- BGN memborong ribuan motor listrik Emmo beranggaran triliunan rupiah untuk operasional program MBG.
- Emmo JVH Max menawarkan performa buas berkecepatan 90 km/jam dengan jarak tempuh 70 kilometer.
- Meski dimensinya lebih mungil, Honda EM1 e: punya kualitas teruji seharga empat puluhan juta.
Suara.com - Langkah BGN memborong puluhan ribu unit motor listrik merek Emmo guna menunjang operasional program MBG kini menuai sorotan tajam publik, memicu pertanyaan mengapa mereka tidak melirik pabrikan mapan sekelas Honda.
Keputusan yang disinyalir menelan anggaran triliunan rupiah ini makin ramai diperbincangkan setelah penampakan ribuan unit roda dua berlogo institusi tersebut viral di jagat maya, siap disebar ke berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Usut punya usut, ada dua tipe motor yang kabarnya didatangkan, yakni Emmo JVX GT yang berpenampilan ala motor trail, serta skuter listrik berbodi bongsor Emmo JVH Max.
Lantas, sehebat apa sebenarnya spesifikasi kendaraan operasional asal pabrikan ini? Mari kita bedah perbandingannya, mengambil contoh Emmo JVH Max dan menyandingkannya dengan produk dari pabrikan Jepang yang sudah merakyat, Honda EM1 e: serta EM1 e: Plus.
Adu Bongsor Dimensi dan Desain

Di atas kertas, Emmo JVH Max tampil layaknya skuter maxi sejati. Panjangnya mencapai 2120 mm dengan ground clearance cukup tinggi, yakni 190 mm.
Posturnya yang gagah ini diimbangi dengan bobot kosong 130 kg dan bamper fungsional lebar untuk melindungi bodi.
Motor ini diklaim mampu mengangkut beban hingga 180 kg, sangat masuk akal untuk tugas distribusi logistik harian.
Di sisi lain, Honda EM1 e: hadir dengan pendekatan yang jauh berbeda. Kendaraan ini lebih mengedepankan kepraktisan melibas kemacetan kota dengan dimensi mungil (panjang 1795 mm untuk versi standar dan 1860 mm untuk versi Plus).
Jarak terendah ke tanahnya hanya 135 mm dengan bobot yang sangat ringan, maksimal hanya 96 kg. Secara daya angkut kasar, desain Honda memang lebih cocok untuk commuter santai ketimbang kuda beban.
Tarung Dapur Pacu dan Kecepatan

Masuk ke area performa, perbedaan kelas keduanya makin kentara. Emmo JVH Max dibekali motor listrik kelas berat berdaya 4000 W (Rated) yang bisa memuncak hingga 8500 W.
Tarikannya disalurkan melalui transmisi Dynamo BLDC yang diklaim minim getaran. Hasilnya? Motor BGN ini sanggup digeber hingga kecepatan maksimal 90 km/jam.
Bandingkan dengan Honda EM1 e: yang dibekali In-Wheel Brushless Motor dengan tenaga puncak 1,7 kW.
Skuter pabrikan sayap mengepak ini memang dipangkas untuk keamanan di kecepatan maksimal 45 km/jam saja. Sangat pas untuk keliling perumahan, namun jelas kewalahan jika harus diadu lari jarak jauh dengan Emmo.