Suara.com - Mobil yang pajaknya murah untuk keluarga biasanya keluaran tahun 90 hingga 2000 an, maka bisa dipastikan Anda harus teliti sebelum membeli.
Sebab mobil tahun tersebut umumnya bekas, sehingga Anda perlu memperhatikan kapasitas, mesin serta spesifikasi keseluruhan.
Pajak murah dari mobil bekas menjadi pertimbangan tersendiri, hal itu berbeda saat membeli tipe baru maka nominal pajaknya pasti tinggi.
Mobil bekas dengan biaya pajak murah biasanya dimiliki oleh kendaraan keluaran tahun 1990-an sampai maksimal tahun 2010.
Secara usia, kendaraan keluaran tahun tersebut memang cukup tua. Tetapi besaran pajak murah meriah, rata-rata Rp 2 juta, dibawah Rp 2 juta, sekitar Rp 1 jutaan, bahkan ada juga lebih kecil dari Rp 1 juta.
Tentu saja hal tersebut merupakan konsekuensi ketika membeli mobil dengan pajak rendah.
Deretan Mobil Bekas dengan Pajak Murah
Sebenarnya mobil keluarga dengan pajak murah itu apa saja mereknya? Berikut uraian singkatnya.
Isuzu Panther

Mobil pertama ini sudah sangat populer mulai awal-awal peluncuran sampai sekarang (generasi kotak dan awal kapsul) yang populer disebut sebagai raja diesel, karena mesin 2,5 L sangat irit.
Harga beli per unit mulai Rp 30 juta hingga Rp 90 jutaan dengan besaran pajak tahunan terjangkau, mulai Rp 900 ribu sampai Rp 1,8 juta. Tergantung tahun pembuatan dan tipenya.
Sebagai mobil keluarga Isuzu Panther punya banyak keunggulan seperti mesin bandel dan tangguh, irit pemakaian BBM, suspensi empuk, kabin luas, suku cadang murah dan mudah, harga jual bekas stabil.
Toyota Kijang Kapsul

Toyota Kijang Kapsul generasi keempat tahun 1997 sampai 2005 merupakan mobil keluarga yang terkenal tangguh, luas, perawatan mudah.
Harga beli yang berlaku di pasaran sekitar Rp 50 juta hingga Rp 100 juta tergantung tipe dan tahun pembuatan, sedangkan nominal pajaknya mulai Rp 800 ribu sampai Rp 1,5 juta.
Mobil keluarga ini unggul dalam ketangguhan mesin dan kaki yang menggunakan penggerak roda belakang (RWD) dengan suspensi kuat.
Sementara itu, pilihan mesin bervariasi berupa bensin 1800cc (karburator/EFI), diesel 2400 cc yang irit kebangetan.
Selanjutnya, nilai jual bertahan, kabin luas menampung 7 sampai 8 penumpang, perawatannya mudah dan murah.
Tipe tertinggi punya AC double blower, interior mewah, power window yang memberikan kenyamanan maksimal.
Nissan X-Trail

Nissan X-Trail generasi pertama kode bodi T30 yang diproduksi awal 2000-an merupakan SUV populer karena nyaman maksimal.
Harga belinya masih terjangkau mulai Rp 60 juta hingga Rp 100 juta, sementara itu untuk nominal pajak tahunan sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 2,5 juta.
Ada beberapa keunggulan seperti suspensi nyaman, mesin bandel bertenaga karena pakai QR20DE (2.0L) atau QR25DE (2.5L).
Desain Nissan X Trail tidak lekang oleh waktu, ciri khas berupa kotak gagah dan sporty. Ruang kabin juga lega muat sampai 7 orang.
Mobil sudah mempunyai fitur lengkap seperti AC dingin, airbag, lampu sorot. Selain itu visibilitas baik dengan posisi duduk tinggi.
Daihatsu Ayla

Ayla pertama kali meluncur di pasaran Indonesia tahun 2013, sebagai pelopor kendaraan LCGC.
Mobil ini mempunyai harga beli sekitar Rp 50 juta hingga Rp 90 jutaan tergantung varian serta transmisinya, sedangkan nilai pajaknya Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta.
Ayla unggul dalam konsumsi BBM irit mesin 1000cc 3 silinder, perawatan mudah dan murah, dimensi ringkas, ruang kabin lega.
Toyota Agya

Agya termasuk hatchback LCGC yang meluncur pertama kali pada September 2013 dengan berbagai keunggulan seperti kuat menanjak, dimensi kompak, perawatan mudah dan murah, irit pemakaian BBM dan nilai jual stabil.
Harga beli per unit mulai Rp 60 juta sampai Rp 100 juta sesuai tahun pembuatan. Sementara itu, nominal pajaknya senilai Rp 1,1 juta hingga Rp 2 juta per tahun.
Kontributor : Damayanti Kahyangan