Baca 10 detik
- Polandia sedang menyiapkan larangan mobil listrik China di zona militer karena tuduhan pengumpulan data sensitif.
- Mobil listrik China dikhawatirkan mampu melakukan pemetaan 3D aktif melalui sensor canggih dan kamera resolusi tinggi.
- Inggris sebelumnya telah membatasi akses kendaraan listrik China di zona militer akibat hak akses data oleh pemerintah China.
Mobil listrik asal China memang semakin banyak terlihat di jalanan Eropa. Harga kompetitif dan teknologi canggih membuatnya cepat populer.
Namun, popularitas ini justru memicu kekhawatiran baru. Barat menilai, di balik kecanggihan fitur seperti kamera 360 derajat, radar adaptif, hingga sistem navigasi pintar, ada potensi data yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan politik atau militer.
Dengan tudingan terbaru ini, mobil listrik China menghadapi tantangan besar di pasar global. Meski secara komersial mereka terus berkembang, isu keamanan data bisa menjadi penghalang serius dalam ekspansi ke negara-negara Barat.