Suara.com - Xpander maupun Xpander Cross merupakan dua jenis mobil Mitsubishi yang memiliki basis sama tapi berbeda gaya. Mulai dari sisi eksterior, interior, suspensi, ground clearance dan fitur.
Xpander termasuk MPV elegan dengan chrome, lampu lebih modern, memberi rasa nyaman untuk mengarungi jalanan di area perkotaan. Sedangkan Xpander Cross berupa varian SUV look yang mengutamakan tampilan tangguh (bumper tebal, roof rail, body cladding) serta ground clearance tinggi. Sehingga mampu melintas pada berbagai situasi jalan, sebagai gabungan antara MPV fungsionalitas serta dan mobil petualangan.
Adapun untuk suspensi, Xpander Cross mempunyai suspensi yang disetel ulang. Supaya lebih kuat serta stabil untuk mengurangi body roll.
Selanjutnya, bicara tentang interior dan fiturnya. Xpander menekankan pada keeleganan, sedangkan Xpander Cross lebih condong ke arah sporty dengan dominasi warna coklat atau hitam, masih dilengkapi fitur keselamatan serta kenyamanan tambahan berupa Active Yaw Control.
Beberapa perbedaan tersebut menjadi pertimbangan tersendiri saat melakukan pembelian, tapi ada yang lebih penting lagi yaitu berkaitan dengan biaya perawatan maupun besaran pajak tahunannya.
Artikel ini membahas tentang biaya perawatan dan pajak mobil Mitsubishi yang serupa tapi tidak sama tersebut.
Biaya Perawatan Xpander dan Xpander Cross Dalam 100.000 Km Pertama
Saat ingin memiliki mobil idaman untuk keluarga maupun harian, selain harga beli di awal. Customer juga perlu mempertimbangkan biaya perawatan.
Karena biaya tersebut merupakan komponen penting yang akan rutin dikeluarkan dalam periode waktu tertentu. Tujuannya tidak lain supaya mobil selalu berada dalam kondisi prima dan berumur panjang.
Baca Juga: Mending Xpander atau Innova Reborn? Sesama Mobil Keluarga Beda Biaya, Performa dan Kenyamanan
Maka dari itu, semakin rendah atau kecil nominal yang harus dibayarkan untuk biaya perawatan kendaraan rutin. Secara langsung akan menguntungkan pemilik mobil.
Seringkali customer merasa gundah hingga bertanya-tanya berapa biaya servis mobil Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross dari nol sampai 100 ribu kilometer.
Berdasarkan penelusuran, biaya untuk perawatan rutin masih terjangkau. Asalkan teratur melakukan servis mobil serta mengikuti petunjuk dari buku panduan manual, customer hanya perlu menganggarkan uang sekitar Rp 7 jutaan.
Keterjangkauan biaya perawatan tidak lain karena pengaruh dari Smart Package gratis. Keunggulan tersebut umumnya akan diterima customer setiap awal pembelian.
Apa Itu Smart Package Pada Xpander dan Xpander Cross?
Smart Package merupakan paket perawatan kendaraan mulai biaya jasa servis sampai penggantian suku cadang asli. Fasilitas tersebut diberikan Mitsubishi untuk customer dalam jangka waktu tertentu.
Perlu Anda ketahui bahwa Smart Package akan mengutamakan item-item vital untuk operasional kendaraan.
Fasilitas berkelas tersebut akan memberikan jaminan pada pemilik Xpander atau Xpander Cross, yang mana akan menerima perawatan kendaraan selama 4 tahun atau 50.000 km.
Selama periode tersebut Anda tidak perlu mengkhawatirkan seberapa besar biaya perawatan kendaraan nantinya. Smart Package berlaku untuk seluruh jaringan bengkel resmi Mitsubishi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Bukan hanya biaya jasa servis kendaraan maupun suku cadang saja, tetapi juga ada proteksi asuransi kecelakaan diri atau personal accident selama 1 tahun.
Nilai pertanggungannya mencapai Rp 5 juta. Selain itu, masih ada asuransi kerusakan ban dengan nominal yang bisa diklaim sekitar Rp 1 juta untuk satu ban.
Mengingat setiap mobil biasanya difungsikan pada lingkungan berbeda-beda, frekuensi penggunaan serta perlakuan berbeda. Sebaiknya konsultasi dulu pada bagian service setiap masuk bengkel.
Besaran Pajak Tahunan Xpander dan Xpander Cross
Sebagai mobil MPV yang mempunyai desain dan fitur mewah, sebelum membeli biasanya customer lebih dulu search berapa nominal pajak tahunan. Supaya tidak pusing tujuh keliling memikirkan besaran tagihan pajak kendaraan.
Estimasi besaran pajak tahunan Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross senilai Rp 3 jutaan sampai Rp 4,7 jutaan. Kalau varian tertinggi berada pada kisaran Rp 4 juta hingga Rp 5 jutaan, jika varian bawah umumnya lebih kecil dari Rp 4 juta.
Rincian nominal pajaknya sebagai berikut.
Xpander Standar
Pajak kendaraan sekitar Rp 3,2 juta sampai Rp 4,1 juta, contohnya GLX, GLS.
Xpander Tipe Tinggi
Nominal pajak untuk varian Sport atau Ultimate antara Rp 4,2 juta hingga Rp 4,5 juta.
Xpander Cross
Besaran pajaknya bisa mencapai Rp 4,5 juta sampai Rp 4,7 juta, yang mana dapat lebih tinggi pada beberapa wilayah, khususnya tipe premium.
Variasi nominal pajak tersebut dipengaruhi oleh Nilai Jual Kendaraan Bermotor, tahun produksi, wilayah dan kepemilikan.
Kontributor : Damayanti Kahyangan