- Hyundai tertangkap kamera sedang menguji mobil listrik Ioniq V versi produksi massal di wilayah China.
- Kendaraan ini menggunakan desain fastback futuristik dengan layar 4K serta pilihan motor listrik berperforma tinggi.
- Penggunaan baterai CATL dan sistem pengisian daya cepat bertujuan memperkuat daya saing global produsen otomotif Hyundai.
Suara.com - Raksasa otomotif asal Korea Selatan, Hyundai, kembali mencuri perhatian dunia lewat persiapan peluncuran model terbarunya yang diberi nama Ioniq V. Mobil listrik ini tertangkap kamera sedang menjalani pengujian di China dengan tampilan yang sangat mendekati versi produksi massal.
Berbeda dengan jajaran lini Ioniq yang sudah dipasarkan di Indonesia, model ini tampil dengan karakter yang lebih berani dan futuristik.
Melansir dari Carnewschina, Hyundai Ioniq V mengadopsi desain fastback yang menggabungkan elemen elegan sedan serta karakter sporty dari sebuah coupe. Estetika modern terlihat jelas dari garis bodi yang tegas, penggunaan pintu
tanpa bingkai (frameless), hingga gagang pintu semi tersembunyi yang menambah kesan aerodinamis.
Pada bagian belakang, lampu LED memanjang dari sisi ke sisi mempertegas identitas mobil masa depan tersebut serta dipadukan dengan bumper bergaya diffuser yang memberi sentuhan sporty. Kabin Hyundai Ioniq V menyuguhkan teknologi kelas atas dengan hadirnya layar ganda berukuran 27 inci yang memiliki resolusi 4K.
Panel masif ini terintegrasi ecara mulus dan didukung oleh fitur head-up display guna menjaga fokus
pengemudi selama perjalanan. Dari segi ukuran, mobil ini memiliki panjang 4.900 mm serta jarak sumbu roda mencapai 2.900 mm yang menjanjikan ruang interior lapang bagi penumpangnya.
Dapur pacunya tidak kalah menarik karena Hyundai menyediakan dua varian motor listrik dengan tenaga sebesar 190 hp dan 228 hp. Kendaraan ini dibangun di atas platform kelistrikan 800 volt yang menggunakan baterai dari produsen ternama CATL. Keunggulan utamanya terletak pada ketersediaan opsi Battery Electric Vehicle serta versi Extended Range Electric Vehicle untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang lebih luas di pasar internasional.
Meskipun spesifikasi teknis mendetail belum diungkap sepenuhnya ke publik, Hyundai memastikan bahwa model ini sudah mendukung teknologi pengisian daya sangat cepat. Langkah strategis ini menjadi senjata utama bagi brand tersebut untuk memperkuat dominasi serta daya saing di tengah ketatnya persaingan pasar mobil listrik saat ini.