Bahlil Usai Kunjungan ke Rusia, Harga BBM Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir 2026

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 17 April 2026 | 11:11 WIB
Bahlil Usai Kunjungan ke Rusia, Harga BBM Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai Kunjungan ke Rusia, Harga BBM Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir 2026[Antara]
baca 10 detik
  • Pemerintah pastikan harga BBM subsidi tetap stabil tanpa kenaikan hingga akhir tahun 2026.
  • Harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang rendah membuat ruang fiskal APBN tetap tangguh.
  • Rusia bersiap investasi bangun kilang dan tempat penyimpanan energi demi ketahanan pasokan RI.

Suara.com - Kabar gembira bagi pengguna Pertalite maupun Pertamax, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM tak naik berkat diplomasi ke Rusia. Keputusan menjaga harga subsidi ini resmi berlaku hingga penghujung tahun 2026 mendatang.

Stabilitas harga ini bukan sekadar janji manis, melainkan hasil perhitungan matang kondisi kas negara. Harga minyak mentah dunia yang sedang bersahabat memberi ruang napas sangat lega bagi APBN kita.

Selain itu, jaminan pasokan jangka panjang juga sukses diamankan melalui lobi tingkat tinggi lintas negara. Presiden Prabowo berhasil membawa pulang komitmen investasi ketahanan energi langsung dari daratan Eropa.

Stok Nasional Masih Melimpah

Bahlil langsung menghadap Presiden di Istana Negara untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan. Ia menjamin cadangan energi nasional saat ini berada jauh di atas batas aman.

"Saya sampaikan kepada publik, bahwa insyaallah stok kita di atas standar minimum," ungkap Bahlil di Istana Negara seperti dilansir dari esdm.go.id

Ia juga menambahkan rincian ketersediaan energi secara spesifik untuk kebutuhan harian masyarakat.

"Baik itu solar, baik itu bensin, maupun LPG," lanjutnya.

Menteri ESDM tersebut menegaskan kembali janjinya kepada masyarakat luas soal ketersediaan pasokan.

baca juga

"Insyaallah aman," sambungnya penuh keyakinan.

"Dan sekali lagi saya katakan bahwa kami sudah bersepakat atas arahan Bapak Presiden," tegas Bahlil.

Ia langsung membidik persoalan harga yang kerap menghantui masyarakat kelas bawah belakangan ini.

"Bahwa harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun," tambahnya merujuk pada tahun 2026.

Anggaran Negara Masih Tangguh

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev di Moskow. [Kementerian ESDM]
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev di Moskow. [Kementerian ESDM]

Kebijakan menahan harga tentu memunculkan pertanyaan soal kekuatan dompet negara saat ini. Beruntung, harga patokan minyak mentah Indonesia (ICP) ternyata masih berada di bawah asumsi awal.

"Doain, ini kan tergantung dengan harga ICP," jelas Bahlil soal hitung-hitungan fiskal pemerintah.

Ia lalu memaparkan batas aman yang bisa ditanggung oleh keuangan negara tanpa membebani rakyat.

"Tapi kalau sampai dengan 100 dolar itu sudah aman BBM," imbuhnya.

"Dan sekarang harga rata-rata ICP Januari sampai dengan sekarang itu tidak lebih dari USD77," paparnya.

Kondisi tersebut memberikan ruang keleluasaan bagi pemerintah untuk terus menyalurkan subsidi secara tepat sasaran. "Jadi kita itu baru split USD7," jelas mantan Kepala BKPM tersebut.

Tantangan Impor dan Solusi dari Rusia

Di balik kabar baik ini, Indonesia masih punya pekerjaan rumah sangat besar terkait kapasitas produksi. Konsumsi harian kita mencapai 1,6 juta barel, sementara kilang lokal baru memproduksi 600 ribuan barel.

Celah kebutuhan sebesar 1 juta barel per hari inilah yang terpaksa ditutup melalui skema impor. Di sinilah peran kerja sama strategis dengan negara luar menjadi sangat vital dan mendesak.

Pemerintah kini membuka pintu lebar bagi raksasa energi Eropa untuk ikut membangun infrastruktur lokal. Hal ini bukan cuma soal beli minyak, tapi juga upaya membangun kilang mandiri di dalam negeri.

"Itu salah satu poin yang kemarin kita bicarakan," ujar Bahlil soal minat investor luar negeri tersebut.

Ia mengisyaratkan adanya titik terang dari perbincangan awal dengan para calon pemodal besar.

"Bahwa memang ada beberapa investasi mereka yang pick up," sambungnya.

"Sudah siap untuk masuk, tetapi finalisasinya tunggu ada 1-2 putaran lagi dengan kami," terang Bahlil.

Fokus pembicaraan investasi tersebut ternyata sangat spesifik mengarah pada sektor penunjang vital. "Khusus untuk menyangkut dengan kilang dan storage," lanjut menteri kelahiran Banda Neira itu.

Bahlil berjanji akan segera mengumumkan kepastian investasi ini kepada publik dalam waktu dekat.

"Nanti baru kami akan sampaikan," ujarnya menutup penjelasan panjang lebar tersebut.

Kepastian harga dan pasokan ini jelas menjadi kunci utama bergeraknya roda ekonomi rakyat kecil. Masyarakat kini bisa tenang mencari nafkah tanpa dihantui ketakutan tarif bensin meroket tajam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:15 WIB

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

×