Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya

Nur Khotimah

Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:05 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
Ilustrasi kemacetan saat mudik (Unsplash/shun idota)

Suara.com - Masa mudik Lebaran 2026 kini hampir usai sehubungan dengan Idulfitri yang jatuh pada 21 Maret 2026 berdasarkan ketetapan pemerintah.

Adapun tak sedikit pemudik yang telah sampai di kampung halamannya masing-masing untuk merayakan Lebaran 2026 dengan keluarga besar mereka.

Namun, arus pemudik belum sepenuhnya berhenti. Masih ada pemudik yang sedang dalam perjalanan ke kampung halaman.

Setelah libur Lebaran 2026 nanti usai, pemudik berbondong-bondong kembali ke perantauan untuk beraktivitas seperti bekerja dan menamatkan studi.

Alhasil, pemudik harus siap-siap dengan arus balik mudik, yakni kala pemudik kembali ke kota mereka merantau untuk mengadu nasib.

Puncaknya akan menghasilkan mobilitas dan kepadatan lalu-lintas yang luar biasa padat, sehingga para pemudik harus bersiap.

Lantas, kapan arus balik mudik Lebaran 2026 akan terjadi? Kapan puncaknya tiba?

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 & Arus Balik, Ini Jadwal dan Prediksinya (antara)
Ilustrasi arus balik Lebaran 2026. (antara)

Kapolri prediksi akan ada dua puncak

Berdasarkan keterangan resmi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho, masing-masing dikutip Jumat (20/3/2026), arus balik Lebaran 2026 diprediksi tak jauh berbeda dengan arus berangkat mudik.

baca juga

Prediksi menunjukkan bahwa akan ada dua puncak gelombang arus mudik.

  • Gelombang pertama diprediksi jatuh pada hari Selasa dan Rabu, tepatnya tanggal 24 dan 25 Maret 2026. Waktu ini biasanya dipilih oleh pekerja yang masa cuti bersamanya telah habis dan harus segera kembali masuk kantor.
  • Gelombang kedua diperkirakan terjadi pada akhir pekan berikutnya, yaitu tanggal 28 dan 29 Maret 2026. Periode kedua ini kemungkinan besar akan dipadati oleh masyarakat yang memiliki fleksibilitas waktu lebih lama di kampung halaman.

Pihak Korlantas Polri juga telah menyiapkan berbagai skema lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) secara nasional.

Namun, perlu dicatat bahwa aturan ini bersifat fleksibel.

Jika kondisi jalanan terlihat mulai sepi atau melandai, petugas akan segera menghentikan rekayasa lalu lintas tersebut agar arus kendaraan dari arah berlawanan bisa kembali normal.

Berkat adanya dua puncak arus balik ini, diharapkan kepadatan di titik-titik lelah tidak terjadi secara ekstrem dalam satu hari yang sama.

Persiapan dan strategi menghindari macet puncak arus mudik

Kapolri Listyo Sigit dan Kakorlantas Agus Suryonugroho juga mengimbau agar pemudik menerapkan persiapan dan strategi untuk menghindari macet puncak arus balik mudik.

Salah satu strategi utama adalah dengan memanfaatkan kebijakan Cuti Tahunan tambahan atau sistem Work From Anywhere (WFA) jika instansi tempat bekerja memberikan izin agar bisa bekerja tanpa ke ke kantor.

Adapundengan mengambil cuti lebih panjang atau bekerja dari rumah di kampung halaman, perjalanan pulang bisa dilakukan di luar tanggal-tanggal sibuk (seperti di antara tanggal 26 atau 27 Maret).

Cara ini sangat efektif untuk menghindari kelelahan akibat macet berjam-jam di jalan.

Selain itu, pastikan untuk selalu memantau informasi terkini melalui kanal resmi kepolisian atau aplikasi navigasi.

Informasi mengenai pemberlakuan one way atau contraflow bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi di lapangan.

Selain mengatur waktu, kondisi fisik dan kendaraan juga harus prima.

Pastikan saldo kartu tol mencukupi dan bahan bakar terisi penuh sebelum memasuki jalur bebas hambatan.

Jika merasa lelah, segera beristirahat di rest area terdekat tanpa memaksakan diri.

Dengan mengikuti arahan petugas dan mengatur jadwal pulang secara cerdas, perjalanan kembali ke kota asal akan terasa lebih santai dan aman bagi seluruh anggota keluarga.

Jangan lupa juga untuk selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum pulang, seperti tekanan ban dan air radiator kendaraan secara berkala demi kenyamanan serta keselamatan seluruh keluarga sepanjang perjalanan.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam

Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:13 WIB

Kisah Haru Ayah dan Anak Boncengan Naik Sepeda Ontel, Mudik Jakarta- Tegal

Kisah Haru Ayah dan Anak Boncengan Naik Sepeda Ontel, Mudik Jakarta- Tegal

Video | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:00 WIB

11 Kata-Kata Gagal Mudik karena Kerja yang Lucu, Anti Baper buat Pelepas Rindu

11 Kata-Kata Gagal Mudik karena Kerja yang Lucu, Anti Baper buat Pelepas Rindu

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

×