Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52 WIB
Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun
Mobil listrik BYD. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • Pemerintah Turki menangguhkan insentif pajak impor BYD karena keterlambatan pembangunan pabrik senilai 1 miliar dolar AS di Manisa.
  • Proyek pabrik berkapasitas 150.000 unit tersebut mangkrak sementara BYD justru memprioritaskan pembangunan fasilitas produksi di negara Hungaria.
  • Kementerian Perindustrian Turki mengancam BYD wajib mengembalikan seluruh insentif jika gagal memenuhi komitmen investasi sesuai perjanjian hukum.

Suara.com - Pemerintah Turki mengambil langkah tegas terhadap pabrikan mobil listrik asal China, BYD, akibat keterlambatan pembangunan pabrik senilai 1 miliar dolar AS. 

Otoritas setempat resmi menangguhkan pembebasan pajak impor bagi kendaraan BYD setelah proyek yang dijanjikan tak kunjung menunjukkan kemajuan fisik di lapangan.

Kementerian Perindustrian dan Teknologi Turki memperingatkan bahwa BYD terancam wajib mengembalikan seluruh insentif yang telah dinikmati selama ini.

Langkah drastis ini diambil karena investasi besar di wilayah Manisa yang diharapkan menjadi pusat produksi kendaraan listrik masih jalan di tempat.

"Karena tidak ada progress selama beberapa waktu, kami menangguhkan insentif yang telah digunakan perusahaan sejak awal tahun 2026," kata pejabat kementerian yang dikutip dari Nikkei Asia.

Pejabat tersebut juga menegaskan komitmen hukum yang harus dipenuhi oleh pihak BYD sebagai konsekuensi kesepakatan.

"Perjanjian investasi dengan perusahaan, syarat, kewajiban, dan jaminannya masih berlaku,. Jika investasi tidak selesai, perusahaan wajib mengembalikan insentif, berdasarkan pengaturan hukum dan komitmen yang telah mereka buat," lanjutnya.

Deretan robot sedang memproduksi mobil di Pabrik BYD di Changzhou, China pada Senin (4/3/2024). [Dok BYD Motor Indonesia]
Deretan robot sedang memproduksi mobil di Pabrik BYD di Changzhou, China pada Senin (4/3/2024). [Dok BYD Motor Indonesia]

Pada Juli 2024, BYD sebenarnya telah sepakat membangun pusat penelitian serta pabrik dengan kapasitas 150.000 kendaraan listrik per tahun.

Pabrik BYD diproyeksikan menyerap 5.000 tenaga kerja dan mulai beroperasi pada akhir 2026.

baca juga

Sebagai imbalan, Turki memberikan karpet merah berupa pembebasan pajak impor dan kemudahan regulasi layanan purnajual.

Namun, konstruksi di Manisa belum dimulai sama sekali hingga memicu kekhawatiran serius di internal pemerintahan serta kritik dari parlemen oposisi. Situasi ini kian memanas setelah muncul laporan bahwa BYD memiliki prioritas wilayah lain.

Wakil Presiden Eksekutif BYD Stella Li menyatakan fokus utama perusahaan saat ini adalah pabrik di Hungaria yang ditargetkan beroperasi akhir tahun ini.

Mengenai ketidakpastian di Turki, Stella Li memberikan sinyal penundaan tanpa kepastian jadwal dan menyebut prioritas kedua perusahaan adalah mencari fasilitas produksi lain di Eropa.

Hingga saat ini, pihak perusahaan masih belum memberikan komentar resmi terkait ancaman sanksi pengembalian insentif dari pemerintah Turki akibat pabrik BYD yang tak kunjung dibangun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan

Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 15:11 WIB

Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China

Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 11:24 WIB

Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid

Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:19 WIB

Terkini

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×