Kontroversi Gerbong KRL, Mengupas Sisi Macho Menteri PPPA Arifah Fauzi Lewat Koleksi Garasinya

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 29 April 2026 | 13:27 WIB
Kontroversi Gerbong KRL, Mengupas Sisi Macho Menteri PPPA Arifah Fauzi Lewat Koleksi Garasinya
Kontroversi Gerbong KRL, Mengupas Sisi Macho Menteri PPPA (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Menteri PPPA tuai kritik usai sarankan pindah gerbong wanita KRL ke area tengah.
  • Pernyataan soal keselamatan KRL kontras dengan selera garasi mobil macho milik sang menteri.
  • Total harta kekayaan Arifah Fauzi capai Rp12,5 miliar lebih menurut catatan resmi LHKPN.

Suara.com - Tragedi tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi membuat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi disorot, hingga publik penasaran dengan kekayaan serta isi garasi miliknya. Pernyataannya yang kontroversial memicu pencarian rekam jejak hartanya di dunia maya secara masif.

Usulan sang menteri agar perempuan dilindungi di gerbong tengah kereta menuai banyak kritik tajam. Namun, karakter protektif dalam usulannya ternyata bertolak belakang dengan selera otomotifnya yang sangat macho.

Berdasarkan data resmi LHKPN, garasi rumahnya tidak hanya berisi mobil keluarga nan mewah. Ia ternyata menyimpan sebuah Toyota Land Cruiser klasik yang identik dengan ketangguhan ekstra di jalanan.

Kecelakaan maut pada Senin malam, 27 April 2026, itu memang sangat memilukan bagi banyak pihak. Insiden tragis tersebut merenggut 15 korban jiwa dan melukai 84 penumpang lainnya.

Mayoritas korban meninggal adalah perempuan yang berada di gerbong khusus paling belakang. Fakta memilukan inilah yang memicu reaksi spontan dari Menteri PPPA Arifah Fauzi.

Polemik Geser Gerbong KRL

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi (Suara.com/Lilis Varwati)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi (Suara.com/Lilis Varwati)

Arifah Fauzi langsung meninjau kondisi para korban luka di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid. Ia lantas mendesak PT KAI untuk mengubah tata letak penumpang demi alasan keamanan.

"Tadi, kalau tadi kita ngobrol dengan KAI itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang, supaya tidak terjadi rebutan."

"Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah, Jadi yang laki-laki di ujung, yang iya, depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah gitu." ungkapnya.

baca juga

Banyak pakar transportasi menilai pemindahan gerbong bukanlah solusi tepat untuk mencegah kecelakaan kereta api. Netizen bahkan menganggap usulan ini tidak etis karena mengabaikan hak keselamatan penumpang pria.

Harta Tanah Melimpah dan Koleksi Mobil Macho

Terlepas dari polemik tersebut, transparansi harta pejabat publik selalu menarik untuk disimak. Berdasarkan laporan LHKPN per 31 Desember 2025, total kekayaannya menembus angka yang fantastis.

Harta bersih sang menteri tercatat mencapai Rp12.588.476.672 secara keseluruhan. Sebagian besar asetnya didominasi oleh investasi tanah dan bangunan di berbagai wilayah.

Ia menguasai belasan aset properti bernilai total Rp6,92 miliar yang tersebar di lokasi strategis. Lahan tersebut berada di Pati, Bantul, Pandeglang, Bogor, hingga wilayah Depok.

Lalu, bagaimana dengan aset kendaraan di garasi sang menteri yang memicu rasa penasaran? Total nilai alat transportasi dan mesin yang dimilikinya menyentuh angka Rp1.624.002.000.

Seperti disinggung sebelumnya, koleksi paling mengejutkan adalah Toyota Land Cruiser tahun 1997. Mobil tangguh senilai Rp300 juta ini membuktikan selera otomotifnya yang cukup gahar dan berkelas.

Ilustrasi Land Cruiser- Mobil Toyota Land Cruiser Ratu Atut Chosiah dilelang mulai Rp628 juta.
Ilustrasi Land Cruiser- Kontroversi Gerbong KRL, Mengupas Sisi Macho Menteri PPPA Arifah Fauzi Lewat Koleksi Garasinya

Selain SUV lawas itu, ia juga menyimpan Toyota Innova V Hybrid 2024 seharga Rp533,6 juta. Ada pula Toyota Alphard 2.5 G keluaran 2018 bernilai Rp777,4 juta untuk mobilitas dinasnya.

Melengkapi isi garasi, terparkir dua unit motor harian bermerek Honda yang cukup merakyat. Kendaraan roda dua tersebut adalah Honda Vario 2010 dan Supra X 125 tahun 2007.

Sang menteri juga memiliki kas dan setara kas yang mencapai Rp3 miliar lebih. Catatan LHKPN ini menjadi bukti komitmen transparansi pejabat negara di tengah sorotan tajam publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah

Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 12:24 WIB

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:52 WIB

Usulan Pindah Gerbong Wanita, Menteri PPPA Arifah Fauzi Banjir Kritik: Nyawa Laki-Laki Lebih Murah?

Usulan Pindah Gerbong Wanita, Menteri PPPA Arifah Fauzi Banjir Kritik: Nyawa Laki-Laki Lebih Murah?

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 20:40 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×