Taksi Green SM Punya Siapa? Konglomerat Vietnam Disorot Usai Tragedi KA Argo Bromo Vs KRL

Farah Nabilla

Selasa, 28 April 2026 | 10:49 WIB
Taksi Green SM Punya Siapa? Konglomerat Vietnam Disorot Usai Tragedi KA Argo Bromo Vs KRL
Taksi Green SM [greensm]

Suara.com - Taksi Green SM (GSM) tengah menjadi perbincangan hangat publik, pasca tragedi dunia transportasi darat yang belum lama ini terjadi.

Hal itu disebabkan karena adanya dugaan keterlibatan salah satu unit armada kendaraannya yang mengakibatkan kecelakaan beruntun antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) dekat Bulak Kapal, Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam, 27 April 2026.

Tragedi tersebut menimbulkan korban jiwa, jumlah sementara sebanyak 14 orang meninggal dunia dan puluhan orang mengalami luka-luka.

Insiden transportasi darat ini diduga pemicunya ada sebuah taksi Green SM Indonesia yang menemper KRL hingga berakibat pada rangkaian kereta berhenti mendadak.

Dari kronologi yang beredar, posisi KRL yang berhenti tertabrak KA Argo Bromo Anggrek melaju kencang di belakangnya.

Akibat insiden tersebut, pihak manajemen Green SM Indonesia mengungkapkan kesiapannya untuk memberikan informasi selengkap-lengkapnya dan mendukung investigasi.

“Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung,” ungkap pihak manajemen Green SM Indonesia.

Publik penasaran dengan seluk beluk Taksi Green SM yang diduga terlibat dalam kecelakaan beruntun di Jalur Perlintasan Langsung, Stasiun Bekasi Timur.

Termasuk, siapa pemilik moda transportasi umum tersebut.

baca juga

Tentang Taksi Green SM

Green SM merupakan brand pertama layanan pemesanan kendaraan ramah lingkungan berupa mobil listrik di Vietnam.

Saat ini, mulai melebarkan sayap dengan membuka market internasional serta memberikan pengalaman berkendara berbeda dengan peluncuran layanan taksi yang sesuai standar Green SM.

Layanan Green SM sendiri seluruhnya menggunakan mobil listrik VinFast, yang mana merupakan opsi taksi tanpa ada aroma bensin sama sekali, mesin tidak bising. Sehingga berdampak positif bagi lingkungan maupun kesehatan pelanggan.

Pihak perusahaan telah berkomitmen penuh untuk menyediakan tim terlatih serta supir profesional, yang mana harus mengikuti panduan dengan dedikasi tinggi.

Taksi Green SM juga mempunyai komitmen penuh untuk memberikan layanan berbintang 5 pada setiap pengguna.

Pemilik Taksi Green SM

Taksi Green SM saat ini tengah viral diduga adanya keterlibatan pada salah satu armadanya hingga mengakibatkan kecelakaan beruntun KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL.

taksi Green SM (dok. Green SM)
taksi Green SM (dok. Green SM)

Owner taksi yang punya klaim sebagai tipe kendaraan umum ramah lingkungan serta layanan bintang 5 ini tidak luput jadi perhatian publik.

Melansir informasi dari laman resmi Green SM, taksi GSM merupakan perusahaan taksi listrik asal Vietnam milik Pham Nhat Vurong, pendiri sekaligus Ketua Konglomerasi paling besar dan populer di Vietnam, Vingroup.

Green SM (GSM) beroperasi di bawah naungan Green and Smart Mobility JSC, di mana Vurong mempunyai 95 persen saham. Sekarang ekspansi ke Indonesia menggunakan armada Vinfast.

Green SM didirikan pada bulan Maret 2023 sebagai operator taksi pertama yang 100 persen memakai kendaraan listrik atau VinFast.

Pham Thu Hong memegang peranan penting sebagai ketua Dewan Direksi di GSM.

Taksi tersebut hadir di Indonesia sejak tahun 2024 dengan tujuan untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik lebih ramah lingkungan.

Secara singkat, GSM didirikan dan diberikan pendanaan langsung oleh pimpinan Vingroup, Pham Nhat Vurong untuk mengoperasikan taksi listrik VinFast di Vietnam maupun Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Visi Taksi Green SM

Green SM bukan hanya mengutamakan cara kerja maksimal, tapi juga mengedepankan visi yang jelas untuk kelangsungan pelayanan berkualitas taksi ramah lingkungan.

Berikut visinya dilansir dari laman GSM:

  • Pertumbuhan global yang fokus pada pengembangan secara global.
  • Fokus hasil atau lebih mengutamakan hasil.
  • Pelayanan bintang 5 yang berpegangan pada pelayanan unggul.
  • Interaksi enerjik yang memberikan hubungan baik pada semua pihak.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vinfast, Mobil 300 Jutaan Jadi Pemicu Kecelakaan Kereta Bekasi, Belum Ada Kata 'Maaf' dari Green SM

Vinfast, Mobil 300 Jutaan Jadi Pemicu Kecelakaan Kereta Bekasi, Belum Ada Kata 'Maaf' dari Green SM

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 10:04 WIB

Detik-detik Proses Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Detik-detik Proses Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Video | Selasa, 28 April 2026 | 09:56 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:38 WIB

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:37 WIB

Imbas Tabrakan Kereta Api, Operasional KRL Blue Line Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Imbas Tabrakan Kereta Api, Operasional KRL Blue Line Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:29 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×