 2 Yamaha XMAX, BYD Atto 1 Kalah Murah

Wuling Luncurkan Mobil Seharga 2 Yamaha XMAX, BYD Atto 1 Kalah Murah

Otomotif | Minggu, 18 Januari 2026 | 15:29 WIB

Volvo EX60 Siap Debut: Terintegrasi Google Gemini, Jarak Tempuh 810 KM

Volvo EX60 Siap Debut: Terintegrasi Google Gemini, Jarak Tempuh 810 KM

Otomotif | Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:35 WIB

Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting

Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:04 WIB

10 Mobil Listrik Terlaris di China 2025: EV Murah Geely Gulingkan Tesla, Wuling Nomor 2

10 Mobil Listrik Terlaris di China 2025: EV Murah Geely Gulingkan Tesla, Wuling Nomor 2

Otomotif | Jum'at, 16 Januari 2026 | 19:55 WIB

Terkini

Proyek Hidrogen Dimulai Meski Harga Masih Mahal

Proyek Hidrogen Dimulai Meski Harga Masih Mahal

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:08 WIB

Perbedaan Facial Wash dengan Facial Foam, Mana yang Paling Cocok untuk Tipe Kulitmu?

Perbedaan Facial Wash dengan Facial Foam, Mana yang Paling Cocok untuk Tipe Kulitmu?

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:05 WIB

Terungkap! Ini Alasan Persija Perpanjang Kontrak Andritany Ardhiyasa

Terungkap! Ini Alasan Persija Perpanjang Kontrak Andritany Ardhiyasa

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:04 WIB

30 Tahun Kudatuli, Megawati Saksikan Kembali Jejak Kelam Demokrasi Lewat Pameran Arsip

30 Tahun Kudatuli, Megawati Saksikan Kembali Jejak Kelam Demokrasi Lewat Pameran Arsip

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:03 WIB

Bandung Darurat Begal! Polisi Bolehkan Warga Melawan Pelaku di Jalanan, Ini Syaratnya

Bandung Darurat Begal! Polisi Bolehkan Warga Melawan Pelaku di Jalanan, Ini Syaratnya

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:01 WIB

Review Every Monday Mabel: Ketika Truk Sampah Jadi Hal Terbaik di Dunia

Review Every Monday Mabel: Ketika Truk Sampah Jadi Hal Terbaik di Dunia

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:00 WIB

Bukan Sekadar Publikasi, Riset Rp120 Miliar Australia-Indonesia Ini Wajib Selesaikan Masalah Rakyat

Bukan Sekadar Publikasi, Riset Rp120 Miliar Australia-Indonesia Ini Wajib Selesaikan Masalah Rakyat

Sulsel | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:58 WIB

Apakah Face Mist Viva Bisa Jadi Setting Spray? Kenali Kandungan dan Fungsinya

Apakah Face Mist Viva Bisa Jadi Setting Spray? Kenali Kandungan dan Fungsinya

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:58 WIB

Demi Menjawab Kebutuhan Masyarakat, DPR Pastikan Pembahasan RUU Tetap Berjalan Selama Reses

Demi Menjawab Kebutuhan Masyarakat, DPR Pastikan Pembahasan RUU Tetap Berjalan Selama Reses

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:55 WIB

Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas

Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:54 WIB

×