- Cargloss Group merayakan hari jadi ke-40 di Citeureup, Bogor, sebagai refleksi empat dekade kiprah perusahaan dalam industri nasional.
- Perusahaan telah berkembang dari industri rumah tangga tahun 1975 menjadi ekosistem bisnis terintegrasi otomotif, cat, dan manufaktur helm.
- Harry Suherman menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada generasi penerus untuk memperkuat inovasi dan adaptasi pada dinamika industri otomotif masa depan.
Suara.com - Cargloss Group merayakan tonggak penting perjalanan bisnisnya melalui perayaan 40th Cargloss Anniversary di Citeureup Bogor. Momentum ini menjadi refleksi atas perjalanan empat dekade perusahaan sekaligus menandai transisi kepemimpinan untuk visi pertumbuhan jangka panjang.
Perjalanan Cargloss berawal dari langkah sederhana pada tahun 1975 saat pendiri memulai produksi thinner wash skala rumahan.
Sejak resmi berdiri sebagai perusahaan pada 1985 Cargloss Group berkembang menjadi ekosistem bisnis terintegrasi yang mencakup industri cat otomotif produk kimia perawatan kendaraan manufaktur helm hingga jaringan distribusi ritel modern di seluruh Indonesia.
"Perjalanan Cargloss dimulai dari usaha kecil yang kami bangun dari rumah dengan semangat kerja keras dan keyakinan bahwa kualitas akan membawa kepercayaan. Selama puluhan tahun kami belajar bahwa pertumbuhan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh bisnis, tetapi juga oleh hubungan yang kuat dengan para mitra, pelanggan, dan seluruh tim yang menjadi bagian dari perjalanan ini. Harapan saya, Cargloss dapat terus berkembang sebagai perusahaan yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi bagi industri nasional," ujar Harry Suherman, Founder Cargloss Group, Jumat (24 April 2026).
Momen bersejarah ini ditandai dengan penyerahan legacy dari Harry Suherman dan Sri Yuswati kepada Ryan Saputra Eric Saputra serta Lorenz Saputra. Transisi ini memfokuskan perusahaan pada penguatan inovasi dan adaptasi dinamika industri otomotif yang terus berkembang.
"Fondasi yang dibangun oleh generasi pertama menjadi landasan yang sangat kuat bagi kami untuk melanjutkan perjalanan Cargloss. Ke depan, kami akan fokus pada penguatan inovasi produk, pengembangan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi, serta perluasan jaringan distribusi agar Cargloss dapat terus tumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan industri," ujar Eric Saputra.
Selain memperkuat lini manufaktur Cargloss juga aktif mendukung dunia balap melalui Arai Indonesia dengan membina lebih dari 40 pembalap profesional.
Melalui kolaborasi mitra industri dan penguatan jaringan distribusi Cargloss Group optimistis mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi perkembangan ekonomi nasional.