Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai

Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB
Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai
Logo BYD. [Suara.com/Liberty Jemadu]
  • BYD menaikkan target ekspor kendaraan menjadi 1,5 juta unit pada 2026, meningkat 15% untuk ekspansi global.
  • Perusahaan memperkuat infrastruktur pengisian daya cepat sebagai kunci utama mendukung ambisi peningkatan volume ekspor.
  • Penjualan domestik Tiongkok sempat turun 41% pada Februari 2026 sebelum peluncuran Blade Battery 2.0.

Suara.com - Produsen otomotif raksasa asal Tiongkok BYD kini mengambil langkah berani dengan meningkatkan target ekspor mereka secara signifikan. Perusahaan ini membidik angka 1,5 juta unit kendaraan untuk dikirim ke pasar luar negeri pada tahun 2026. 

Angka tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 15 persen dari target yang ditetapkan sebelumnya. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk fokus perusahaan memperluas jangkauan global guna menjaga tren pertumbuhan di tengah persaingan pasar domestik yang semakin ketat.

Upaya BYD untuk memperkuat infrastruktur pengisian daya cepat menjadi pendukung utama dalam ambisi ekspor ini. Perusahaan menyadari bahwa ketersediaan fasilitas pengisian daya merupakan kunci untuk menarik minat konsumen internasional. 

Fokus pada pasar global ini juga menjadi jembatan bagi perusahaan dalam menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis di berbagai negara tujuan.

Meskipun memiliki target ekspor yang sangat tinggi pasar domestik BYD justru sedang menunjukkan fluktuasi jangka pendek yang cukup tajam. Melansir Carnewschina, penjualan kendaraan listrik di Tiongkok mengalami penurunan hingga 41 persen pada Februari 2026. Penurunan ini sebagian besar dipicu oleh faktor musiman yang berkaitan dengan hari libur nasional di Tiongkok.

Kondisi tersebut muncul tepat sebelum perusahaan memperkenalkan teknologi terbaru mereka yaitu Blade Battery 2.0. Kehadiran teknologi baterai generasi terbaru serta perluasan jaringan pengisian daya diharapkan mampu menstabilkan permintaan pasar dalam beberapa bulan ke depan.

Melihat kinerja secara menyeluruh pada tahun 2025 BYD telah melakukan berbagai penyesuaian strategi yang cukup krusial. Perusahaan menggabungkan kebijakan PHK (pemutusan huhungan kerja) dengan upaya pertumbuhan pendapatan yang tetap terjaga. 

Investasi besar-besaran pada sektor teknologi juga terus berlanjut demi mempertahankan posisi perusahaan dalam daftar sepuluh produsen mobil teratas di dunia.

Kombinasi antara peluncuran sistem baterai masa depan dan target ekspor yang lebih agresif menunjukkan bahwa BYD sedang melakukan sinkronisasi antara efisiensi struktur biaya serta ekspansi internasional. 

Langkah ini diambil untuk memastikan perusahaan tetap kompetitif di panggung otomotif global meskipun harus menghadapi tantangan di pasar dalam negeri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:05 WIB

Nasib Sial Honda di Pasar Mobil Listrik Dunia Usai Merugi Ratusan Triliun

Nasib Sial Honda di Pasar Mobil Listrik Dunia Usai Merugi Ratusan Triliun

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:00 WIB

Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta

Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 17:55 WIB

Terkini

7 Motor yang Kurang Cocok Pakai Pertamax, Jangan Sampai Salah Isi BBM!

7 Motor yang Kurang Cocok Pakai Pertamax, Jangan Sampai Salah Isi BBM!

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:44 WIB

6 Pilihan Mobil Diesel Bekas yang Irit BBM dan Awet Jangka Panjang

6 Pilihan Mobil Diesel Bekas yang Irit BBM dan Awet Jangka Panjang

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:30 WIB

5 Motor Listrik yang Praktis Bisa Cas di Rumah, Bekal Hadapi Isu BBM Naik

5 Motor Listrik yang Praktis Bisa Cas di Rumah, Bekal Hadapi Isu BBM Naik

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:25 WIB

Pesona Motor Sport Yamaha yang Kini Tampilan Ala Fazzio, Masuk Indonesia Gak Nih?

Pesona Motor Sport Yamaha yang Kini Tampilan Ala Fazzio, Masuk Indonesia Gak Nih?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:12 WIB

5 Pilihan Motor Honda Super Irit, Paling Pas Hadapi Kenaikan BBM

5 Pilihan Motor Honda Super Irit, Paling Pas Hadapi Kenaikan BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:37 WIB

Cara Menyetel Karburator Motor agar Irit Bensin, Jadi Lebih Hemat BBM

Cara Menyetel Karburator Motor agar Irit Bensin, Jadi Lebih Hemat BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:05 WIB

Harga Pertalite Mau Naik? Suzuki S-Presso Malah Makin Jadi Rebutan Gara-gara Ini

Harga Pertalite Mau Naik? Suzuki S-Presso Malah Makin Jadi Rebutan Gara-gara Ini

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:05 WIB

Ini 3 Jenis dan Rekomendasi Compound Mobil yang Bagus untuk Hilangkan Baret

Ini 3 Jenis dan Rekomendasi Compound Mobil yang Bagus untuk Hilangkan Baret

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:02 WIB

7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek agar Irit Bensin sebelum 1 April 2026

7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek agar Irit Bensin sebelum 1 April 2026

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:40 WIB

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:38 WIB