Tekanan Fiskal Semakin Berat, Kemenperin Tak Lagi Ngotot Minta Insentif Otomotif

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 29 Januari 2026 | 19:40 WIB
Tekanan Fiskal Semakin Berat, Kemenperin Tak Lagi Ngotot Minta Insentif Otomotif
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief mengatakan insentif otomotif memang akan semakin memberatkan beban fiskal pemerintah. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
  • Kemenperin mengakui insentif otomotif tahun ini menambah beban fiskal pemerintah, namun belum ada pembahasan lanjutan dengan Kemenkeu.
  • Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri, menyatakan pembahasan insentif bergantung pada jadwal Kemenkeu karena pertimbangan fiskal.
  • Sebelumnya, Menteri Perindustrian bersikeras meminta insentif walau Menteri Koordinator Perekonomian menolaknya.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengakui insentif untuk industri otomotif pada tahun ini akan semakin memberatkan tekanan fiskal yang tengah dihadapi oleh pemerintah.

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief, yang ditemui di Jakarta, Kamis (29/1/2026) mengungkapkan belum ada pembahasan lanjutan soal insentif untuk industri otomotif dengan Kementerian Keuangan meski surat berisi usulan insentif sudah disampaikan sejak akhir tahun lalu.

Ia mengatakan komunikasi yang terjadi baru sebatas koordinasi internal antarkementerian.

“Update-nya tadi itu saja, bahwa baru ada komunikasi dengan antareselon I Kementerian Perindustrian dengan Kementerian Keuangan,” kata Febri di Kantor Kemenperin.

Ketika ditanya soal tindak lanjut ke Kementerian Keuangan, Febri mengakui proses tersebut tidak sederhana. Menurutnya, Kemenkeu memiliki banyak pertimbangan di tengah tekanan fiskal yang sedang dihadapi pemerintah.

“Pak Menteri (Perindustrian) di Bandung tadi sudah menyampaikan bahwa ya kan dengan tekanan fiskal yang saat ini, Kemenkeu juga mempertimbangkan banyak hal begitu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembahasan lanjutan sepenuhnya bergantung pada pertemuan antara Kemenperin dan Kemenkeu. Namun hingga kini, belum ada jadwal pasti yang disiapkan.

“Ya itu kan tergantung kepada ya pertemuan antara Kemenperin dengan Kemenkeu,” ujar Febri.

Saat didesak soal rencana waktu pertemuan, Febri menyebut hal tersebut bukan berada di tangan Kemenperin. Ia menyatakan keputusan ada di pihak Kemenkeu.

“Itu kita enggak tahu ya, itu serahkan ke teman-teman Kemenkeu,” katanya.

Febri juga menegaskan tidak ada inisiatif khusus dari Kemenperin untuk mendorong percepatan pembahasan insentif tersebut. Menurutnya, kondisi beban kerja Kemenkeu harus dipahami.

“Oh enggak ada. Pak Menteri tadi sudah bilang, ya kita serahkan itu kepada Kemenkeu,” tuturnya.

Ia menyebut pihaknya memahami tingginya beban kerja yang sedang dihadapi Kemenkeu dalam mengelola kebijakan fiskal nasional.

“Iya. Ya kan kawan-kawan lihat sendiri kan Kemenkeu beban kerjanya juga cukup tinggi saat ini,” pungkasnya.

Sebelumnya Kemenperin cukup ngotot meminta insentif untuk industri otomotif. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan industri otomotif "terlalu penting" karena keterkaitan ekosistem industri (backward–forward linkage) yang besar terhadap sektor manufaktur.

Agus bahkan secara terbuka bersilang pendapat dengan "bosnya" Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang berada di posisi menolak insentif untuk industri otomotif. Airlangga pada akhir 2025 bilang industri otomotif sudah cukup kuat dan sudah menikmati banyak insentif di beberapa tahun terakhir.

Menanggapi penolakan dari Airlangga itu Agus mengataka pihaknya "menyayangkan" sikap Airlangga tersebut.

"Kemenperin menyayangkan ada penyataan ini. Kemenperin baru memulai merumuskan insentif otomotif tapi sudah ditolak," kata Febrie mewakili Menteri Agus pada November 2025 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Tujuan Ekspor Mobil China Terbanyak di Dunia

Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Tujuan Ekspor Mobil China Terbanyak di Dunia

Otomotif | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:01 WIB

Indonesia-Inggris Resmi Teken Kemitraan Strategis EGP di London

Indonesia-Inggris Resmi Teken Kemitraan Strategis EGP di London

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:07 WIB

Menperin Beri Bocoran Insentif Otomotif 2026, Tak Mau Bikin Negara 'Cekak'

Menperin Beri Bocoran Insentif Otomotif 2026, Tak Mau Bikin Negara 'Cekak'

Otomotif | Senin, 05 Januari 2026 | 14:25 WIB

Menperin Minta Insentif Otomotif ke Menkeu

Menperin Minta Insentif Otomotif ke Menkeu

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 20:20 WIB

Tarik Ulur Insentif Otomotif: Menko Perekonomian Bilang Stop, Menperin Siapkan Jurus Baru

Tarik Ulur Insentif Otomotif: Menko Perekonomian Bilang Stop, Menperin Siapkan Jurus Baru

Otomotif | Senin, 01 Desember 2025 | 14:29 WIB

Terkini

Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya

Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 21:32 WIB

Garansi Motor Yamaha Langsung Gugur saat Modifikasi Dua Bagian Ini

Garansi Motor Yamaha Langsung Gugur saat Modifikasi Dua Bagian Ini

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 20:22 WIB

Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung

Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 19:11 WIB

Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano

Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 15:33 WIB

Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan

Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 15:11 WIB

Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat

Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 14:01 WIB

Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung

Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 13:33 WIB

Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China

Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 11:24 WIB

Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang

Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 09:25 WIB

Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026

Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026

Otomotif | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:05 WIB