- Presiden Prabowo Subianto berencana meluncurkan motor listrik nasional buatan anak bangsa dengan merek baru pada 13 Agustus 2026.
- PT Pindad menegaskan tidak terlibat dalam proyek motor listrik tersebut karena difokuskan khusus untuk mengembangkan kendaraan jenis mobil.
- Indonesia sebelumnya telah memiliki beberapa merek motor listrik nasional seperti Gesits, Maka Motors, Electro, dan Polytron.
Motor ini kemudian dikembangkan serius di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan pada 2021 bahkan sudah diekspor ke Senegal.
PT Gesits memiliki pabrik di Cileungsi, di pinggir Jakarta tidak jauh dari kediaman Presiden Prabowo di Sentul, Bogor. Faktanya motor listrik Gesits banyak digunakan oleh para ojek online.
Kedua adalah PT Kendaraan Listrik Nusantara (KLN) dengan merek Maka Motors. Berdiri pada 2022, perusahaan ini dilahirkan oleh dua pengusaha dan insinyur muda Indonesia: Raditya Wibowo dan Arief Fadillah. Menurut keduanya motor ini dirancang, dikembangkan dan diproduksi oleh anak-anak bangsa.
Produk pertama mereka Maka Cavalry diluncurkan pada tahun lalu dan mendapat sambutan cukup luas di Indonesia. Maka Motors juga sudah memiliki pusat R&D di Indonesia - sesuatu yang cukup jarang ditemukan di Tanah Air.
Maka Motors juga memiliki pabrik di Cikarang, Jawa Barat dengan kapasitas produksi 100.000 unit per tahun.
Tapi dalam beberapa kesempatan belum lama ini pendiri Maka Motors mengeluh penjualan motor listrik di Indonesia anjlok karena belum jelasnya kebijakan pemerintah terkait insentif.
Ia mengatakan motor listrik nasional sukar berkembang karena belum sepenuhnya didukung oleh pemerintah, termasuk dalam bentuk pemberian insentif seperti yang diberikan oleh pemerintahan sebelumnya.
Selain itu masih ada juga beberapa merek motor listrik nasional lainnya seperti Electro dari PT Mobil Anak Bangsa, perusahaan otomotif nasional yang mengembangkan bus, truk dan mobil listrik di Indonesia. Ada juga Polytron yang kini telah menjual jajaran motor listrik Fox dan mobil listrik. Polytron bahkan memiliki sejumlah pabrik di Jawa Tengah.