KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 30 Juni 2026 | 15:59 WIB
KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik
Kementerian Lingkungan Hidup sedang menyiapkan regulasi pengelolaan limbah baterai kendaraan listrik untuk mengantisipasi potensi pencemaran lingkungan di masa depan. (SUARA.com/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • Kementerian Lingkungan Hidup sedang menyiapkan regulasi pengelolaan limbah baterai kendaraan listrik untuk mengantisipasi potensi pencemaran lingkungan di masa depan.
  • Menteri Jumhur Hidayat menyampaikan persiapan regulasi ini dilakukan di Jakarta pada Selasa, 30 Juni 2026 sebagai langkah antisipasi.
  • Pemerintah berupaya mengintegrasikan sistem pengelolaan limbah yang memadai serta memanfaatkan teknologi guna menekan emisi selama transisi energi berlangsung.

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mulai menyiapkan regulasi pengelolaan limbah baterai kendaraan listrik sebagai langkah antisipasi meningkatnya penggunaan mobil listrik di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengatakan aturan tersebut disiapkan agar limbah baterai kendaraan listrik tidak menimbulkan persoalan lingkungan ketika jumlah kendaraan listrik terus bertambah.

"Sekarang ini kita sedang mempersiapkan juga peraturan tentang bagaimana mengelola, karena ini kan baru akan kelihatan mungkin dua tiga tahun ke depan, soal waste dari baterai dan barang yang lain-lain. Nah ini sekarang kita persiapkan," kata Jumhur dalam diskusi di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Menurut Jumhur, pemerintah menyadari transisi dari energi fosil menuju kendaraan listrik harus dibarengi dengan sistem pengelolaan limbah yang memadai agar manfaat pengurangan emisi tidak memunculkan persoalan baru di kemudian hari.

Ia menjelaskan perkembangan teknologi juga membuka peluang agar baterai kendaraan listrik dapat dimanfaatkan kembali sebelum menjadi limbah.
"Sekarang ada yang mengatakan juga baterai itu bisa di-reuse, dengan teknologi tertentu akan jadi 80 persen, 90 persen.

"Tapi apapun yang ketika jadi waste, kita akan siapkan. No worry lah, itu akan ada jalan keluarnya," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Jumhur menyebut transisi energi tidak hanya dilakukan melalui peralihan dari bahan bakar fosil ke energi baru, tetapi juga melalui pemanfaatan teknologi yang mampu menekan emisi.

"Mengganti energi fosil, transisi energi itu satu hal. Tapi kalau ada teknologi yang bisa memastikan bahwa emisi itu bisa habis atau sangat ekstrem berkurang, maka itu juga harus kita apresiasi. Jadi, energi transisi melalui teknologi," ucapnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan China Kembangkan Baterai Kendaraan Baru, Isi Daya Super Kencang

Ilmuwan China Kembangkan Baterai Kendaraan Baru, Isi Daya Super Kencang

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ini Perbedaan Tipe EV Charger, Sesuaikan dengan Kapasitas Baterai Kendaraan Anda!

Ini Perbedaan Tipe EV Charger, Sesuaikan dengan Kapasitas Baterai Kendaraan Anda!

Otomotif | Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:01 WIB

Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Meningkat Hampir Tiga Kali Lipat pada Nataru 2025/2026

Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Meningkat Hampir Tiga Kali Lipat pada Nataru 2025/2026

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 13:47 WIB

Pembeli Baterai Kendaraan Listrik Buatan Karawang Mayoritas Perusahaan Lokal

Pembeli Baterai Kendaraan Listrik Buatan Karawang Mayoritas Perusahaan Lokal

Otomotif | Senin, 30 Juni 2025 | 21:04 WIB

Bahlil Ungkap Keuntungan RI Punya Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Bahlil Ungkap Keuntungan RI Punya Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 08:51 WIB

Terkini

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:48 WIB

Indomobil Perkenalkan Changan Deepal S05 SUV Listrik Penantang Baru di Pasar Otomotif Nasional

Indomobil Perkenalkan Changan Deepal S05 SUV Listrik Penantang Baru di Pasar Otomotif Nasional

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:40 WIB

Perbedaan Yamaha Gear Ultima dan Gear 125, Harga Bekasnya Lebih Menggoda dari BeAT

Perbedaan Yamaha Gear Ultima dan Gear 125, Harga Bekasnya Lebih Menggoda dari BeAT

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:11 WIB

Solar B50 Dijual Besok, Aman untuk Mobil dan Genset? Pakar Jelaskan Faktanya

Solar B50 Dijual Besok, Aman untuk Mobil dan Genset? Pakar Jelaskan Faktanya

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:34 WIB

Volkswagen Berguncang, Ducati akan Keluar dari Naungan VW Grup?

Volkswagen Berguncang, Ducati akan Keluar dari Naungan VW Grup?

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:08 WIB

Alasan Mengemudi Mobil Manual Lebih Sehat untuk Otak Ketimbang Transmisi Matik

Alasan Mengemudi Mobil Manual Lebih Sehat untuk Otak Ketimbang Transmisi Matik

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:10 WIB

Ribuan Unit Chery Tiggo 8 Pro Max Ditarik Akibat Masalah Pada Sistem Rem

Ribuan Unit Chery Tiggo 8 Pro Max Ditarik Akibat Masalah Pada Sistem Rem

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:49 WIB

B50 untuk Mobil Apa Saja? BBM Baru yang Katanya Akan Dirilis 1 Juli 2026

B50 untuk Mobil Apa Saja? BBM Baru yang Katanya Akan Dirilis 1 Juli 2026

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:08 WIB

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 20:54 WIB

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 18:55 WIB

×