Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 30 April 2026 | 20:35 WIB
Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya
Honda Vision, kembaran Honda BeAT di eropa (Honda EU)
baca 10 detik
  • Honda Vision 110 di Eropa menggunakan rangka eSAF tapi berganti nama menjadi underbone.
  • Spesifikasi mesin identik dengan Honda Beat namun memiliki fitur kunci pintar sebagai standar.
  • Desain elegan Eropa terlihat jelas dari penggunaan velg asimetris berukuran 16 inci di depan.

Suara.com - Siapa sangka rangka eSAF pada motor matic Honda ternyata berhasil menembus ketatnya pasar otomotif Eropa. Skutik bernama Honda Vision 110 ini hadir membawa kejutan teknis yang tak banyak orang sadari.

Skutik ini sebenarnya diimpor langsung dari Vietnam untuk melayani konsumen komuter di benua biru. Menariknya, spesifikasi mesin yang digendong nyaris identik dengan skutik sejuta umat di Indonesia.

Paling mengejutkan adalah cara pabrikan menyematkan identitas rangka motor tersebut di situs web resmi mereka. Mereka memilih tidak menggunakan istilah eSAF yang sebelumnya sempat memicu perdebatan di Tanah Air.

Taktik Ganti Nama di Eropa

Rangka berbahan plat baja press ini awalnya diklaim sebagai wujud inovasi "Arsitektur Pintar". Tujuannya amat jelas yakni untuk efisiensi produksi massal sekaligus menekan bobot keseluruhan kendaraan.

Di Indonesia, publik memang sempat heboh dengan kasuistik rangka keropos saat masa pandemi lalu. Pabrikan pun langsung melakukan langkah evaluasi agar kualitas produk mereka tidak dicap buruk.

Kini, rangka tersebut terbukti masih diandalkan pada berbagai lini skutik terlaris dalam negeri. Mulai dari Beat, Scoopy, Genio, hingga model premium seperti Vario 160 masih setia memakainya.

Namun ada hal unik saat kerangka ini menyeberang ke pasar Eropa melalui unit Vision 110. Berdasarkan data spesifikasi dari situs web Honda EU, namanya berubah secara drastis.

Pihak pabrikan ternyata menyamarkan nama jenis frame skutik ini menjadi "Pressed Steel Underbone". Padahal di negara asalnya yakni Vietnam, namanya tetap dipertahankan sebagai eSAF.

baca juga

Kembaran Beat yang Naik Kelas

Honda Vision, kembaran Honda BeAT di eropa (Honda EU)
Honda Vision, kembaran Honda BeAT di eropa (Honda EU)

Secara garis keturunan, Vision 110 merupakan kerabat dekat Honda Dio yang dipasarkan di Jepang. Motor ini juga dianggap sebagai penerus Honda Spacy yang dahulu pernah merajai aspal Indonesia.

Dapur pacunya mengandalkan mesin 109,5cc eSP berpendingin udara dengan sistem injeksi bahan bakar. Tenaga puncaknya menembus 6,4 kW dengan raihan torsi maksimal pada angka 9,0 Nm.

Karakter mesin tersebut jelas sangat mirip dengan Honda Beat yang biasa kita temui sehari-hari. Fitur canggih Idling Stop System dan starter halus ACG juga sudah disematkan dari pabrik.

Konsumsi bensinnya pun tergolong sangat irit untuk ukuran motor penjelajah kota. Berbekal tangki berkapasitas 4,9 liter, motor ini diklaim sanggup menempuh jarak 54,5 kilometer per liter.

Gaya Khas Skutik Benua Biru

Tampilan visual motor ini mengadaptasi gaya skutik premium layaknya keluarga Honda seri SH. Desain dek rata dipadukan dengan posisi lampu utama yang berada tepat pada area stang kemudi.

Perbedaan paling mencolok terlihat pada konfigurasi kaki-kaki yang dirancang asimetris untuk stabilitas. Roda depan sengaja memakai velg 16 inci demi meredam getaran di jalanan berbatu khas Eropa.

Sementara itu, roda belakangnya tetap menggunakan velg ukuran 14 inci layaknya matic standar pabrik. Hal ini sedikit berbeda dengan Beat di Indonesia yang lebih mengutamakan kelincahan bodi.

Urusan fitur bawaan, skutik ini rupanya jauh lebih mewah dibanding kembarannya di Asia Tenggara. Sistem Smart Key System sudah menjadi fitur standar tanpa harus membeli varian tertinggi.

Tersedia pula soket pengisi daya tipe USB-C di bagian depan serta panel instrumen kombinasi digital. Ruang bagasinya pun sangat lega hingga 17,7 liter yang jauh melampaui kapasitas bagasi Beat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya

Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:09 WIB

Daihatsu Bangun Kelas Industri demi Cetak SDM Otomotif Unggul

Daihatsu Bangun Kelas Industri demi Cetak SDM Otomotif Unggul

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 15:11 WIB

7 Motor Listrik Anti Mogok Kuat Jarak Tempuh Jauh, Harga Affordable

7 Motor Listrik Anti Mogok Kuat Jarak Tempuh Jauh, Harga Affordable

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 15:11 WIB

Terkini

Pilih Fokus Kerja, Istana Tak Ambil Pusing Survei Kepuasan Publik ke Prabowo Merosot Tajam

Pilih Fokus Kerja, Istana Tak Ambil Pusing Survei Kepuasan Publik ke Prabowo Merosot Tajam

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:24 WIB

Permata Bank Cetak Laba Bersih Tumbuh 4,5 Persen pada Semester I-2026, Kredit Naik Jadi Rp171,2 T

Permata Bank Cetak Laba Bersih Tumbuh 4,5 Persen pada Semester I-2026, Kredit Naik Jadi Rp171,2 T

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:24 WIB

Ramalan 12 Zodiak 31 Juli 2026: Jalur Baru Bawa Keberuntungan, Leo Menuju Sukses

Ramalan 12 Zodiak 31 Juli 2026: Jalur Baru Bawa Keberuntungan, Leo Menuju Sukses

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:11 WIB

WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas

WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas

Bali | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:03 WIB

Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional

Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:00 WIB

Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?

Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:53 WIB

Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026

Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:53 WIB

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:52 WIB

Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat

Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:49 WIB

Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang

Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:48 WIB

×