- Honda mencatat kerugian operasi tahunan perdana sejak 1957 sebesar Rp45,3 triliun akibat beban restrukturisasi bisnis mobil listrik.
- Perusahaan secara resmi membatalkan investasi pembangunan pabrik mobil listrik dan baterai di Kanada senilai Rp192 triliun.
- Honda memutuskan mengalihkan fokus bisnis ke segmen sepeda motor yang mencatatkan rekor penjualan dan keuntungan tinggi tahun ini.
Dampak bagi Konsumen
Bagi konsumen, sikap “mode pasrah” Honda bisa berarti pilihan mobil listrik Honda akan lebih terbatas dalam beberapa tahun ke depan.
Pasar Indonesia yang tengah gencar mendorong elektrifikasi mungkin tidak akan segera mendapat lini EV lengkap dari Honda.
Namun, dengan reputasi kuat di segmen motor dan mobil bensin, Honda masih punya basis konsumen loyal.
Pertanyaannya, apakah strategi konservatif ini akan membuat Honda tertinggal dari kompetitor yang lebih agresif seperti BYD atau Tesla.