Negara Ini Siapkan Aturan yang Perbolehkan Berkendara Dalam Pengaruh Ganja Medis

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 08 Juni 2026 | 18:10 WIB
Negara Ini Siapkan Aturan yang Perbolehkan Berkendara Dalam Pengaruh Ganja Medis
Ilustrasi penggunaan ganja medis saat sedang berkendara mobil. (Foto: Ist)
baca 10 detik
  • Pemerintah New South Wales mengusulkan aturan baru yang mengizinkan pasien ganja medis mengemudi dengan ambang batas THC tertentu.
  • Pengemudi dengan kadar THC di atas 50 ng/mL akan dikenakan sanksi berupa denda dan penangguhan izin mengemudi.
  • Kebijakan ini mendapat dukungan akademisi sebagai terobosan, namun ditentang pihak oposisi karena dianggap kurang memiliki dasar ilmiah kuat.

Suara.com - Sebuah usulan baru dari pemerintah negara bagian New South Wales di Australia sedang menjadi sorotan tajam karena berpotensi mengubah aturan mengemudi yang memiliki resep ganja medis. Melalui proposal tersebut, pengguna ganja medis kemungkinan besar diizinkan untuk mengemudi secara legal meskipun terdapat kandungan THC dalam tubuh mereka.

Ganja medis memang telah legal di Australia selama satu dekade terakhir. Namun hingga saat ini, setiap pengendara yang memiliki resep resmi tetap menghadapi risiko dakwaan mengemudi di bawah pengaruh narkoba yang sama beratnya dengan pengguna rekreasional. Dalam aturan baru yang sedang digodok, individu yang menggunakan ganja medis akan diperbolehkan mengemudi selama kadar THC dalam air liur mereka tidak melebihi 50 nanogram per mililiter.

Sistem pengawasan yang diusulkan juga cukup ketat. Jika seorang pengemudi dinyatakan positif saat menjalani tes di pinggir jalan, mereka akan langsung dilarang mengemudi selama 24 jam. Pengendara tersebut juga diwajibkan memberikan sampel tambahan untuk pengujian laboratorium yang lebih mendalam. Apabila hasil laboratorium menunjukkan kadar di bawah ambang batas legal, mereka akan dibebaskan dari tuntutan.

Namun bagi mereka yang melampaui batas 50 ng/mL, hukuman akan diberikan secara bertahap. Pelanggar akan menerima dua kali peringatan terlebih dahulu sebelum tuntutan hukum diajukan pada pelanggaran ketiga. Sanksi yang menanti mencakup denda sebesar 704 dolar Australia serta penangguhan surat izin mengemudi minimal selama tiga bulan.

Seorang profesor madya dari Pusat Penelitian Kecelakaan Universitas Monash menilai langkah ini sebagai terobosan besar.

“Reformasi yang direncanakan ini merupakan kemajuan penting dalam menyeimbangkan keselamatan jalan raya dengan kebutuhan pengguna ganja medis , dengan pengamanan penting yang dibangun ke dalam sistem untuk melindungi integritas program penegakan hukum mengemudi di bawah pengaruh narkoba,” ujarnya, dikutip dari Carscoops, Senin (8/6/2026).

Meski demikian, usulan ini menghadapi tantangan besar dari pihak oposisi. Kellie Sloane selaku pemimpin partai oposisi dengan tegas menyatakan keberatannya terhadap kebijakan tersebut karena dianggap kurang memiliki dasar ilmiah yang kuat.

“Pemerintah dapat menetapkan angka sembarangan untuk jumlah miligram obat dalam tubuh, tetapi kita tahu bahwa setiap orang terpengaruh secara berbeda, gangguan yang mereka alami berbeda, dan sampai kita memiliki bukti ilmiah tentang hal itu, kita seharusnya tidak melanjutkan pemberlakuan undang-undang ini,” pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi China Dominasi Industri Otomotif Dunia Lewat Pabrik Mobil Listrik Berbasis AI

Strategi China Dominasi Industri Otomotif Dunia Lewat Pabrik Mobil Listrik Berbasis AI

Otomotif | Senin, 08 Juni 2026 | 16:10 WIB

Awas Bahaya Memaksa Mobil Jalan Ketika Muncul Gejala Ini saat Perjalanan Jauh

Awas Bahaya Memaksa Mobil Jalan Ketika Muncul Gejala Ini saat Perjalanan Jauh

Otomotif | Senin, 08 Juni 2026 | 13:15 WIB

Siapkan Dompet! Mitsubishi Sedang Racik Pajero Versi Mini, Mobil Listrik dan Xpander Generasi Baru

Siapkan Dompet! Mitsubishi Sedang Racik Pajero Versi Mini, Mobil Listrik dan Xpander Generasi Baru

Otomotif | Senin, 08 Juni 2026 | 11:24 WIB

Terkini

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:40 WIB

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:39 WIB

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:37 WIB

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:32 WIB

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:29 WIB

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:27 WIB

Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik  yang Paling Menguras Isi Dompet

Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik yang Paling Menguras Isi Dompet

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:25 WIB

4 Micellar Water dengan Dual Phase, Solusi Praktis Angkat Makeup Waterproof

4 Micellar Water dengan Dual Phase, Solusi Praktis Angkat Makeup Waterproof

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:24 WIB

Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?

Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?

Liks | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:20 WIB

Proses Syuting Selesai, The Lincoln Lawyer Siap Akhiri Kisah di Season 5

Proses Syuting Selesai, The Lincoln Lawyer Siap Akhiri Kisah di Season 5

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:15 WIB

×