- Yamaha Aerox E meluncur di India dengan desain berotot khas generasi sebelumnya yang ikonik.
- Torsi monster mencapai 48 Nm, angka fantastis yang bahkan mengalahkan motor sport Yamaha R25.
- Berbekal dua baterai lepas-pasang 6 kWh, motor listrik ini sanggup menempuh jarak 106 km
Suara.com - Di tengah harga BBM yang fluktuatif dan memanasnya perang teknologi kendaraan ramah lingkungan, Yamaha resmi menghadirkan motor listrik terbaru mereka. Inovasi gahar ini diwujudkan lewat kehadiran Yamaha Aerox versi setrum yang siap menggebrak pasar dengan performa luar biasa.
Yamaha akhirnya resmi membawa lini skutik maxi andalan mereka ke ranah kendaraan listrik (EV) dengan merilis Yamaha Aerox E. Menyapa publik pertama kali di India, motor listrik ini sukses mencuri perhatian lewat auranya yang tak biasa.
Bicara soal penampilan, Yamaha Aerox E tetap mempertahankan siluet tajam dan bodi berotot yang sudah menjadi identitas aslinya. Namun, ada yang unik! Desain yang diusung ternyata justru mengambil basis garis desain Aerox generasi sebelumnya, bukan mengambil lekuk tajam dari Aerox Alpha terbaru. Bagi sebagian orang, tampilan "nostalgia" ini justru membawa daya tarik tersendiri.
Dapur Pacu Listrik: Tenaga Boleh Kalah, Torsi Menggila!
Meski wajahnya terkesan lawas, urusan dapur pacu listrik di balik bodinya sama sekali tidak bisa diremehkan. Aerox E dipersenjatai motor penggerak dengan tenaga puncak mencapai 9,4 kW atau setara 12,6 HP.
Jika diadu head-to-head secara tenaga kuda (HP), varian listrik ini memang sedikit tertinggal dari Aerox Alpha bensin yang sanggup menyemburkan daya 15,15 HP.
Tapi, bersiaplah terkejut di tarikan bawahnya! Yamaha Aerox E diklaim memiliki torsi "monster" sebesar 48 Nm. Sebagai perbandingan, Aerox bensin konvensional saja hanya berada di angka 14,2 Nm.
Bahkan, angka torsi 48 Nm ini dua kali lipat lebih besar dibandingkan torsi motor sport Yamaha R25 (250 cc) yang "cuma" bertengger di angka 22,5 Nm. Kebayang kan bagaimana buasnya jambakan akselerasi motor listrik ini di jalanan perkotaan?
Daya Jelajah dan Kepraktisan Baterai

Kebuasan torsi tersebut juga diimbangi dengan efisiensi yang matang. Yamaha Aerox E menggendong dua buah baterai dengan total kapasitas daya 6 kWh.
Menariknya, sistem baterai ini mengadopsi format removable alias bisa dilepas-pasang. Fitur ini jelas menjadi nilai plus yang memanjakan pemiliknya karena pengisian daya bisa dilakukan dengan mudah di dalam rumah atau bahkan di meja kantor.
Dalam kondisi baterai terisi penuh (100%), pabrikan berlogo garpu tala ini mengklaim Aerox E sanggup diajak berkeliling melibas aspal hingga jarak 106 km.
Pengendara juga tidak perlu takut kehabisan daya mendadak, karena tersedia tiga riding mode yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan: Eco untuk hemat daya maksimal, Standard untuk komuter harian, dan Power saat Anda butuh menyalip kendaraan lain dengan torsi maksimalnya.
Fitur Mewah dan Status Peluncuran
Area kokpit Aerox E juga tidak luput dari sentuhan futuristik. Deretan fitur canggih khas Yamaha hadir menemani, mulai dari layar instrumen TFT 5 inci yang memanjakan mata, konektivitas Y-Connect ke smartphone, hingga kepraktisan tanpa anak kunci lewat Smart Key.