Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 15 April 2026 | 13:20 WIB
Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?
Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar? (Geminin AI)
baca 10 detik
  • Penjualan mobil LCGC pada kuartal pertama tahun 2026 anjlok hingga 29,9 persen. 
  • Harga LCGC yang melambung mendekati Rp200 juta menghilangkan esensi label mobil murah. 
  • Pembeli pertama yang sensitif terhadap harga dan bunga kredit perlahan meninggalkan segmen ini. 

Suara.com - Nasib mobil murah ramah lingkungan atau LCGC kini semakin memprihatinkan karena angka penjualan terus mengalami tren penurunan tajam. Kendaraan yang awalnya menjadi andalan keluarga baru ini perlahan tapi pasti mulai ditinggalkan oleh peminatnya.

Sempat menduduki takhta sebagai primadona bagi keluarga muda dan pembeli pertama, kini pasar mobil "paket hemat" ini justru terjun bebas.

Mimpi masyarakat untuk memiliki mobil baru dengan harga yang bersahabat tampaknya harus berbenturan keras dengan realita pasar otomotif saat ini.

Ironisnya, label murah yang dulu menjadi identitas utama kini seolah hanya tinggal sejarah.

Pada masa kejayaannya, LCGC diposisikan secara khusus sebagai mobil pertama dengan harga yang sangat ramah kantong, yakni di bawah Rp150 juta.

Namun, situasi sekarang sudah jauh berbeda. Banyak model di pasaran yang harganya meroket tajam hingga menembus rentang Rp180 juta sampai Rp200 juta.

Kenaikan harga yang dipicu oleh ketatnya regulasi emisi, penambahan fitur teknologi masa kini, serta melonjaknya biaya produksi membuat daya tarik "low cost" pada kendaraan ini semakin pudar.

Ilustrasi mobil LCGC atau mobil bekas. [Dok. Suara.com/AI]
Ilustrasi mobil LCGC atau mobil bekas. [Dok. Suara.com/AI]

Pergeseran harga yang drastis ini menjadi pukulan telak bagi segmen LCGC yang memang menyasar masyarakat kelas menengah.

Kelompok pembeli baru dikenal sangat sensitif terhadap fluktuasi harga maupun suku bunga kredit di bank. Ketika nominal cicilan tak lagi masuk akal untuk pengeluaran bulanan mereka, beralih ke pasar mobil bekas atau menunda pembelian menjadi pilihan yang paling rasional.

baca juga

Kelesuan daya beli ini tergambar sangat jelas dalam catatan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Tren penurunan yang sebenarnya sudah mulai terasa sejak tahun 2024 ini, berlanjut menjadi rapor merah pada awal tahun ini.

Angka Penjualan yang Terus Loyo

Berdasarkan data Gaikindo pada tiga bulan pertama tahun 2026, mobil di segmen ini hanya mampu membukukan penjualan sebesar 28.831 unit.

Angka tersebut mengalami kontraksi atau minus hingga 29,9 persen jika disandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Sebagai perbandingan, mari melihat rekam jejak penjualan mobil LCGC dalam lima tahun terakhir.

Sempat melambung tinggi dan menjadi primadona, trennya justru menurun drastis usai melewati tahun 2023.

Berikut rincian volume penjualan LCGC dari tahun ke tahun:

  • 2021: 146.520 unit
  • 2022: 158.206 unit
  • 2023: 204.705 unit (Tahun puncak penjualan)
  • 2024: 176.766 unit (Awal mula tren penurunan)
  • 2025: 122.686 unit
  • 2026 (Januari–Maret): 28.831 unit

Melihat grafik yang terus menukik tajam, masa depan LCGC di industri otomotif tanah air patut dipertanyakan.

Jika pabrikan tidak segera menemukan racikan yang pas untuk mengembalikan esensi harga terjangkau, bukan tidak mungkin mobil yang dulu digadang-gadang sebagai solusi transportasi rakyat ini akan benar-benar tergerus oleh zaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah

Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 11:32 WIB

4 Mobil Listrik dengan Ground Clearance Tinggi, Gak Takut Jalan Rusak

4 Mobil Listrik dengan Ground Clearance Tinggi, Gak Takut Jalan Rusak

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 10:34 WIB

Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru

Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×