Tren Kendaraan Listrik Hadirkan Dinamika Baru Pada Industri Pelumas

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 18 Maret 2026 | 12:20 WIB
Tren Kendaraan Listrik Hadirkan Dinamika Baru Pada Industri Pelumas
Raksasa energi global ADNOC menegaskan komitmennya di pasar pelumas Indonesia bersama PT Garuda Petro Perkasa. (Foto: Ist)
baca 10 detik
  • Penjualan kendaraan listrik di Indonesia meningkat signifikan dari 2% menjadi 14% dari total penjualan nasional saat ini.
  • Pelaku industri pelumas tetap optimis karena pasar otomotif secara keseluruhan terus bertumbuh bersamaan dengan kendaraan listrik.
  • Permintaan kendaraan konvensional, termasuk pasar mobil bekas, masih tinggi, menjaga stabilitas kebutuhan komponen pendukung pelumas.

Suara.com - Pertumbuhan sektor kendaraan listrik termasuk motor listrik di Indonesia terus menunjukkan grafik positif yang signifikan. Berdasarkan data terbaru, angka penjualan kendaraan ramah lingkungan ini melesat dari yang sebelumnya hanya 2 persen kini menyentuh angka 14 persen dari total penjualan nasional.

Kenaikan drastis ini memicu dinamika baru bagi para pelaku industri otomotif di tanah air. Meski ekosistem kendaraan listrik semakin masif, produsen pendukung seperti sektor pelumas rupanya tetap melihat peluang besar di tengah pergeseran tren tersebut.

Ismet Sebastian selaku Direktur Sales and Marketing PT Garuda Petro Perkasa menjelaskan bahwa pasar otomotif secara keseluruhan sebenarnya terus berkembang. Ia menyoroti bahwa kehadiran kendaraan listrik tidak lantas mematikan unit mobil bensin yang sudah ada beredar di jalanan.

"Pasar otomotif ini sebenernya bertumbuh dalam pandangan Kami. Bukan pasar kendaraan listrik yang mengambil alih penjualan mobil di Indonesia sebanyak 14 persen. Tapi pengguna kendaraan yang memang kian tumbuh. Dalam arti ini bersama-sama. Fakta inilah yang membuat Kami di ADNOC tetap optimis dengan pertumbuhan pasar pelumas otomotif di Indonesia," ujar Ismet Sebastian, di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Optimisme ini didasari oleh fakta bahwa permintaan kendaraan berbahan bakar minyak masih cukup tinggi terutama di wilayah luar kota besar. Selain itu, perputaran pasar mobil dan motor bekas juga masih menjadi faktor kunci yang menjaga permintaan komponen pendukung tetap stabil di pasar domestik.

Hingga saat ini banyak merek otomotif global tetap mempertahankan kerja sama strategis untuk layanan kendaraan berbahan bakar. Strategi untuk terus menjaga kepercayaan konsumen loyal menjadi langkah krusial di tengah gempuran teknologi baterai yang kian populer di kalangan anak muda.

Lonjakan pengguna motor listrik dan mobil listrik dipandang sebagai bagian dari perluasan pasar otomotif secara global. Fenomena ini dianggap sebagai pertumbuhan bersama di mana teknologi ramah lingkungan dan kendaraan konvensional diprediksi akan terus berjalan berdampingan memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baterai Solid-State Masih Butuh Waktu Panjang untuk Masuk Pasar Kendaraan Listrik

Baterai Solid-State Masih Butuh Waktu Panjang untuk Masuk Pasar Kendaraan Listrik

Otomotif | Senin, 16 Maret 2026 | 18:50 WIB

Strategi Harga GAC Indonesia di Tengah Ketidakpastian Insentif Mobil Listrik

Strategi Harga GAC Indonesia di Tengah Ketidakpastian Insentif Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2026 | 19:05 WIB

Yadea Siap Gebrak Pasar Motor Listrik Indonesia dengan Produk Baru dalam Waktu Dekat

Yadea Siap Gebrak Pasar Motor Listrik Indonesia dengan Produk Baru dalam Waktu Dekat

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×