Harga BBM Non Subsidi Naik, Ini 7 Tips Berkendara agar Lebih Hemat dan Irit

Nur Khotimah

Senin, 20 April 2026 | 11:46 WIB
Harga BBM Non Subsidi Naik, Ini 7 Tips Berkendara agar Lebih Hemat dan Irit
Ilustrasi Tips berkendara agar hemat BBM. (Pexels/Louis Gys)

Suara.com - Di tengah kenaikan harga BBM non-subsidi yang baru-baru ini dikabarkan oleh Pertamina, masyarakat kini harus mengambil langkah tepat untuk melakukan penghematan.

Beberapa tips berkendara agar hemat BBM bisa dilihat di sini, lengkap dengan ulasannya.

Konsumsi BBM sendiri jadi hal yang pasti dilakukan, khususnya untuk Anda yang mengandalkan kendaraan pribadi untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Tanpa menerapkan cara yang tepat, pengeluaran bisa membengkak tidak terkendali.

Lalu apa saja yang bisa dilakukan untuk berkendara agar hemat BBM? Beberapa tipsnya bisa Anda cermati di sini, dilansir dari laman Mitsubishi serta beragam sumber lain.

Sejumlah kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi kendaraan membeli bahan bakar di SPBU. [Suara.com/Alfian Winanto]

1. Menjaga Putaran Mesin Stabil

Pada kebanyakan mobil, torsi paling efisien ada pada kisaran 2.000 - 3.000 RPM. Pada torsi ini, mesin bekerja optimal melakukan pembakaran sekaligus memberikan keluaran tenaga yang sesuai dengan "biaya" BBM-nya.

Lakukan juga perpindahan gigi pada rentang putaran mesin tersebut. Jika terlalu tinggi, suplai bahan bakar akan semakin besar. Namun jika terlalu rendah diperlukan injakan pedal gas yang lebih dalam untuk menambah kecepatan.

2. Mengemudi dengan Cara 'Cerdas'

Mengubah gaya mengemudi bisa jadi salah satu cara dan tips berkendara agar hemat BBM yang tepat. Hindari gaya mengemudi dengan agresif, dan jadilah lebih bijak saat menginjak pedal gas.

Perubahan kecil ini dapat menghemat bahan bakar yang digunakan. Pada konteks jalan tol, upayakan untuk melaju konstan di kecepatan sekitar 70 km/jam. Melaju di kecepatan lebih tinggi, 100 km/jam misalnya, akan meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 15%.

3. Tidak Melakukan Akselerasi dan Pengereman Mendadak

Akselerasi dengan konstan akan membuat suplai bahan bakar di dalam ruang pembakaran menjadi stabil. Akselerasi yang mendadak dapat membuat ECU memerintahkan untuk menyuplai bensin hingga maksimal.

Di konteks lain, pengereman secara berlebihan juga memaksa Anda untuk menekan gas lebih dalam guna memperoleh kecepatan semula. Hal ini terasa kecil, tapi bisa berdampak besar jika jadi kebiasaan yang terus dilakukan.

4. Oktan yang Sesuai

Setiap mesin mobil memiliki standar bahan bakar yang jelas, dan rekomendasi dari produsennya. Untuk menghemat bahan bakar dan memaksimalkan proses pembakaran, gunakan BBM dengan oktan yang sesuai atau yang direkomendasikan oleh produsen mobil Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:02 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan

Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:32 WIB

Terkini

Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis

Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:50 WIB

Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar

Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:04 WIB

Terpopuler: Cruise Yamaha, Motor Hidrogen, Garasi Wamen Imipas Silmy Karim

Terpopuler: Cruise Yamaha, Motor Hidrogen, Garasi Wamen Imipas Silmy Karim

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:24 WIB

Konsumen Indonesia Mulai Lirik Varian PHEV Pesanan Wuling Eksion Tunjukkan Tren Positif

Konsumen Indonesia Mulai Lirik Varian PHEV Pesanan Wuling Eksion Tunjukkan Tren Positif

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:15 WIB

Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi

Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:30 WIB

Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis

Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:10 WIB

Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen

Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:22 WIB

Auto2000 Masih Pede Jualan Veloz Hybrid Meski Ditantang BYD M6 PHEV dari Sisi Harga dan Teknologi

Auto2000 Masih Pede Jualan Veloz Hybrid Meski Ditantang BYD M6 PHEV dari Sisi Harga dan Teknologi

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:20 WIB

Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana

Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:10 WIB

Proyek Pabrik BYD Subang Kebakaran, Diduga Akibat Puntung Rokok

Proyek Pabrik BYD Subang Kebakaran, Diduga Akibat Puntung Rokok

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:03 WIB