Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 31 Maret 2026 | 19:30 WIB
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
Ilustrasi Logo BYD. (Ist)
baca 10 detik
  • Pemerintah Jepang memangkas subsidi kendaraan listrik BYD dari 400.000 yen menjadi 150.000 yen secara drastis.
  • Pangkasan subsidi ini disebabkan revisi skema yang mengutamakan kendaraan dengan paket baterai buatan lokal Jepang.
  • Kebijakan baru menguntungkan merek domestik seperti Toyota (1,3 juta yen) dan Tesla (1,27 juta yen).

Suara.com - Pasar kendaraan listrik di Jepang kembali memanas bukan karena persaingan teknologi semata melainkan adanya kebijakan insentif yang berubah drastis. Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, baru saja menerima pukulan telak setelah pemerintah Jepang memangkas subsidi untuk kendaraan listrik mereka lebih dari setengahnya.

Nilai subsidi yang sebelumnya berkisar antara 350.000 hingga 400.000 yen kini menyusut drastis menjadi hanya 150.000 yen atau sekitar 936 dolar AS. 

Kondisi ini membuat BYD merasa berada di posisi yang sangat sulit untuk bersaing secara harga dengan pemain lokal.

Atsuki Tofukuji selaku kepala unit BYD di Jepang mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kebijakan tersebut.

"Kami berada dalam posisi yang sangat tidak menguntungkan," kata Atsuki Tofukuji, dikutip dari Carscoops, Selasa (31/3/2026).

Keputusan ini diambil seiring revisi skema subsidi pemerintah Jepang yang kini lebih menguntungkan kendaraan dengan paket baterai buatan lokal. Karena produk BYD menggunakan baterai buatan Tiongkok, merek ini pun terdampak langsung oleh aturan baru tersebut.

Langkah ini dinilai banyak pihak sebagai strategi perlindungan bagi industri otomotif dalam negeri Jepang dari gempuran merek asing yang berkembang pesat. Sebagai perbandingan, Toyota bZ4X tetap mendapatkan subsidi tertinggi sebesar 1,3 juta yen.

Menariknya, Tesla justru mengalami kenaikan subsidi menjadi 1,27 juta yen karena menggunakan baterai Panasonic yang diproduksi secara lokal.

Beberapa merek lain seperti Audi dan Hyundai sempat mengalami kenaikan subsidi bulan ini, meskipun laporan dari Nikkei Asia menyebutkan bahwa angka tersebut kemungkinan akan dipotong kembali mulai Januari mendatang.

baca juga

Dia juga menambahkan mengenai lebarnya selisih harga yang muncul akibat kebijakan tersebut bagi keberlangsungan bisnis mereka.

"Selisih harga [dengan perusahaan seperti Toyota Motor] telah meningkat hingga hampir 1 juta yen. Kami tidak bisa bersaing dengan harga 350.000 yen," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai

Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Kiamat Mobil Hatchback? Intip 5 Fakta Toyota Yaris Disuntik Mati 2026

Kiamat Mobil Hatchback? Intip 5 Fakta Toyota Yaris Disuntik Mati 2026

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:21 WIB

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×