Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:43 WIB
Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Ilustrasi STNK

Suara.com - Belakangan ini banyak pemilik motor dan mobil di Provinsi Jawa Tengah merasakan besarnya jumlah pajak kendaraan yang harus dibayarkan. Tagihan pajak yang biasanya 'standar' kini terasa lebih tinggi.

Bahkan ada yang mengeluhkan pajak mobil yang sebelumnya sekitar Rp 3 jutaan menjadi hampir Rp 6 jutaan dalam satu kali pembayaran.

Sementara itu, di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), fenomena serupa justru tidak terjadi. Apa yang sebenarnya terjadi? Simak penjelasan berikut ini.

Apa Itu Opsen PKB yang Jadi Pemicunya?

Ilustrasi STNK dan BPKB. (Dok. Dispendukcapil Jember)
Ilustrasi STNK dan BPKB. (Dok. Dispendukcapil Jember)

Sebelum membahas tentang perbedaan pajak kendaraan antara Jawa Tengah dan Jogja, penting memahami dulu istilah opsen PKB yang sering muncul di tagihan pajak kendaraan.

Istilah opsen berasal dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Dalam ketentuan ini, opsen adalah pungutan tambahan pajak berdasarkan persentase tertentu yang dipungut langsung oleh kabupaten/kota saat wajib pajak membayar pajak kendaraan bermotor.

Dengan sistem opsen, pemilik kendaraan akan melihat ada dua komponen yang tercantum saat membayar pajak yakni pajak pokok (yang ditetapkan provinsi) dan opsen yang menjadi bagian pemerintah kabupaten/kota.

Cara ini berbeda dengan sistem lama, di mana pajak yang dibayarkan hanya dipungut di tingkat provinsi, kemudian dibagi hasilnya kepada kabupaten/kota.

Kenapa Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Terasa Naik?

Ilustrasi pajak kendaraan. (freepik)
Ilustrasi pajak kendaraan. (freepik)

Di Jawa Tengah, pajak kendaraan bermotor dihitung dengan tarif dasar yang ditetapkan melalui Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 12 Tahun 2023.

baca juga

Untuk kendaraan pribadi kepemilikan pertama, tarif pajak kendaraan bermotor (PKB) ditetapkan sekitar 1,05 % dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB).

Namun karena ada opsen PKB sebesar 66 % dari PKB, maka total yang dibayarkan oleh wajib pajak menjadi lebih besar. Sebagai contoh, pajak kendaraan dengan dasar pengenaan Rp 100 juta biasanya PKB standar sekitar Rp 1,05 juta.

Dengan tambahan opsen sekitar Rp 693 ribu, total pajak jadi sekitar Rp 1,74 juta, meningkat hampir Rp 700 ribu dibanding sebelumnya.

Selain itu, tarif pajak di Jawa Tengah juga bersifat progresif. Ini artinya, kendaraan yang dimiliki ke-2, ke-3, dan seterusnya dikenai persentase pajak yang lebih tinggi.

Hal ini semakin membuat beban pajak terasa besar bagi orang yang punya lebih dari satu kendaraan di daerah tersebut.

Banyak masyarakat mengira kenaikan ini adalah 'pajak baru' yang mendadak diberlakukan. Padahal opsen ini adalah bagian dari mekanisme pembagian penerimaan pajak yakni bentuk penerapan UU HKPD yang memang mulai berlaku sejak awal 2025.

Lalu Kenapa Jogja Tidak 'Naik'?

Simulasi Opsen Pajak Kendaraan DIY. (samsatsleman.jogjaprov.go.id)
Simulasi Opsen Pajak Kendaraan DIY. (samsatsleman.jogjaprov.go.id)

Berbeda dengan Jawa Tengah, di DIY (Yogyakarta) pemerintah daerah sudah mengatur struktur pajak dan opsen dengan cara yang menahan besaran total pajak yang dibayarkan oleh masyarakat.

DIY menerapkan tarif dasar pajak kendaraan bermotor sebesar 0,9 % dari dasar pengenaan pajak mulai 5 Januari 2025.

Kemudian kabupaten/kota di Jogja mengenakan opsen sebesar 66 % dari tarif pajak yang dikenakan oleh Pemda DIY atau sekitar 0,6 % dari dasar pengenaan pajak.

Ini artinya secara total, meskipun ada opsen yang tercantum di rincian pembayaran, jumlah pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan oleh pemilik kendaraan tetap sekitar 1,5 %, sama seperti sebelum perubahan sistem berlaku. Tidak ada tambahan beban secara keseluruhan.

Oleh karena itulah, warga Jogja tidak merasa tagihan pajaknya 'naik' meski kini ada dua komponen (PKB dan opsen) yang tercantum di struk pembayaran baru mereka.

Perbedaan Struktural Bukan Tarif Baru

Kesimpulan pentingnya:

- Opsen PKB adalah mekanisme pungutan tambahan yang dipungut langsung oleh kabupaten/kota, bukan pajak baru yang meningkatkan besaran total pajak secara otomatis.
- Di Jawa Tengah, struktur pajak yang diberlakukan membuat total pajak yang dibayar masyarakat tampak naik karena tarif dasar + opsennya lebih tinggi dibanding struktur sebelumnya.
- Di DIY (Jogja), struktur tarif PKB dan opsen diatur sedemikian rupa sehingga jumlah pajak yang dibayar tetap seimbang dengan skema lama sehingga tidak dirasakan sebagai kenaikan.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Suzuki Access 125: Harga, Spesifikasi, dan Konsumsi BBM

Review Suzuki Access 125: Harga, Spesifikasi, dan Konsumsi BBM

Otomotif | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:54 WIB

Penantang Astrea Grand dari Suzuki: Sudah Discontinue, Masih Banyak Dicari karena Komponen 'Dewa'

Penantang Astrea Grand dari Suzuki: Sudah Discontinue, Masih Banyak Dicari karena Komponen 'Dewa'

Otomotif | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:40 WIB

Daftar Harga Mobil di Bawah Rp 300 Juta yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026

Daftar Harga Mobil di Bawah Rp 300 Juta yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026

Otomotif | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:44 WIB

Daihatsu Pertahankan Posisi Kedua Penjualan Mobil Nasional Selama 17 Tahun Berturut-turut

Daihatsu Pertahankan Posisi Kedua Penjualan Mobil Nasional Selama 17 Tahun Berturut-turut

Otomotif | Jum'at, 13 Februari 2026 | 12:07 WIB

Innova Tahun 2017 Harganya Berapa? Cek Update Terbaru Apakah Masih Layak Dipinang

Innova Tahun 2017 Harganya Berapa? Cek Update Terbaru Apakah Masih Layak Dipinang

Otomotif | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:10 WIB

Terkini

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:50 WIB

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:05 WIB

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:37 WIB

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:10 WIB

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:25 WIB

Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang

Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:05 WIB

Xpeng X9 Terbaru Bawa Teknologi Canggih dan Kabin Makin Senyap

Xpeng X9 Terbaru Bawa Teknologi Canggih dan Kabin Makin Senyap

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 10:21 WIB

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Otomotif | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:12 WIB

×