Suara.com - Tak mengherankan jika di tengah kondisi ekonomi seperti ini, pasar mobil bekas Tanah Air semakin berjaya.
Pengemudi berbondong-bondong memborong mobil bekas karena selain harganya yang murah, pajaknya tak melilit.
Adapun dengan membeli mobil bekas, pengguna akan terhindar dari pajak tahunan yang mahal.
Alhasil, kehadiran mobil bekas cocok bagi mereka dengan strategi pengelolaan uang yang ketat dan tak ingin mengorbankan banyak pengeluaran pada transportasi.
Berikut deretan mobil bekas terbaik dengan pajak tahunan yang senantiasa bersahabat.
Daihatsu Ayla 1.0 D (Tahun 2013 - 2015)

Daihatsu Ayla generasi awal merupakan pilihan paling logis untuk mencari pajak di bawah satu juta rupiah.
Mesin 1KR-DE yang digunakannya terkenal sangat sederhana dan minim perawatan, sehingga mesinnya tetap awet meski sudah berusia satu dekade lebih.
Beban pajak tahunan untuk tipe terendah seperti tipe D atau D+ keluaran tahun 2012-2013 berada di angka sekitar Rp850.000 hingga Rp980.000.
Angka ini tentu sangat ringan untuk ukuran mobil penumpang yang masih sangat layak digunakan harian.
Baca Juga: 5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
Spesifikasi
- Jenis mesin: 1KR-DE DOHC 3-silinder
- Kapasitas: 998 cc
- Performa: 65 PS / 86 Nm
- Transmisi: Manual 5-percepatan
- Fitur tambahan/fitur keamanan: Seatbelt, Side impact beam (tipe tertentu), Power steering (tipe D+)
Harga
- Baru: Sudah tidak diproduksi (model lama)
- Bekas: Rp55.000.000 – Rp75.000.000
Toyota Agya 1.0 E (Tahun 2012 - 2013)

Sama seperti kembarannya, Toyota Agya varian awal dengan mesin 1.000 cc menawarkan durabilitas mesin yang sangat tinggi.
Karakter mesinnya yang bandel dan efisiensi bahan bakar yang luar biasa menjadikannya mobil perkotaan yang tidak merepotkan pemiliknya.
Pajak tahunan untuk Agya tipe E atau G tahun 2012 sering kali menyentuh angka Rp900.000 hingga Rp1.050.000 tergantung domisili kendaraan.
Memilih unit ini memberikan ketenangan pikiran karena suku cadangnya sangat melimpah dan murah.