Pangkas Harga Produk Menjadi Senjata Kia Hadapi Dominasi BYD

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 29 April 2026 | 13:15 WIB
Pangkas Harga Produk Menjadi Senjata Kia Hadapi Dominasi BYD
KIA Carens. (KIA)
baca 10 detik
  • Kia memangkas harga produk di Eropa untuk menekan selisih harga dengan produsen Tiongkok hingga 15 sampai 20 persen.
  • Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas pesatnya pertumbuhan penjualan mobil BYD yang mencapai 150 persen di Eropa.
  • CEO Kia meyakini daya saing produsen Tiongkok akan menurun setelah pemerintah mereka mencabut subsidi serta terjadinya kontraksi pasar domestik.

Suara.com - Kia kini berada dalam pertarungan sengit yang sangat menentukan masa depan industri otomotif di Eropa. Menghadapi gempuran hebat dari produsen asal Tiongkok, perusahaan otomotif Korea Selatan ini mengambil langkah radikal dengan memangkas harga produk mereka. Strategi ini dilakukan demi mempersempit selisih harga dengan model-model Tiongkok menjadi 15 hingga 20 persen dari yang sebelumnya mencapai 25 persen.

Langkah cepat ini menjadi krusial mengingat pertumbuhan pendaftaran mobil baru dari BYD di Eropa meroket hingga 150 persen pada Maret lalu. Angka tersebut jauh meninggalkan Kia yang hanya mencatatkan pertumbuhan sebesar 6 persen pada periode yang sama.

Meskipun upaya ini memicu penurunan laba triwulanan, manajemen Kia tetap percaya diri menggunakan dana cadangan mereka untuk mengejar strategi pertumbuhan.

“Perusahaan-perusahaan Tiongkok melancarkan dorongan agresif dengan model EV berharga rendah, dan di beberapa negara Eropa pangsa pasar mereka meningkat jauh lebih cepat dari yang kami antisipasi,” ungkap pihak Kia dalam laporan pendapatan terbarunya.

CEO Kia Song Ho-sung meyakini bahwa keunggulan produsen Tiongkok akan mulai memudar seiring dengan rencana pencabutan subsidi oleh pemerintah Tiongkok akibat masalah kelebihan pasokan. Menurutnya, tanpa dukungan finansial dari negara asalnya, daya dorong merek-merek Tiongkok di pasar global akan berkurang secara signifikan.

“Karena mereka tidak lagi dapat menerima dukungan dari pemerintah Tiongkok, para produsen mobil Tiongkok kekurangan daya dorong yang dibutuhkan untuk maju lebih jauh,” tambah Song.

Di sisi lain, pasar otomotif di Tiongkok sendiri sedang mengalami kontraksi. Penjualan kendaraan energi baru di negara tersebut tercatat turun 15,2 persen pada Maret dibandingkan tahun sebelumnya. Situasi ini menunjukkan adanya hambatan dalam proses pertumbuhan mereka yang bisa menjadi celah bagi Kia untuk memperkuat posisi di pasar global melalui pemberian insentif yang lebih menarik bagi konsumen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?

Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 11:25 WIB

Babak Baru Kia Agar Lebih Kompetitif di Industri Otomotif Tanah Air

Babak Baru Kia Agar Lebih Kompetitif di Industri Otomotif Tanah Air

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 11:21 WIB

5 Rekomendasi Mobil Listrik yang Paling Aman untuk Taksi Online, Minim Insiden Mogok di Jalan

5 Rekomendasi Mobil Listrik yang Paling Aman untuk Taksi Online, Minim Insiden Mogok di Jalan

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan

Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×