Suara.com - Mobil listrik kini menjadi pilihan menarik untuk kebutuhan taksi online karena menawarkan biaya operasional yang lebih hemat, perawatan lebih sederhana, serta kenyamanan berkendara yang tinggi.
Selain itu, kemampuan fast charging menjadi faktor penting bagi pengemudi, karena dapat mempersingkat waktu pengisian daya sehingga mobil bisa kembali digunakan tanpa harus menunggu terlalu lama.
Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia sendiri terus mengalami peningkatan, tidak hanya dari sisi performa dan jarak tempuh, tetapi juga pada teknologi pengisian daya cepat atau fast charging.
Fitur ini sangat dibutuhkan, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi seperti driver taksi online yang sering berpindah lokasi dan membutuhkan efisiensi waktu dalam aktivitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.
Teknologi pengisian ultra cepat kini dapat dicapai melalui sistem tegangan tinggi, seperti arsitektur 800 volt, yang mampu menyalurkan daya hingga 350 kW. Dengan teknologi tersebut, baterai mobil listrik dapat terisi dari kondisi rendah hingga sekitar 80 persen hanya dalam waktu belasan menit, sehingga semakin mendekati kepraktisan pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.
Selain itu, adanya sistem multi-voltage (400V dan 800V) memberikan fleksibilitas bagi pengguna dalam memanfaatkan berbagai jenis stasiun pengisian daya yang tersedia di Indonesia.
Saat ini, pasar otomotif Indonesia menghadirkan beragam pilihan mobil listrik dengan kemampuan fast charging, mulai dari segmen keluarga hingga kelas premium. Model-model seperti Hyundai Ioniq 5, Kia EV6, Porsche Taycan, hingga merek asal Tiongkok seperti BYD Seal dan Denza D9 menjadi opsi menarik dengan teknologi pengisian cepat yang semakin canggih.
Rekomendasi Mobil Listrik Fast Charging
Berikut ini daftar mobil listrik dengan fitur fast charging tercepat yang tersedia atau resmi dipasarkan di Indonesia:
1. Hyundai Ioniq 5

Hyundai Ioniq 5 dikenal sebagai salah satu pelopor mobil listrik dengan teknologi pengisian cepat di Indonesia. Mobil ini mengusung arsitektur 800 volt yang mampu menerima daya DC hingga 350 kW. Dengan kemampuan tersebut, baterai dapat terisi dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 18 menit.
Selain itu, sistemnya dirancang untuk menjaga suhu baterai tetap stabil sehingga proses pengisian tetap aman dalam berbagai kondisi.
Harga sekitar Rp 645 jutaan.
2. Kia EV6

Kia EV6 menggunakan platform E-GMP yang sama dengan Ioniq 5, serta mengandalkan arsitektur 800 volt yang memungkinkan pengisian daya ultra cepat hingga 350 kW. Dengan charger DC berdaya tinggi, pengisian baterai dari 10 hingga 80 persen bisa dilakukan dalam waktu sekitar 18 menit.
Dukungan konektor CCS2 dan sistem multi-voltage membuatnya fleksibel digunakan di berbagai SPKLU di Indonesia.
Harga sekitar Rp 598 jutaan.
3. Porsche Taycan

Sebagai mobil listrik premium, Porsche Taycan mengandalkan arsitektur 800 volt yang mampu menjaga kestabilan saat pengisian daya tinggi. Mobil ini mendukung fast charging DC lebih dari 250 kW, sehingga baterai dapat terisi dari 5 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20–22 menit.