Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:05 WIB
Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film
Ilusttrasi mobil modern. (Foto: Ferrari)
baca 10 detik
  • Pakar keamanan siber menyatakan peretas sangat sulit mengambil alih komponen vital kendaraan modern secara langsung.
  • Investigasi di Norwegia menemukan produsen bus listrik China memiliki akses jarak jauh ke sistem kendaraan.
  • Ancaman nyata meliputi pelumpuhan armada kendaraan massal secara jarak jauh serta potensi pencurian data pengguna.

Suara.com - Mobil modern kini semakin canggih berkat konektivitas internet dan pembaruan perangkat lunak secara over-the-air atau OTA. Namun di balik kemudahan tersebut muncul kekhawatiran besar mengenai aspek keamanan siber yang menyasar pengguna jalan di berbagai kota besar.

Melansir Carscoops, para pakar keamanan siber menilai sistem kendaraan modern sebenarnya memiliki berlapis pengamanan. Kondisi ini membuat peretas sangat sulit untuk mengakses komponen vital seperti kemudi, rem, atau pedal gas secara langsung. Ancaman terbesar sebenarnya bukanlah hacker yang mengambil alih setir atau mengendalikan mobil dari jarak jauh seperti yang sering digambarkan dalam adegan film aksi.

Sebaliknya, risiko yang jauh lebih realistis adalah kendaraan dilumpuhkan dari jarak jauh atau data sensitif penggunanya dicuri. Kekhawatiran tersebut mencuat setelah investigasi di Norwegia menemukan produsen bus listrik asal China masih memiliki akses jarak jauh ke beberapa sistem kendaraan melalui jaringan seluler.

Berdasarkan laporan tersebut, skenario yang paling dikhawatirkan bukan kendaraan dibajak saat sedang melaju di jalan raya. Ancaman utama justru menyasar armada transportasi, kendaraan logistik, atau ribuan mobil listrik yang tidak dapat dioperasikan secara massal akibat serangan siber. Serangan semacam itu juga berpotensi mengganggu proses pengisian daya baterai hingga pencurian data jutaan kendaraan yang terhubung ke jaringan internet.

Di sisi lain, konektivitas internet sebenarnya juga memberikan keuntungan nyata bagi pemilik. Produsen dapat mengirim pembaruan perangkat lunak untuk menutup celah keamanan tanpa kendaraan harus datang ke bengkel resmi. Namun seiring bertambahnya fitur yang terhubung ke internet, produsen kendaraan dituntut untuk terus memperbarui sistem keamanan mereka agar tidak dimanfaatkan oleh peretas yang mengincar kelengahan sistem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

Sistem Infotainment Mobil Modern Dinilai Mengancam Keselamatan Berkendara

Sistem Infotainment Mobil Modern Dinilai Mengancam Keselamatan Berkendara

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 16:52 WIB

Penelitian: Penggunaan Tombol Fisik di Mobil Dinilai Lebih Mudah Dibandingkan Layar Sentuh

Penelitian: Penggunaan Tombol Fisik di Mobil Dinilai Lebih Mudah Dibandingkan Layar Sentuh

Otomotif | Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:08 WIB

Terkini

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

×