Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya

Agatha Vidya Nariswari | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:19 WIB
Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya
Perbedaan pelat nomor mobil listrik lis biru di bawah vs samping (Gemini AI)
  • Lis biru di bawah merupakan pelat standar resmi bawaan pabrik untuk mobil listrik murni.
  • Lis biru di samping menandakan pelat nomor cantik berbayar yang identik dengan mobil sultan.
  • Pergeseran lis ke samping bertujuan agar kamera e-TLE dapat membaca angka secara lebih akurat. 

Suara.com - Populasi kendaraan listrik, khususnya mobil listrik berbasis baterai murni (KBLBB), kini semakin marak berlalu-lalang di kota-kota besar Indonesia.

Bagi masyarakat awam maupun petugas di lapangan, mengidentifikasi mobil ramah lingkungan ini sangatlah mudah berkat adanya lis atau garis berwarna biru yang menghiasi pelat nomor kendaraan.

Namun, jika Anda jeli memperhatikan mobil-mobil listrik yang melintas di jalanan, ada sebuah detail kecil yang sering luput dari perhatian: posisi garis biru tersebut ternyata tidak semuanya sama.

Ada mobil listrik yang garis birunya berada di sisi bawah, tetapi ada pula yang terletak di bagian samping kanan atau kiri.

Tahukah Anda bahwa perbedaan letak garis biru ini bukan sekadar variasi estetika atau kesalahan cetak?

Di balik pergeseran posisi tersebut, ada rahasia yang bisa membongkar status finansial pemiliknya sebagai mobil "Sultan", sekaligus memiliki fungsi teknis yang sangat krusial bagi sistem tilang elektronik (e-TLE).

Berikut penjelasan seperti dilansir dari unggahan Instagram @korlantaspolri.ntmc.

1. Lis Biru di Bawah: Identitas Mobil Listrik Standar

Contoh pelat nomor mobil listrik (Insagram)
Contoh pelat nomor mobil listrik (Insagram)

Format pertama dan yang paling sering dijumpai adalah lis biru yang membentang rapi di bagian bawah pelat nomor, tepat di ruang tempat angka bulan dan tahun masa berlaku TNKB berada.

Berdasarkan regulasi resmi Korlantas Polri, posisi ini merupakan standar baku bawaan pabrik atau Samsat untuk seluruh kendaraan bertenaga baterai murni tanpa bahan bakar minyak.

Jadi, jika sebuah mobil listrik menggunakan nomor registrasi reguler yang dialokasikan secara acak oleh sistem, maka garis birunya dipastikan berada di bawah.

2. Lis Biru di Samping: Penanda Mobil 'Sultan' dengan Pelat Pilihan

Pelat nomor mobil listrik lis samping (Gemini AI)
Pelat nomor mobil listrik lis samping (Gemini AI)

Lalu, bagaimana dengan mobil listrik yang memiliki lis biru di bagian samping kanan atau kiri? Di sinilah aspek gaya hidup dan status sosial itu terlihat.

Posisi lis biru di samping menandakan bahwa kendaraan tersebut menggunakan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) Pilihan, atau yang populer disebut sebagai pelat nomor cantik.

Kenapa Disebut Mobil 'Sultan'?

Untuk mendapatkan pelat nomor pilihan satu, dua, hingga tiga angka ini, pemilik kendaraan tidak mendapatkannya secara gratis.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020, terdapat Biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ekstra yang wajib dibayarkan ke kas negara.

Nominalnya mulai dari Rp5 juta hingga Rp20 juta tergantung pada kombinasi angka dan ada atau tidaknya huruf seri di belakang angka tersebut.

3. Hubungan Erat dengan Kamera e-TLE: Mengapa Harus Digeser ke Samping?

Keputusan Korlantas Polri untuk menggeser garis biru ke sisi samping pada pelat nomor cantik bukanlah tanpa alasan teknis yang matang. Hal ini berkaitan erat dengan akurasi digitalisasi penegakan hukum di jalan raya, yaitu sistem e-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Pelat nomor cantik umumnya memiliki jumlah karakter angka yang lebih sedikit (hanya 1 hingga 3 angka) dibandingkan pelat standar yang menggunakan 4 angka.

Struktur susunan angka pada pelat cantik sengaja dibuat terpusat di tengah agar tata letaknya tetap rapi dan simetris.

Jika garis biru tetap dipaksakan berada di bawah pada pelat dengan sedikit angka, ruang kosong di sekitarnya berpotensi mengaburkan pembacaan sensor kamera e-TLE.

Oleh karena itu, garis biru digeser ke sisi samping (kanan atau kiri). Dengan penempatan di samping, area tengah pelat menjadi sepenuhnya bersih dan kontras, sehingga kamera e-TLE dapat melakukan pemindaian karakter angka secara instan, cepat, dan akurat tanpa risiko salah deteksi.

Kamera e-TLE diprogram untuk mengenali warna pelat dan karakter teks guna menentukan apakah suatu kendaraan melakukan pelanggaran ganjil genap atau tidak.

Penataan letak lis biru yang konsisten di samping pada pelat pendek memastikan kecerdasan buatan (AI) e-TLE tidak bingung saat membedakan angka registrasi utama dengan penanda listrik.

Hak Istimewa yang Tetap Sama: Kebal Aturan Ganjil Genap

Meskipun posisi lis birunya berbeda, kedua jenis pelat ini memiliki hak istimewa yang sama di mata hukum lalu lintas.

Semua kendaraan listrik murni berbasis baterai mendapatkan insentif berupa kebebasan melintas di kawasan ganjil genap kapan saja.

Namun, perlu diingat, hak istimewa ini sama sekali tidak berlaku bagi kendaraan berteknologi Hybrid.

Karena mobil hybrid masih mengandalkan mesin pembakaran internal (BBM), mereka tetap mendapatkan pelat nomor biasa tanpa lis biru, dan wajib mematuhi pembatasan ganjil genap.

Kini, saat Anda sedang berkendara di jalan raya dan berpapasan dengan sebuah mobil listrik, Anda tidak hanya bisa mengenali bahwa mobil itu ramah lingkungan dan kebal ganjil genap.

Melalui posisi garis birunya, Anda sekarang bisa langsung tahu mana mobil listrik standar dan mana mobil listrik milik 'Sultan' yang rela merogoh kocek lebih dalam demi sebuah pelat nomor eksklusif

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia

Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:09 WIB

Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?

Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:50 WIB

Kualitas Mobil Listrik Honda Dipertanyakan Puluhan Ribu Unit Kena Recall Akibat Kamera Rusak

Kualitas Mobil Listrik Honda Dipertanyakan Puluhan Ribu Unit Kena Recall Akibat Kamera Rusak

Otomotif | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap

Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:33 WIB

Nissan Siapkan Pesaing Honda HR-V dan Hyundai Creta: Mesin 1300cc Pakai Turbo

Nissan Siapkan Pesaing Honda HR-V dan Hyundai Creta: Mesin 1300cc Pakai Turbo

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30 WIB

Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia

Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:09 WIB

Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?

Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:50 WIB

Punya Dana Mulai 40 Juta? Ini 6 MPV 7 Penumpang Bermesin 'Badak' yang Pantang Masuk Bengkel

Punya Dana Mulai 40 Juta? Ini 6 MPV 7 Penumpang Bermesin 'Badak' yang Pantang Masuk Bengkel

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:43 WIB

4 Motor Cruiser Mirip Harley-Davidson tapi Murah 2026, Mulai Rp30 Jutaan

4 Motor Cruiser Mirip Harley-Davidson tapi Murah 2026, Mulai Rp30 Jutaan

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:03 WIB

Skutik Entry Level Rasa Premium: Transformasi Total Yamaha Mio 2026, Cukup Buat Jegal Honda Vario?

Skutik Entry Level Rasa Premium: Transformasi Total Yamaha Mio 2026, Cukup Buat Jegal Honda Vario?

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:10 WIB

Laka Maut Innova Anggota DPR RI di Tol Paspro, Petaka Microsleep dan Bahaya Laten 'Underride Crash'

Laka Maut Innova Anggota DPR RI di Tol Paspro, Petaka Microsleep dan Bahaya Laten 'Underride Crash'

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:07 WIB

Fakta dan Mitos Menghemat Bensin Mobil, Begini Triknya Biar Irit Ongkos Jalan

Fakta dan Mitos Menghemat Bensin Mobil, Begini Triknya Biar Irit Ongkos Jalan

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:17 WIB

Terpopuler: Rekomendasi Motor Listrik Subsidi 2026, Moeldoko Sentil Pemerintah soal Mobil Listrik

Terpopuler: Rekomendasi Motor Listrik Subsidi 2026, Moeldoko Sentil Pemerintah soal Mobil Listrik

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:35 WIB