- Bridgestone mengimbau masyarakat memeriksa kondisi ban mobil sebelum melakukan perjalanan liburan sekolah demi menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara.
- Mukiat Sutikno menekankan pentingnya mengecek tekanan angin dan kedalaman alur ban agar kendaraan optimal selama menempuh perjalanan jauh.
- Pengemudi disarankan beristirahat setiap dua jam dan menerapkan perilaku berkendara aman untuk mencegah kecelakaan serta kerusakan teknis kendaraan.
Suara.com - Menjelang musim libur sekolah, mobilitas warga di kota-kota besar Indonesia diprediksi meningkat tajam. Aktivitas perjalanan jauh bersama keluarga menuju berbagai destinasi wisata menuntut kesiapan kendaraan yang optimal.
PT Bridgestone Tire Indonesia mengimbau masyarakat untuk melakukan pengecekan menyeluruh, terutama pada ban mobil, demi menjaga keamanan dan kenyamanan di jalan raya.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menekankan bahwa persiapan matang adalah kunci utama keselamatan saat melakukan perjalanan keluarga.
“Momentum liburan sekolah yang diiringi peningkatan mobilitas masyarakat menjadi pengingat pentingnya mempersiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Melalui tips ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan, khususnya ban mobil, serta menerapkan kebiasaan berkendara yang aman. Persiapan yang baik dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih nyaman sekaligus mengurangi risiko di jalan,” ujar Mukiat, Senin (15/6/2026).
Bridgestone membagikan beberapa langkah krusial sebelum memulai road trip. Pengendara wajib memeriksa tekanan angin ban utama dan cadangan menggunakan alat ukur presisi.
Hal ini sangat vital bagi pengguna mobil listrik karena bobot kendaraan yang lebih berat memerlukan tekanan ban yang tepat. Selain itu, kedalaman alur ban harus dipastikan berada di atas batas aman 1,6 milimeter serta bebas dari benjolan atau benda tajam.

Saat berada di perjalanan, perilaku berkendara yang halus menjadi faktor penentu efisiensi bahan bakar maupun baterai. Pengemudi disarankan menghindari akselerasi agresif dan lebih waspada terhadap pengguna jalan lain.
Untuk mencegah kelelahan atau microsleep, terapkan aturan istirahat setiap dua jam atau setelah menempuh jarak 200 kilometer. Tidur singkat selama 15 menit dianggap sebagai solusi paling efektif untuk memulihkan konsentrasi.
Jika terjadi kondisi darurat seperti ban bocor, segera nyalakan lampu hazard dan pasang segitiga pengaman di tempat yang aman. Khusus bagi pemilik mobil listrik, sangat disarankan menggunakan jasa towing atau derek gendong guna menghindari kerusakan pada sistem penggerak.
Masyarakat dapat mengunjungi Toko Model Bridgestone atau bengkel terpercaya untuk memastikan kondisi ban mobil dalam keadaan prima sebelum berangkat. Langkah antisipasi ini diharapkan dapat meminimalisir risiko gangguan teknis selama menikmati masa liburan bersama keluarga.