- Gazgas Indonesia merupakan produsen motor lokal asal Surabaya yang berdiri sejak 2013 untuk menyediakan alternatif motor trail terjangkau.
- Produk Gazgas Hummer Pro 150 Reborn Supermoto dijual seharga Rp 26,5 juta, jauh lebih ekonomis dibandingkan kompetitor pabrikan Jepang.
- Meski memiliki tenaga kompetitif di kelas 150cc, Gazgas unggul dengan penyematan suspensi depan tipe upside down secara standar.
Suara.com - Dunia otomotif tanah air saat ini mungkin perlu menoleh pada sebuah pilihan menarik bagi para pecinta petualangan melalui brand local pride Gazgas Indonesia.
Sejak kehadirannya di Surabaya pada tahun 2013, Gazgas terus berupaya menjadi jawaban bagi konsumen yang mendambakan motor trail berkualitas prima namun dengan harga yang lebih bersahabat di kantong.
Daya tarik utama dari Gazgas Hummer Pro 150 Reborn Supermoto tentu saja terletak pada aspek harganya yang sangat kompetitif.
Harga Hummer Pro 150 Reborn vs motor trail Jepang
Motor ini dibanderol dengan harga Rp 26,5 juta dengan status off-the-road. Jika kita membandingkannya dengan motor trail 150cc dari pabrikan Jepang, selisihnya cukup terasa di dompet.
Sebagai gambaran, Kawasaki KLX150 saat ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp 38,6 juta, sementara Honda CRF150L berada di angka Rp 37,9 jutaan.
Bahkan, bagi Anda yang mengincar Yamaha WR 155 R, Anda harus menyiapkan dana sekitar Rp 40,7 jutaan.
Selisih harga belasan juta rupiah ini membuat Gazgas seolah berada di kelas harga skuter matik populer seperti Honda Vario, namun dengan kemampuan melibas medan off-road yang tidak kalah gagah.

Seberapa kompetitif performanya?
Masuk ke aspek performa, perbandingan tenaga dan torsi di kelas motor trail 150cc ini memang cukup kompetitif.
Gazgas Hummer Pro 150 dibekali mesin 149 cc SOHC berpendingin udara yang mampu memuntahkan tenaga maksimal sebesar 8,6 kW pada 8500 Rpm dan torsi 10 Nm pada 7500 Rpm.
Angka tenaga ini sebenarnya identik dengan Kawasaki KLX150 yang juga menghasilkan 8,6 kW, meskipun KLX sedikit lebih unggul di sektor torsi yakni 11,3 Nm.
Jika dibandingkan dengan Honda CRF150L, motor lansiran Honda ini memiliki performa yang lebih berisi dengan tenaga 9,51 kW dan torsi 12,43 Nm berkat penggunaan sistem injeksi PGM-Fi.
Sementara itu, Yamaha WR 155 R tetap menjadi raja performa di kelasnya dengan tenaga mencapai 12,3 kW dan torsi 14,3 Nm karena sudah didukung teknologi VVA serta sistem pendingin cairan.
Meskipun di atas kertas Gazgas berada di posisi paling ramping soal tenaga, kelebihannya terletak pada sektor kaki-kaki yang sudah menggunakan suspensi depan tipe upside down secara standar untuk menunjang handling yang stabil.
Gazgas motor buatan mana?
Bagi yang belum mengenal siapa Gazgas sebenarnya, mereka adalah perusahaan manufaktur asli Indonesia yang bergerak di bidang desain, perakitan, dan distribusi berbagai jenis motor trail, mini moto, hingga special engine.
Perjalanan bisnis mereka dimulai pada tahun 2013 dengan bengkel perakitan di daerah Banyu Urip, Surabaya.
Keseriusan mereka dalam menggarap pasar motor trail terbukti dengan pembukaan showroom pertama di Pasuruan, Jawa Timur, yang terintegrasi dengan layanan purna jual, meski namanya sering bikin orang salah terka dengan mengira motor ini semerek dengan Gas Gas dari Spanyol.