- PT Chery Sales Indonesia (CSI) akan memulai pembangunan pabrik mandiri di Indonesia melalui peletakan batu pertama pada tahun 2026.
- Fasilitas produksi baru ini ditargetkan telah selesai dibangun dan mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2027 mendatang.
- Pabrik tersebut direncanakan menjadi basis produksi untuk pasar domestik dan juga sebagai pusat ekspor Chery ke negara lain.
Suara.com - Rencana PT Chery Sales Indonesia (CSI) untuk memiliki fasilitas produksi mandiri di Tanah Air makin terlihat jelas. Pabrikan asal China itu menargetkan sudah memilik pabrik baru di Indonesia yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.
Vice Country Director PT Chery Sales Indonesia, Budi Darmawan, mengungkapkan bahwa proses pembangunan pabrik akan dimulai melalui groundbreaking atau peletakan batu pertama di tahun ini.
“Kita tahun ini akan groundbreaking untuk pabrik mandiri kita,” ujarnya di Semarang, pada Kamis (29 Januari 2026).
Meski belum merinci waktu persisnya, ia juga menyampaikan bahwa fasilitas tersebut membutuhkan waktu pembangunan sekitar satu hingga satu setengah tahun sebelum beroperasi penuh.
“Mungkin sekitar 1 sampai 1,5 tahun. Insyaallah 2027 kita sudah ada pabrik mandiri,” lanjutnya.
Pabrik ini nantinya disiapkan untuk memproduksi berbagai produk di bawah naungan Chery Group. Kapasitas produksinya pun diproyeksikan cukup besar. Budi menyebut kapasitas akan disesuaikan dengan proyeksi pasar jangka panjang, namun jika melihat potensi penjualan, angka produksinya bisa berada di kisaran 100 ribu unit per tahun.
“Kalau kita nge-reflect ke tahun ini, angkanya di kisaran segitu,” ujarnya.
Namun proses produksi tidak langsung berjalan dengan kapasitas penuh. Chery akan melakukannya secara bertahap sesuai perkembangan permintaan pasar.

“Enggak serta-merta langsung full capacity, kita akan bertahap. Karena membangun pabrik itu kan perlu melihat proyeksi volume untuk lima tahun ke depan,” jelasnya.
Baca Juga: Tekanan Fiskal Semakin Berat, Kemenperin Tak Lagi Ngotot Minta Insentif Otomotif
Kehadiran pabrik ini pun tak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri. Indonesia juga disiapkan sebagai basis produksi untuk ekspor.
“Indonesia akan jadi hub untuk ekspor. Karena saat ini pun kita sudah ekspor ke Vietnam,” kata Budi.
Chery sendiri saat ini memang masih menggelontorkan investasi untuk membangun pabrik sendiri di Indnonesia. Bersama brand otomotif asal China lainnya, jajaran produk Chery yang dipasarkan di Tanah Air sampai saat ini masih dirakit di pabrik milik PT Handal Indonesia Motor.