- BYD menaikkan target ekspor kendaraan menjadi 1,5 juta unit pada 2026, meningkat 15% untuk ekspansi global.
- Perusahaan memperkuat infrastruktur pengisian daya cepat sebagai kunci utama mendukung ambisi peningkatan volume ekspor.
- Penjualan domestik Tiongkok sempat turun 41% pada Februari 2026 sebelum peluncuran Blade Battery 2.0.
Suara.com - Produsen otomotif raksasa asal Tiongkok BYD kini mengambil langkah berani dengan meningkatkan target ekspor mereka secara signifikan. Perusahaan ini membidik angka 1,5 juta unit kendaraan untuk dikirim ke pasar luar negeri pada tahun 2026.
Angka tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 15 persen dari target yang ditetapkan sebelumnya. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk fokus perusahaan memperluas jangkauan global guna menjaga tren pertumbuhan di tengah persaingan pasar domestik yang semakin ketat.
Upaya BYD untuk memperkuat infrastruktur pengisian daya cepat menjadi pendukung utama dalam ambisi ekspor ini. Perusahaan menyadari bahwa ketersediaan fasilitas pengisian daya merupakan kunci untuk menarik minat konsumen internasional.
Fokus pada pasar global ini juga menjadi jembatan bagi perusahaan dalam menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis di berbagai negara tujuan.
Meskipun memiliki target ekspor yang sangat tinggi pasar domestik BYD justru sedang menunjukkan fluktuasi jangka pendek yang cukup tajam. Melansir Carnewschina, penjualan kendaraan listrik di Tiongkok mengalami penurunan hingga 41 persen pada Februari 2026. Penurunan ini sebagian besar dipicu oleh faktor musiman yang berkaitan dengan hari libur nasional di Tiongkok.
Kondisi tersebut muncul tepat sebelum perusahaan memperkenalkan teknologi terbaru mereka yaitu Blade Battery 2.0. Kehadiran teknologi baterai generasi terbaru serta perluasan jaringan pengisian daya diharapkan mampu menstabilkan permintaan pasar dalam beberapa bulan ke depan.
Melihat kinerja secara menyeluruh pada tahun 2025 BYD telah melakukan berbagai penyesuaian strategi yang cukup krusial. Perusahaan menggabungkan kebijakan PHK (pemutusan huhungan kerja) dengan upaya pertumbuhan pendapatan yang tetap terjaga.
Investasi besar-besaran pada sektor teknologi juga terus berlanjut demi mempertahankan posisi perusahaan dalam daftar sepuluh produsen mobil teratas di dunia.
Kombinasi antara peluncuran sistem baterai masa depan dan target ekspor yang lebih agresif menunjukkan bahwa BYD sedang melakukan sinkronisasi antara efisiensi struktur biaya serta ekspansi internasional.
Langkah ini diambil untuk memastikan perusahaan tetap kompetitif di panggung otomotif global meskipun harus menghadapi tantangan di pasar dalam negeri.