Apakah Sepeda Listrik Bisa Ditilang Polisi? Ini Aturan Hukum di Indonesia

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 21:41 WIB
Apakah Sepeda Listrik Bisa Ditilang Polisi? Ini Aturan Hukum di Indonesia
apakah sepeda listrik bisa ditilang polisi? [Dok.Antara]

Suara.com - Apakah sepeda listrik bisa ditilang? Pertanyaan ini sering muncul seiring meningkatnya penggunaan sepeda listrik sebagai alternatif transportasi yang praktis dan ramah lingkungan. Anda perlu memahami bahwa meskipun terlihat sederhana, penggunaan sepeda listrik tetap diatur dalam hukum agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

Secara umum, sepeda listrik memang bisa dikenai tindakan oleh petugas jika penggunaannya melanggar aturan. Namun, situasinya tidak sesederhana kendaraan bermotor seperti motor atau mobil. Hal ini karena regulasi terkait sepeda listrik di Indonesia masih memiliki karakteristik tersendiri.

Status Hukum Sepeda Listrik di Indonesia

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), sepeda listrik belum secara khusus dikategorikan sebagai kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor dalam aturan tersebut hanya mencakup sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus, mobil barang, dan kendaraan khusus.

Sementara itu, sepeda listrik tidak sepenuhnya digerakkan oleh tenaga manusia, melainkan menggunakan motor listrik dengan baterai. Inilah yang membuat posisinya berada di “area abu-abu” dalam hukum.

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2020. Aturan ini menjadi dasar hukum utama yang mengatur penggunaan sepeda listrik di Indonesia, termasuk aspek keselamatan dan area penggunaannya.

Apakah Sepeda Listrik Bisa Ditilang?

Jawabannya adalah bisa, tetapi dengan catatan. Sepeda listrik tidak dikenai tilang seperti kendaraan bermotor dalam konteks UU LLAJ karena belum masuk klasifikasi resmi. Artinya, belum ada sanksi pidana yang secara spesifik mengatur pelanggaran sepeda listrik dalam undang-undang tersebut.

Namun, jika Anda melanggar ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2020, petugas tetap dapat memberikan sanksi, seperti teguran hingga penindakan tertentu di lapangan. Misalnya, penggunaan sepeda listrik di jalan raya yang tidak diperbolehkan atau tidak memakai helm.

Dengan kata lain, meskipun belum sepenuhnya diatur dalam undang-undang utama, bukan berarti pengguna sepeda listrik bebas dari aturan.

Syarat Keselamatan Sepeda Listrik

Sebelum digunakan, sepeda listrik wajib memenuhi standar keselamatan tertentu. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga keamanan selama berkendara.

Berikut beberapa syarat keselamatan yang harus dipenuhi:

  • Lampu utama untuk penerangan
  • Lampu belakang atau alat pemantul cahaya (reflector)
  • Reflektor di bagian kiri dan kanan
  • Sistem rem yang berfungsi dengan baik
  • Klakson atau bel
  • Kecepatan maksimal 25 km/jam

Memastikan semua komponen tersebut tersedia dan berfungsi dengan baik sangat penting agar sepeda listrik Anda aman digunakan sekaligus sesuai dengan aturan yang berlaku.

Aturan Penggunaan Sepeda Listrik

Tidak hanya kendaraan, penggunanya juga wajib mematuhi sejumlah aturan. Hal ini berkaitan langsung dengan keselamatan di jalan. Berikut ketentuan yang perlu Anda perhatikan saat menggunakan sepeda listrik:

  • Menggunakan helm berstandar SNI
  • Berusia minimal 12 tahun
  • Pengguna usia 12–15 tahun wajib didampingi orang dewasa
  • Tidak memodifikasi kendaraan untuk meningkatkan kecepatan
  • Mengendarai dengan tertib dan penuh konsentrasi
  • Memberi prioritas kepada pejalan kaki
  • Menjaga jarak aman dari pengguna jalan lain
  • Boleh membawa penumpang jika tersedia kursi khusus

Aturan-aturan ini dibuat bukan sekadar formalitas, tetapi untuk memastikan keselamatan Anda dan orang lain di sekitar.

Area yang Diperbolehkan untuk Sepeda Listrik

Salah satu hal yang paling sering dilanggar adalah penggunaan sepeda listrik di lokasi yang tidak semestinya. Padahal, pemerintah telah menetapkan batasan area penggunaan. Sepeda listrik hanya boleh digunakan di:

  • Jalur khusus sepeda
  • Kawasan permukiman
  • Area perkantoran
  • Kawasan wisata
  • Area car free day
  • Lingkungan sekitar transportasi umum terintegrasi
  • Jalan yang bebas kendaraan bermotor

Penggunaan di jalan raya umum, terutama jalan antarwilayah dengan lalu lintas padat, sangat tidak disarankan dan bisa berisiko tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Pilihan Sepeda Listrik Lipat Fast Charging yang Bisa Masuk KRL, Praktis dan Awet

7 Pilihan Sepeda Listrik Lipat Fast Charging yang Bisa Masuk KRL, Praktis dan Awet

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

7 Sepeda Listrik dengan Fitur Fast Charging Terbaik, Cocok untuk Bepergian Harian

7 Sepeda Listrik dengan Fitur Fast Charging Terbaik, Cocok untuk Bepergian Harian

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

5 Sepeda Listrik Jok Panjang yang Aman untuk Orang Tua, Budget Rp3 Jutaan

5 Sepeda Listrik Jok Panjang yang Aman untuk Orang Tua, Budget Rp3 Jutaan

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 12:52 WIB

Terkini

Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026

Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 20:21 WIB

Taktik Cerdas Pebalap Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior Barcelona, Sukses Bikin Rekor di Eropa

Taktik Cerdas Pebalap Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior Barcelona, Sukses Bikin Rekor di Eropa

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 19:30 WIB

Nasib Sial Tesla Cybertruck Gagal Uji Fitur Wade Mode Hingga Berakhir di Tangan Petugas

Nasib Sial Tesla Cybertruck Gagal Uji Fitur Wade Mode Hingga Berakhir di Tangan Petugas

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 19:15 WIB

Cara Menjaga Performa Mesin Toyota Modern dengan Pelumas Standar Balap

Cara Menjaga Performa Mesin Toyota Modern dengan Pelumas Standar Balap

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 18:50 WIB

Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru

Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 18:41 WIB

SIM Digital Resmi Berlaku, Kartu Fisik Kini Hanya Jadi Cadangan

SIM Digital Resmi Berlaku, Kartu Fisik Kini Hanya Jadi Cadangan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 18:10 WIB

Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?

Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 17:19 WIB

Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan

Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 16:24 WIB

Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan

Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 15:45 WIB

Ilmuwan China Kembangkan Baterai Kendaraan Baru, Isi Daya Super Kencang

Ilmuwan China Kembangkan Baterai Kendaraan Baru, Isi Daya Super Kencang

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 14:59 WIB