Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026

Dicky Prastya

Senin, 02 Februari 2026 | 15:11 WIB
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. [Antara]
baca 10 detik
  • Menko Perekonomian menargetkan anggaran Rp 13 triliun untuk insentif Ramadan dan Idulfitri 2026.
  • Insentif tersebut mencakup diskon transportasi serta bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng Minyakita.
  • Tujuan program ini menjaga daya beli masyarakat serta mengantisipasi lonjakan mobilitas selama masa mudik.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan total anggaran Rp 13 triliun untuk program insentif bulan Ramadan dan Idulfitri 2026.

Menko Perekonomian menyebut kalau insentif Lebaran 2026 mencakup diskon tarif transportasi, diskon tarif tol, serta bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng Minyakita.

"Kisarannya Rp13 triliun," kata Airlangga, dikutip dari Antara, Senin (2/2/2026).

Dia menyatakan insentif Ramadan dan Lebaran 2026 disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas selama periode mudik.

Adapun skema dan besaran paket kebijakan Lebaran tahun ini diperkirakan lebih besar dibandingkan periode sebelumnya. Pemerintah juga masih menyiapkan sejumlah insentif tambahan yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Seperti sebelumnya. Kemudian mungkin jumlahnya (insentif) akan lebih banyak, akan lebih besar," jelasnya.

Diketahui kebijakan diskon transportasi sebelumnya telah diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 dan dinilai efektif mendorong mobilitas serta menjaga momentum aktivitas ekonomi nasional. Realisasi program diskon transportasi saat Nataru dinilai melampaui target di sejumlah moda.

Di sektor kereta api, diskon 30 persen tiket kereta ekonomi komersial yang dikelola PT Kereta Api Indonesia berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 untuk 156 kereta reguler dan 26 kereta tambahan. Dari target 1,5 juta penumpang, realisasinya mencapai 1,7 juta penumpang atau 112,6 persen.

Sementara di angkutan laut, PT PELNI memberikan diskon tarif 20 persen dari tarif dasar di luar asuransi dan pas pelabuhan pada 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 di 25 kapal penumpang seluruh trayek. Realisasi penumpang menembus lebih dari 406 ribu orang atau sekitar 100 persen dari target 405 ribu penumpang.

baca juga

Kemudian PT ASDP Indonesia Ferry memberikan diskon jasa pelabuhan hingga 100 persen atau setara sekitar 19 persen tarif terpadu rata-rata di 16 pelabuhan dan delapan lintasan selama periode yang sama. Realisasi tercatat sekitar 206 ribu penumpang atau 90,9 persen dari target dan 465 ribu kendaraan atau 94,5 persen dari target.

Terakhir di sektor penerbangan, insentif diberikan melalui skema PPN ditanggung pemerintah (DTP) untuk tiket kelas ekonomi, diskon fuel surcharge, pemotongan biaya jasa kebandarudaraan, serta perpanjangan jam operasional bandara. Kebijakan ini menurunkan harga tiket pesawat sekitar 13–14 persen, dengan realisasi penumpang mencapai 3,7 juta orang atau 104,2 persen dari target 3,5 juta penumpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Stok Pangan Jakarta Diklaim Aman Meski Permintaan Telur Ayam Melonjak

Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Stok Pangan Jakarta Diklaim Aman Meski Permintaan Telur Ayam Melonjak

News | Senin, 02 Februari 2026 | 14:28 WIB

5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir

5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 14:22 WIB

4 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa Ramadan, Gak Bakal Ganggu Ibadah!

4 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa Ramadan, Gak Bakal Ganggu Ibadah!

Lifestyle | Senin, 02 Februari 2026 | 15:05 WIB

6 Ide Jualan Takjil Kekinian yang Laku di Bulan Puasa

6 Ide Jualan Takjil Kekinian yang Laku di Bulan Puasa

Lifestyle | Senin, 02 Februari 2026 | 12:04 WIB

Istana Harap IHSG Meroket Hari Ini, Prabowo Sempat Marah saat Anjlok?

Istana Harap IHSG Meroket Hari Ini, Prabowo Sempat Marah saat Anjlok?

News | Senin, 02 Februari 2026 | 11:05 WIB

Puasa Nisfu Syaban 2026 Berapa Hari? Simak Jadwal Lengkapnya!

Puasa Nisfu Syaban 2026 Berapa Hari? Simak Jadwal Lengkapnya!

Lifestyle | Senin, 02 Februari 2026 | 11:14 WIB

Terkini

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:25 WIB

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:03 WIB

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:44 WIB

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:26 WIB

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

×