- Kursi zero gravity di mobil listrik berisiko memicu submarining fatal saat kecelakaan.
- Tiongkok mulai mengevaluasi gagang pintu pop-out dan setir yoke karena masalah keselamatan.
- Regulator mendesak kembalinya tombol fisik untuk menggantikan fungsi krusial dari layar sentuh.
Back to Basic: Kembalinya Tombol Fisik
Menariknya, tren layar sentuh berukuran raksasa yang mendominasi dasbor mobil listrik kekinian juga mulai dibatasi.
Regulator mendorong pabrikan otomotif untuk mengembalikan fungsi tombol fisik pada area kontrol yang krusial.
Tujuannya sederhana: agar pengemudi bisa mengakses fitur darurat tanpa harus mengalihkan pandangan ke layar digital.
Sebagai pasar mobil listrik terbesar di dunia, langkah tegas Tiongkok ini jelas akan menciptakan efek domino.
Fitur-fitur mewah yang hari ini Anda lihat sebagai standar kemewahan masa depan, bisa jadi akan segera diharamkan atau dirombak total demi menjamin nyawa penumpang.