Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 12 Juli 2026 | 15:00 WIB
Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026
Ilustrasi STNK.
baca 10 detik
  • Masyarakat dapat melunasi pajak kendaraan secara daring melalui aplikasi untuk mendapatkan dokumen sah elektronik TBPKP dengan QR code.
  • Dokumen TBPKP digital perlu diunduh dari aplikasi transaksi lalu dicetak mandiri menggunakan kertas tebal sesuai ukuran presisi.
  • Bukti cetak elektronik ini wajib disimpan bersama STNK asli sebagai bukti sah pembayaran pajak tahunan bagi pemilik kendaraan.

Suara.com - Kemudahan membayar pajak kendaraan bermotor secara daring kini sudah menjadi gaya hidup para pemilik mobil dan motor di tanah air.

Lewat platform seperti aplikasi SIGNAL, Sapawarga, hingga mobile banking, urusan kewajiban pajak bisa tuntas dalam hitungan menit tanpa harus menginjakkan kaki di kantor Samsat.

Namun, satu pertanyaan besar sering muncul setelah saldo terpotong: bagaimana cara mendapatkan bukti pengesahannya?

Jawabannya terletak pada dokumen digital yang disebut e-TBPKP atau elektronik Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran.

Dokumen ini merupakan bukti sah bahwa Anda telah melunasi pajak kendaraan tahunan dan berfungsi sebagai pengganti cap atau stempel basah yang biasanya didapat di loket fisik.

Berkat sistem QR Code unik yang terhubung langsung dengan database Korlantas Polri, dokumen ini memiliki kekuatan hukum yang sama kuatnya dengan cetakan manual.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengunduh file tersebut melalui aplikasi tempat Anda bertransaksi, misalnya aplikasi SIGNAL.

Ilustrasi STNK. (Wuling.Id)
Ilustrasi STNK

Masuklah ke menu riwayat transaksi dan cari status pembayaran yang sudah dinyatakan berhasil. Di sana, akan tersedia opsi untuk mengunduh dokumen pengesahan dalam format PDF.

Perlu diingat bahwa tautan unduhan ini biasanya memiliki masa berlaku maksimal 30 hari, jadi pastikan Anda segera menyimpannya ke memori ponsel.

baca juga

Agar hasilnya maksimal dan terlihat profesional saat diperiksa petugas di jalan, proses pencetakan disarankan tidak dilakukan langsung dari ponsel.

Pindahkan file PDF tersebut ke laptop atau PC agar pengaturan skala cetak lebih presisi. Salah satu trik penting agar tampilannya serupa dengan lembar pajak asli adalah dengan mengatur ukuran cetak menjadi 23 x 7,5 cm.

Gunakan kertas HVS dengan ketebalan minimal 90 gram atau kertas buffalo putih supaya dokumen tidak mudah lecek dan QR Code tetap tajam saat dipindai.

Penting bagi setiap pemilik kendaraan untuk memahami bahwa e-TBPKP yang dicetak sendiri ini adalah pendamping STNK asli, bukan penggantinya.

STNK tetap menjadi identitas utama kendaraan yang wajib dibawa, sementara hasil cetak e-TBPKP berfungsi sebagai bukti bahwa pajaknya sudah diperpanjang untuk tahun berjalan.

Keduanya harus disimpan bersama dalam satu plastik mika agar praktis saat dibutuhkan.

Terkait hal ini, situs resmi Daihatsu juga mengingatkan para pemilik kendaraan untuk selalu teliti terhadap masa berlaku dokumen mereka.

"Selain rutin membayar dan mengesahkan pajak kendaraan, jangan lupa cek juga masa berlaku STNK lima tahunan dan pastikan dokumen kendaraan kesayanganmu selalu lengkap saat berkendara."

Proses cetak mandiri ini tentu menjadi solusi efisien bagi masyarakat usia produktif yang memiliki jadwal padat.

Selain menghemat waktu, validasi digital lewat pemindaian QR Code membuat risiko pemalsuan dokumen menjadi lebih kecil.

Selama data NIK dan nomor HP di aplikasi sudah sesuai dengan KTP pemilik asli, proses ini dijamin lancar tanpa kendala administratif.

Jadi, setelah melakukan pembayaran pajak hari ini, segera buka laptop Anda dan cetak bukti sahnya agar perjalanan tetap aman dan tenang di jalan raya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:35 WIB

Daftar 10 Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

Daftar 10 Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:27 WIB

Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan

Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia

Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 15:10 WIB

Terkini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

×