Jika dijual ke pengepul rongsok, aki biasanya dihargai mengikuti harga timbal dunia.
- Estimasi harga: sekitar Rp15.000 – Rp22.000 per kg, tergantung lokasi dan kondisi aki.
3. Sistem Tukar Tambah (Trade-In)
Metode ini paling umum dan sering dianggap paling praktis. Saat membeli aki baru, pemilik kendaraan bisa mendapatkan potongan harga:
- Potongan trade-in: sekitar Rp100.000 – Rp300.000, tergantung merek dan toko aki.
- Sebagai perbandingan, harga aki mobil baru di Februari 2026 berkisar Rp700.000 hingga Rp1.500.000 untuk tipe standar.
Apakah Worth It Beli Aki Mobil Bekas?
![Aki Bekas [olx.co.id]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/YryLeq1ZaumoY9M4iCAaeCP6l0ejjgWA.png)
Membeli aki mobil bekas sebenarnya kurang disarankan untuk penggunaan jangka panjang. Meski harganya jauh lebih murah, usia pakainya sangat tidak pasti dan umumnya hanya bertahan 2 hingga 6 bulan. Dalam banyak kasus, biaya yang dikeluarkan justru lebih besar karena harus mengganti aki berkali-kali dalam setahun.
Aki bekas juga jarang memiliki garansi resmi. Bahkan, sebagian aki yang dijual di pasaran merupakan aki rekondisi atau 'aki suntikan' yang performanya sudah jauh menurun. Aki jenis ini berisiko menyebabkan gangguan kelistrikan, terutama pada mobil modern yang sensitif terhadap voltase tidak stabil.
Kelebihan dan Kekurangan Aki Bekas Mobil
Kelebihan
Baca Juga: 5 Mobil Bekas yang Bisa Dicicil dengan Angsuran Rp1,5 Juta selama 6 Tahun, Muat 7 Orang
- Harga jauh lebih murah, cocok untuk kondisi darurat.
- Masih bisa berfungsi sementara, jika berasal dari sumber terpercaya.
- Solusi jangka pendek, misalnya untuk mobil jarang dipakai.
Kekurangan
- Masa pakai tidak menentu, bisa mati mendadak.
- Risiko biaya lanjutan, seperti derek atau kerusakan komponen listrik.
- Rawan aki rekondisi, yang hanya bertahan sebentar.
- Tanpa garansi resmi, sehingga tidak ada perlindungan konsumen.
Tips Penting Jika Terpaksa Beli Aki Bekas
Jika kamu tetap mempertimbangkan aki bekas, pastikan melakukan pengecekan berikut:
1. Cek tegangan aki dengan multimeter (idealnya 12,6–12,8 volt saat mesin mati).
2. Periksa kondisi fisik, pastikan tidak kembung, retak, atau bocor.
3. Tanyakan riwayat pemakaian dan alasan aki dijual.
4. Pastikan sesuai spesifikasi mobil, baik kapasitas Ah maupun jenis aki.
5. Cari penjual yang memberi garansi, meski singkat.