Pikap India Sudah Terlanjur Diimpor, Tetap Disalurkan ke Kopdes Merah Putih

Liberty Jemadu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:36 WIB
Pikap India Sudah Terlanjur Diimpor, Tetap Disalurkan ke Kopdes Merah Putih
Pikap Mahindra Scorpio yang diimpor dari India dan akan digunakan sebagai kendaraan Koperasi Desa Merah Putih. [Dok Mahindra Indonesia]
baca 10 detik
  • Ribuan truk dan pikap impor dari India akan didistribusikan untuk operasional Koperasi Merah Putih yang telah siap.
  • Setiap koperasi akan mendapatkan satu unit truk, satu pikap, dan sepeda motor untuk memperlancar mobilitas barang desa.
  • Sisa kebutuhan Koperasi Merah Putih akan diprioritaskan untuk dipenuhi oleh industri otomotif dalam negeri.

Suara.com - Truk dan pikap India yang telah telanjur diimpor tetap akan disalurkan untuk operasional Koperasi Merah Putih yang telah siap beroperasi, demikian disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

"Kemarin karena telanjur (impor), jumlahnya masih ribuan, kita akan penuhi untuk operasional di koperasi desa yang sudah selesai bangunan fisik, gudang, gerai dan alat kelengkapannya," kata Ferry selepas halal bihalal DPW Syarikat Islam Jabar, Masjid Al Jabbar Bandung, Jawa Barat, Minggu (30/3/2026).

Ferry menjelaskan per koperasi, nantinya akan mendapatkan satu unit truk dan satu pikap, serta sepeda motor, guna memudahkan dan memperlancar arus mobilitas barang dari desa ke luar maupun dari luar ke desa.

"Sekarang ribuan truk dan pick-up sudah didistribusikan di koperasi-koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (sekitar 2.400 koperasi)," ucapnya.

Meski mendistribusikan kendaraan operasional impor, Ferry mengakui memang seharusnya tetap memprioritaskan industri otomotif dari dalam negeri atau yang telah berinvestasi di Indonesia.

"Tapi sekiranya kurang kita tentu diperbolehkan untuk mengambil dari negara manapun," ujarnya.

Meski demikian, Ferry mengatakan telah ada pembicaraan antara dirinya dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, pihak Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), guna memenuhi sisa kebutuhan Koperasi Merah Putih yang diproyeksikan berdiri sebanyak lebih dari 80 ribu unit.

"Untuk memenuhi sisa kebutuhan Koperasi Merah Putih, kita sudah membicarakan ini dengan Pak Menteri Perindustrian, dengan Gaikindo dan kita akan prioritaskan di industri otomotif kita yang sudah terbangun di dalam negeri," tuturnya.

Pemerintah menargetkan lebih dari 80 ribu unit Koperasi Merah Putih berdiri di desa dan kelurahan se-Indonesia.

baca juga

Pemerintah memberikan akses permodalan awal bagi Koperasi Merah Putih dengan plafon hingga Rp3 miliar per unit dari bank Himbara, dengan bunga sekitar 6 persen per tahun, tenor 6-10 tahun, dan masa tenggang (grace period) 6-8 bulan.

Sebelumnya diinformasikan Agrinas Pangan mengimpor mobil truk dan pikap dari India untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih.

Impor ini terdiri dari 35.000 unit mobil pikap 4x4 produksi Mahindra Ltd, serta 70.000 unit dari Tata Motors yang mencakup 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 unit truk roda enam. Total nilai impornya mencapai Rp24,66 triliun.

Dari informasi yang beredar, salah satu alasan Agrinas mengimpor mobil buatan India lantaran industri di Indonesia belum bisa memenuhi kebutuhan untuk mobil pikap dengan penggerak 4x4.

Namun langkah impor truk dan pikap dari India ini menuai sorotan luas. Pasalnya pengadaan 105.000 unit pikap dan truk oleh BUMN Pangan tersebut, dianggap bisa berdampak kurang baik pada industri kendaraan di dalam negeri yang diketahui merupakan sektor padat karya dengan ribuan pekerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya

Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:22 WIB

Hino Pasok 10.000 Unit Truk untuk Koperasi Desa Merah Putih

Hino Pasok 10.000 Unit Truk untuk Koperasi Desa Merah Putih

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:05 WIB

Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India

Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India

Otomotif | Senin, 23 Februari 2026 | 20:39 WIB

Agrinas Impor Pikap dari India, Resep Jitu Matikan Industri Otomotif Indonesia?

Agrinas Impor Pikap dari India, Resep Jitu Matikan Industri Otomotif Indonesia?

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 16:25 WIB

Agrinas Impor Pikap India saat Industri Otomotif Lokal Berjuang Hindari PHK

Agrinas Impor Pikap India saat Industri Otomotif Lokal Berjuang Hindari PHK

Otomotif | Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:31 WIB

Terkini

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 07:27 WIB

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

News | Selasa, 29 September 2026 | 07:17 WIB

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

×