- Daihatsu resmi memperkenalkan pembaruan Hijet Cargo dan Atrai tahun 2026 di Jepang dengan peningkatan fitur keselamatan dan teknologi.
- Kendaraan kei van ini menawarkan varian mesin turbo, transmisi CVT, sistem 4WD elektronik, hingga opsi mesin bertenaga listrik.
- Model terbaru yang dipasarkan khusus di Jepang ini tetap relevan karena dimensi kompak, efisiensi bahan bakar, dan harga terjangkau.
Suara.com - Daihatsu kembali memperbarui Hijet Cargo dan Atrai, dua kei van legendaris yang masih eksis di Jepang. Meski di Indonesia nama Hijet sudah lama hilang dari peredaran, di negeri asalnya mobil ini justru terus berevolusi.
Versi terbaru hadir dengan peningkatan fitur keselamatan, opsi mesin turbo, dan kini tersedia dengan sistem 4WD elektronik, menurut laporan Carscoops.
Pembaruan ini dilakukan oleh Daihatsu Motor Co., mengikuti jejak facelift pada Hijet Truck. Rival utamanya adalah Suzuki Every dan Every Wagon, sehingga Daihatsu harus memastikan Hijet tetap kompetitif di segmen kei van.
Model terbaru Daihatsu Hijet Cargo dan Atrai resmi diperkenalkan pada tahun 2026. Generasi saat ini sebenarnya sudah hadir sejak 2021, namun update kali ini fokus pada peningkatan fitur keselamatan dan varian yang lebih lengkap.
Hijet terbaru hanya dipasarkan di Jepang, tidak lagi masuk ke Indonesia seperti era 80–90an. Harga mulai dari Rp128,6 juta (USD 7.200) untuk Hijet Cargo Special RWD manual, hingga Rp225,5 juta (USD 12.600) untuk Atrai RS turbo 4WD.
Varian tertinggi Atrai Deck Van bahkan tembus Rp251,9 juta (USD 14.100). Ada juga versi listrik e-Hijet Cargo dan e-Atrai dengan harga Rp351,9 juta (USD 19.700).

Kei van seperti Hijet tetap populer di Jepang karena:
- Dimensi kompak cocok untuk jalan sempit perkotaan.
- Fitur praktis seperti varian Sloper untuk akses kursi roda dan Deck Van dengan bak kecil.
- Efisiensi mesin 660cc yang irit dan sesuai regulasi kei car.
- Harga terjangkau dibandingkan MPV atau SUV besar.
Hijet Cargo dan Atrai terbaru tetap memakai mesin 660cc dengan dua pilihan:
- Naturally aspirated bertenaga 46 hp.
- Turbocharged bertenaga 63 hp.
- Transmisi tersedia manual 5-percepatan atau CVT.
Tenaga bisa disalurkan ke roda belakang atau ke semua roda lewat sistem 4WD elektronik. Interior Atrai kini lebih modern dengan cluster digital “Active Multi Information Meter”, sementara Hijet Cargo masih mempertahankan panel analog.
Meski tidak dijual di Indonesia, kehadiran Hijet terbaru menunjukkan bagaimana Daihatsu masih serius menggarap segmen kei van di Jepang. Dengan fitur 4WD, mesin turbo, dan opsi listrik, Hijet tetap relevan bagi konsumen lokal yang membutuhkan kendaraan kompak, praktis, dan hemat biaya.