Beda Nasib! Malaysia Turunkan Pajak saat Harga Diesel Melambung, RI Malah Sebaliknya?

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 29 April 2026 | 14:02 WIB
Beda Nasib! Malaysia Turunkan Pajak saat Harga Diesel Melambung, RI Malah Sebaliknya?
Ilustrasi BBM. (Freepik)
baca 10 detik
  • PM Anwar Ibrahim berencana memangkas pajak jalan bagi 1,8 juta kendaraan diesel di Malaysia. 
  • Penurunan pajak jadi solusi karena pemerintah tak mampu lagi menambah beban subsidi BBM bulanan.
  • Kondisi ini kontras dengan Indonesia yang bersiap menghadapi wacana kenaikan tarif tol dan PPN. 

Suara.com - Langkah taktis baru saja diambil pemerintah Malaysia terkait pajak jalan di tengah gejolak harga BBM jenis diesel. Kebijakan ini tentu menjadi sorotan jika dibandingkan dengan kondisi di Indonesia belakangan ini.

Saat warga RI dipusingkan wacana kenaikan pajak tarif tol dan harga BBM diesel, negeri jiran justru memberi pelonggaran. Mereka sadar betul beban hidup masyarakat makin berat akibat mahalnya biaya operasional kendaraan.

Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, mengambil jalan tengah yang cukup inovatif. Ia memilih memangkas pungutan negara ketimbang memaksa menambah subsidi energi yang membebani fiskal.

Solusi Jitu Tanpa Menambah Beban APBN

Ilustrasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan PM Malaysia Anwar Ibrahim [Suara.com]
Ilustrasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan PM Malaysia Anwar Ibrahim [Suara.com]

Wacana ini sudah masuk meja Kementerian Transportasi yang dipimpin Anthony Loke Siew Fook. Mereka kini tengah menggodok regulasi teknisnya agar diskon ini bisa segera dinikmati rakyat.

"Saya telah meminta Kementerian Transportasi dan Sekretaris Jenderal untuk mencari cara gar dalam waktu dekat kita dapat menurunkan pajak jalan bagi kendaraan diesel. Hal itu bisa dilakukan," demikian kata Anwar dilansir New Strait Times.

Data resmi mencatat ada sekitar 1,8 juta unit mobil bermesin peminum solar di sana. Walau populasinya terbilang kecil, dampaknya cukup krusial bagi perputaran roda ekonomi akar rumput.

"Ada sekitar 1,8 juta kendaraan diesel. Meskipun jumlahnya kecil, mereka menghadapi masalah karena harga solar telah naik," lanjut Anwar.

Realita Subsidi dan Keterbatasan Kas Negara

baca juga

Anwar berterus terang bahwa menurunkan harga bahan bakar di SPBU bukan lagi opsi rasional. Kas negara bisa jebol jika nilai subsidi terus diperlebar.

Saat ini saja, pemerintahan Anwar harus merogoh kocek hingga 7 miliar ringgit tiap bulannya. Angka raksasa itu murni dihabiskan hanya untuk menahan harga energi di pasaran.

"Itu adalah beban tambahan yang harus kami tanggung. Hal ini melibatkan uang publik, uang para pembayar pajak, dan harus dikelola dengan hati-hati," bebernya.

Kontras dengan Realita Tanah Air

Meski beban berat, Malaysia berjanji tetap menahan harga BBM RON 95 agar inflasi tak menjadi liar. Harga bensin di sana faktanya masih jauh lebih murah dibanding rata-rata negara produsen minyak lainnya.

"Pada tahap ini, kami tidak mampu menurunkan harga bahan bakar. Tapi pajak jalan adalah bidang di mana kami bisa memberikan keringanan," ujar Anwar.

Berkaca pada Indonesia, masyarakat justru berhadapan dengan tren penyesuaian harga BBM non-subsidi. Belum lagi wacana pembatasan kuota Solar subsidi yang terus digaungkan oleh pemerintah demi menyehatkan APBN.

Kementerian Transportasi Malaysia kini berpacu dengan waktu menghitung skema pemotongan tarif tersebut. Mereka mencari titik temu agar daya beli warga terjaga namun pendapatan negara tak anjlok tajam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taksi Green SM Berulah Lagi, Tabrak Pemotor Tapi Ogah Minta Maaf

Taksi Green SM Berulah Lagi, Tabrak Pemotor Tapi Ogah Minta Maaf

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 13:00 WIB

Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera

Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 12:55 WIB

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×