Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Minggu, 31 Mei 2026 | 12:13 WIB
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
Interior Xpeng P7+ 2026. (Xpeng)
baca 10 detik
  • Kursi zero gravity di mobil listrik berisiko memicu submarining fatal saat kecelakaan.
  • Tiongkok mulai mengevaluasi gagang pintu pop-out dan setir yoke karena masalah keselamatan.
  • Regulator mendesak kembalinya tombol fisik untuk menggantikan fungsi krusial dari layar sentuh.

Suara.com - Persaingan industri otomotif, khususnya di segmen mobil listrik (EV), belakangan ini berlomba-lomba menyulap kabin layaknya lounge mewah berjalan. Sayangnya, tidak semua inovasi kemewahan ini sejalan dengan standar keselamatan.

Salah satu yang kini menjadi sorotan tajam adalah fitur kursi "zero gravity". Alih-alih memanjakan, fitur ini justru menyimpan bom waktu yang mematikan saat kondisi darurat.

Ancaman Nyata Bernama 'Submarining'

Dilansir dari Carscoops, Pemerintah Tiongkok kini tengah mengevaluasi keras penggunaan kursi zero gravity yang marak disematkan pada mobil listrik premium.

Kursi ini memungkinkan penumpang untuk bersandar sangat rebah, nyaris berbaring seperti di kursi pesawat kelas bisnis.

"Polisi Tiongkok Menemukan Hal Lain yang Harus Dilarang di Mobil. Kursi santai yang bisa direbahkan menjadi sasaran terbaru, seiring regulator mempertimbangkan dampak keselamatan dari tidak duduk tegak," tulis laporan Carscoops.

Namun, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok mengeluarkan peringatan keras.

Posisi duduk yang terlalu rebah terbukti secara drastis mengurangi efektivitas sabuk pengaman dan airbag ketika terjadi tabrakan frontal.

Dalam posisi rebah, tubuh penumpang berisiko tinggi melorot atau meluncur ke bawah sabuk pengaman saat benturan terjadi. Kondisi mengerikan inilah yang di dunia otomotif dikenal dengan istilah "submarining", yang bisa memicu cedera fatal pada organ dalam hingga tulang belakang.

baca juga
Penampilan interior mobil Xiaomi SU7. (Xiaomi)
Penampilan interior mobil Xiaomi SU7. (Xiaomi)

Deretan Fitur Futuristik yang Ikut Disorot

Kekhawatiran terhadap ancaman submarining hanyalah puncak gunung es dari upaya Tiongkok menata ulang standar keselamatan EV.

Negara yang selama ini menjadi kiblat tren kendaraan listrik tersebut perlahan mulai "menarik rem darurat" terhadap desain-desain yang dinilai terlalu gimmick.

Beberapa fitur yang dulunya dianggap inovasi brilian kini masuk dalam radar evaluasi. Sebut saja gagang pintu model pop-out yang kerap menyulitkan proses evakuasi penumpang saat mobil mengalami kecelakaan atau kehilangan daya kelistrikan.

Selain itu, setir model yoke (setir terpotong yang tidak bulat penuh) juga disorot karena dianggap membahayakan respons spontan pengemudi saat bermanuver darurat.

Sistem one-pedal driving yang sangat bergantung pada pengereman regeneratif tak luput dari evaluasi ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:11 WIB

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:33 WIB

Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi

Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:42 WIB

Terkini

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:31 WIB

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus

Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:28 WIB

Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia

Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:23 WIB

Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia

Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:19 WIB

Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan

Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:16 WIB

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:12 WIB

×