- Toyota menghentikan produksi GR Supra di Austria yang memicu lonjakan permintaan hingga 71,9 persen di Amerika Serikat.
- Penjualan Toyota GR86 mengalami penurunan minat drastis sebesar 26,2 persen di pasar global selama tahun 2026.
- Penjualan total Toyota meningkat 11,2 persen pada Juni 2026, didorong dominasi kendaraan listrik dan model hibrida populer.
Suara.com - Toyota GR Supra memberikan kejutan besar pada peta persaingan mobil sport dunia meski produksinya telah resmi dihentikan. Fenomena kelangkaan tampaknya justru memicu lonjakan permintaan yang sangat signifikan dari para loyalis merek asal Jepang ini. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan nasib sang adik yakni GR86 yang justru mengalami penurunan minat secara drastis di pasar global.
Sepanjang enam bulan pertama tahun 2026, Toyota mencatatkan pengiriman sebanyak 2.116 unit GR Supra di Amerika Serikat. Angka tersebut menunjukkan lonjakan tajam sebesar 71,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Berakhirnya masa produksi di pabrik Graz Austria pada musim semi tahun ini menjadi pemicu utama para pembeli berebut mendapatkan sisa stok sebelum benar-benar menghilang dari pasar.
Situasi ironis terlihat pada performa penjualan GR86 yang menceritakan kisah sangat berbeda. Meskipun harganya jauh lebih murah dan unitnya masih terus diproduksi, minat konsumen justru mendingin. Pengiriman model ini sepanjang tahun berjalan turun 26,2 persen menjadi hanya 4.007 unit. Data ini menegaskan bahwa kepastian produksi dan harga terjangkau tidak selalu mampu mengalahkan nilai prestise serta faktor eksklusivitas sebuah mobil sport legendaris.
Secara keseluruhan kinerja Toyota tetap berada di jalur positif dengan kenaikan total 11,2 persen pada Juni 2026. Menariknya kendaraan listrik dan elektrifikasi kini menyumbang lebih dari 57 persen dari total penjualan. Model seperti RAV4 Hybrid bahkan mencatatkan bulan terbaik sepanjang masa yang membuktikan dominasi teknologi hibrida semakin tak terbendung di kota-kota besar.
Selain Toyota GR Supra, beberapa model lain juga menunjukkan performa variatif di tengah ketersediaan stok yang terbatas. Highlander Hybrid mengalami peningkatan sebesar 48,9 persen sementara 4Runner melesat hingga 141 persen. Di sisi lain sedan klasik seperti Camry tetap melaju dengan kenaikan 15,3 persen yang sekaligus membuktikan bahwa pasar masih sangat meminati kendaraan fungsional dengan reputasi keandalan yang terpercaya.