Agrinas Impor Pikap India saat Industri Otomotif Lokal Berjuang Hindari PHK

Liberty Jemadu

Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:31 WIB
Agrinas Impor Pikap India saat Industri Otomotif Lokal Berjuang Hindari PHK
Pikap Mitsubishi L300 yang sudah diproduksi di Indonesia dan digunakan luas di Nusantara. (Dok. Mitsubishi)
baca 10 detik
  • Gaikindo menyatakan tujuh dari 61 anggota mampu penuhi kebutuhan 105.000 unit mobil niaga Agrinas Pangan Nusantara.
  • Partisipasi industri nasional dalam proyek ini dinilai dapat menghindari potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) otomotif.
  • Anggota Gaikindo memiliki kapasitas produksi pikap domestik melebihi 400.000 unit dengan TKDN lebih dari 40 persen.

Suara.com - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, Putu Juli Ardika mengatakan pihaknya mampu memenuhi kebutuhan pikap dan truk untuk Koperasi Desa Merah Putih di tengah rencana BUMN Agrinas Pangan Nusantara untuk mengimpor 105.000 unit mobil niaga dari India.

Putu, dalam keterangan persnya Jumat (20/2/2026) di Jakarta, mengatakan tujuh dari 61 anggota Gaikindo mampu memenuhi kebutuhan pikap dan truk Agrinas. Tidak hanya itu, Putu mengatakan jika proyek itu turut digarap oleh anggota Gaikindo, maka risiko PHK di industri otomotif nasional bisa dihindari.

”Sebenarnya anggota Gaikindo dan juga industri-industri pendukungnya, di antaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut, namun memang diperlukan waktu yang memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” ungkap Putu Juli.

Ia juga menambahkan bahwa bila diberikan kesempatan dan waktu yang memadai maka anggota-anggota Gaikindo dan GIAMM sebagai bagian dari ekosistim Industri Otomotif Nasional diharapkan bisa ikut berpartisipasi untuk memenuhi kebutuhan kendaraan-kendaraan komersial tersebut.

"Sehingga dapat mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri yang ada serta menghindari terjadinya pengurangan tenaga kerja yang saat ini berpotensi cukup tinggi karena penurunan permintaan pasar dalam negeri selama beberapa tahun belakangan," lanjut Putu Juli.

Lebih lanjut Putu Juli menjelaskan para anggota Gaikindo memiliki kapasitas produksi 2,5 juta unit kendaraan bermotor roda empat atau pun lebih di dalam negeri. Industri ini mempekerjakan 1,5 juta orang di seluruh ekosistem.

Ada beberapa anggota Gaikindo yang sudah bisa memproduksi pikap di dalam negeri. Mereka adalah

  1. PT Suzuki Indomobil Motor
  2. PT Isuzu Astra Motor Indonesia
  3. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor
  4. PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors)
  5. PT Sokonindo Automobile (DFSK)
  6. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)
  7. PT Astra Daihatsu Motor

Secara keseluruhan anggota-anggota Gaikindo mempunyai kapasitas produksi untuk jenis kendaraan pikap mencapai lebih dari 400.000 unit per-tahun yang hingga kini belum dapat dipergunakan secara optimal.

Kendaraan-kendaraan yang diproduksi tersebut umumnya adalah kendaraan dengan penggerak 4x2, dan kendaraan-kendaraan tersebut ini sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang cukup tinggi, mencapai lebih dari 40%.

baca juga

Kendaraan-kendaraan komersial penggerak 4x2 atau jenis pikap tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air, berkat dukungan jaringan servis bengkel pelayanan purnajual yang tersebar cukup luas. Sedangkan untuk kendaraan jenis penggerak 4x4 juga dapat diproduksi, namun memerlukan waktu untuk persiapan produksinya.


Selama beberapa tahun belakangan ini penjualan kendaraan bermotor dalam negeri sedang tertekan, mencatat angka penjualan dibawah 1 juta unit dalam kurun waktu satu tahun. Namun, angka eksport kendaraan bermotor dari Indonesia ke-93 negara, dapat mencapai lebih dari 518,000 unit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Pertanyakan Alasan Agrinas Impor Pikap India untuk Koperasi Merah Putih

DPR Pertanyakan Alasan Agrinas Impor Pikap India untuk Koperasi Merah Putih

Otomotif | Jum'at, 20 Februari 2026 | 10:43 WIB

Pemerintah Rencanakan Impor Kendaraan Komersial dari India, GAIKINDO Tegaskan Mampu Produksi Pick Up

Pemerintah Rencanakan Impor Kendaraan Komersial dari India, GAIKINDO Tegaskan Mampu Produksi Pick Up

Otomotif | Jum'at, 20 Februari 2026 | 11:15 WIB

Agrinas Impor Truk dan Pikap dari India, Menperin: Lapangan Kerja untuk Luar Negeri

Agrinas Impor Truk dan Pikap dari India, Menperin: Lapangan Kerja untuk Luar Negeri

Otomotif | Kamis, 19 Februari 2026 | 22:23 WIB

BUMN Agrinas Impor 105.000 Pikap dan Truk India saat Industri Otomotif Indonesia Berdarah-darah

BUMN Agrinas Impor 105.000 Pikap dan Truk India saat Industri Otomotif Indonesia Berdarah-darah

Otomotif | Kamis, 19 Februari 2026 | 20:23 WIB

Penjualan Mobil Naik di Januari 2026, BYD Kalahkan Honda dan Suzuki di Indonesia

Penjualan Mobil Naik di Januari 2026, BYD Kalahkan Honda dan Suzuki di Indonesia

Otomotif | Kamis, 12 Februari 2026 | 13:38 WIB

Terkini

Menguak Raksasa Industri Tiongkok di Balik Merek Otomotif BAW

Menguak Raksasa Industri Tiongkok di Balik Merek Otomotif BAW

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:33 WIB

Membongkar Crab Mentality: Saat Perempuan Dipaksa Berebut Sisa Sumber Daya

Membongkar Crab Mentality: Saat Perempuan Dipaksa Berebut Sisa Sumber Daya

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:30 WIB

VIVIZ Terancam Ganti Nama Grup Usai Eunha, SinB, Umji Gabung Agensi Baru

VIVIZ Terancam Ganti Nama Grup Usai Eunha, SinB, Umji Gabung Agensi Baru

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Ramai Jasa Bikin Surat Sakit Palsu: Bukti Karyawan Makin Licik atau Budaya Kerja yang Toxic?

Ramai Jasa Bikin Surat Sakit Palsu: Bukti Karyawan Makin Licik atau Budaya Kerja yang Toxic?

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:23 WIB

Polisi Siagakan 10.121 Personel Gabungan Amankan Final Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK

Polisi Siagakan 10.121 Personel Gabungan Amankan Final Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Liputan IIBF 2026: Nonton Bilal Indrajaya, Kulineran, hingga Pesan Puisi Dadakan Seikhlasnya

Liputan IIBF 2026: Nonton Bilal Indrajaya, Kulineran, hingga Pesan Puisi Dadakan Seikhlasnya

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:16 WIB

9 HP Murah RAM 8 GB Internal 256 GB yang Bisa Kamu Beli

9 HP Murah RAM 8 GB Internal 256 GB yang Bisa Kamu Beli

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Influenza A Apakah Berbahaya? Bukan Flu Biasa, Bisa Sebabkan Komplikasi Serius!

Influenza A Apakah Berbahaya? Bukan Flu Biasa, Bisa Sebabkan Komplikasi Serius!

Health | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:10 WIB

11 Sunscreen Ringan Cepat Meresap untuk Kulit Berminyak

11 Sunscreen Ringan Cepat Meresap untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Petasan Maulid hingga Larut Malam Bikin Warga Pondok PInang Resah, Pramono Anung Turun Tangan

Petasan Maulid hingga Larut Malam Bikin Warga Pondok PInang Resah, Pramono Anung Turun Tangan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:09 WIB

×