- Diperkirakan 143,91 juta orang mudik Lebaran 2026, dengan 52,98 persen memilih kendaraan pribadi.
- Kondisi ban sangat krusial bagi mobil hybrid berat demi keselamatan dan efisiensi energi perjalanan.
- Persiapan ban meliputi cek tekanan, kedalaman alur, serta memastikan ban cadangan siap digunakan.
Suara.com - Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan mengalami lonjakan besar dengan estimasi pergerakan mencapai 143,91 juta orang. Kementerian Perhubungan mencatat lebih dari 76 juta orang atau sekitar 52,98 persen di antaranya bakal mengandalkan kendaraan pribadi untuk pulang ke kampung halaman.
Di tengah antusiasme tersebut kondisi ban menjadi faktor krusial yang menentukan keselamatan sekaligus efisiensi perjalanan terutama bagi pengguna mobil hybrid.
Mobil hybrid memiliki karakteristik berbeda karena bobotnya yang lebih berat dibandingkan mobil konvensional serta mengandalkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik. Bridgestone Indonesia mengingatkan bahwa performa ban sangat menentukan kenyamanan serta penghematan energi selama perjalanan jauh.
“Mudik Lebaran adalah momen penting bagi masyarakat Indonesia untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga dan sanak saudara di kampung halaman tercinta. Persiapan ban yang tepat, khususnya bagi pengguna mobil hybrid, akan sangat membantu menjaga efisiensi energi sekaligus keselamatan di jalan. Bridgestone melalui jaringan mitra ritel TOMO (toko model) hadir untuk mendukung masyarakat agar dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat,” ujar Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, Selasa (3/3/2026).
Ada beberapa langkah penting dalam mempersiapkan ban sebelum berangkat mudik. Pertama pilih ban dengan hambatan gulir rendah atau low rolling resistance guna meningkatkan jarak tempuh serta menekan emisi gas buang. Kedua periksa tekanan angin saat ban dalam kondisi dingin menggunakan alat ukur yang valid. Lakukan pengecekan ini secara berkala setiap dua minggu dan ikuti standar tekanan yang tertera pada pilar pintu pengemudi.
Ketiga pastikan kondisi fisik ban tetap prima dengan memeriksa kedalaman alur agar tidak melewati batas Tread Wear Indicator atau TWI.
Pastikan juga tidak ada retakan benjolan maupun keausan yang tidak merata serta lakukan proses spooring balancing dan rotasi ban sebelum memulai perjalanan. Terakhir jangan lupakan kondisi ban cadangan serta perlengkapan darurat seperti kunci roda dongkrak hingga cairan sealant pada tire repair kit agar perjalanan menuju kota besar di Indonesia tetap lancar.