- Pekerja dan mahasiswa mencari motor matic bekas ringan seperti Honda BeAT dan Yamaha Mio untuk menembus kemacetan kota.
- Artikel merekomendasikan lima pilihan motor matic bekas ringkas yang menawarkan tenaga handal, keiritan bahan bakar, serta kapasitas bagasi fungsional.
- Pakar YouTube AP MBENGKEL MOTOR menyarankan pembeli membandingkan tarikan dan suara mesin dengan unit sehat sebelum bertransaksi.
Suara.com - Di tengah padatnya volume kendaraan di jalanan, kebutuhan akan motor matic yang ringan dan mudah dikendalikan menjadi solusi yang paling dicari.
Tidak heran jika banyak orang kini berburu motor bekas yang ringkas agar tetap bisa gesit bergerak tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga, terutama saat harus parkir di lahan sempit atau melakukan manuver di gang-gang kecil.
Fenomena pencarian motor matic kompak ini menjawab pertanyaan mengapa unit seperti Honda BeAT atau Yamaha Mio tetap menjadi primadona meski sudah banyak model baru bermunculan.
Dengan memilih motor yang tepat, mobilitas harian menjadi lebih efisien dan rasa lelah akibat menahan beban motor yang berat bisa diminimalisir secara signifikan.
Memilih motor matic berbobot ringan tentu memiliki sisi positif dan negatif yang perlu dipertimbangkan.
Keunggulan utamanya adalah kelincahan (agility) yang luar biasa, kemudahan dalam pengendalian bagi pemula, hingga konsumsi bahan bakar yang cenderung lebih irit karena beban mesin yang tidak terlalu berat.
Namun, sisi negatifnya adalah motor tipe ini biasanya terasa kurang stabil saat dipacu dalam kecepatan tinggi atau saat berpapasan dengan kendaraan besar di jalan terbuka.
Selain itu, beberapa model dengan bodi mungil sering kali memiliki kapasitas bagasi yang terbatas.
Berikut adalah 5 rekomendasi motor matic ringan dan mudah dikendarai yang bisa Anda jadikan pilihan:
1. Honda BeAT (Seri Karbu & FI)

Motor ini adalah skuter paling populer di tanah air berkat bobotnya yang sangat ringan, sehingga sangat mudah dikendalikan oleh siapa pun.
Untuk varian FI generasi awal, mesin 108,2 cc miliknya mampu menghasilkan tenaga 8,5 PS dan torsi 8,7 Nm.
Unit bekasnya dibanderol mulai dari Rp4 juta hingga Rp16 juta tergantung tahun dan kondisi.
Meskipun ramping, bagasi pada model FI 2012 sudah berkapasitas 11,2 liter, cukup untuk menyimpan jas hujan dan peralatan kecil lainnya.
2. Yamaha Mio M3 125

Jika Anda menginginkan tenaga lebih besar namun tetap dalam bodi yang ramping, Mio M3 adalah jawabannya.
Mengusung teknologi Blue Core 125 cc, motor ini menghasilkan tenaga 9,25-9,52 PS dan torsi 9,6 Nm. Harga bekasnya berada di rentang Rp10 juta hingga Rp14 juta untuk tahun produksi 2017-2021.
Dengan berat yang proposional, motor ini juga menyediakan kapasitas bagasi sebesar 10,1 liter yang fungsional untuk pemakaian harian.
3. Suzuki Address FI
![Suzuki Address. [suzuki]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/20/83140-suzuki-address.jpg)
Bagi Anda yang mengutamakan akomodasi barang tanpa mau motor yang bongsor, Address FI adalah pilihan cerdas.
Meski fisiknya kompak, motor bermesin 110-113 cc ini memiliki bagasi terluas di kelasnya mencapai 20,6 liter yang mampu menelan helm full-face.
Tenaganya berada di angka 8,7-9,1 PS dengan torsi hingga 10 Nm. Anda bisa meminang unit sekennya di harga Rp5 juta hingga Rp13,5 juta.
4. Honda Vario 110 eSP

Motor ini dikenal sangat ringan dan memiliki posisi berkendara yang nyaman untuk postur tubuh orang Indonesia. Mesin 110 cc eSP miliknya menyemburkan tenaga 8,7 PS dan torsi 9,1 Nm.
Keunggulan lainnya adalah kapasitas bagasi sebesar 18 liter yang sangat luas untuk menyimpan berbagai kebutuhan kerja atau kuliah.
Di pasar motor bekas, harganya stabil di kisaran Rp11 juta hingga Rp13 juta untuk unit tahun 2014-2016.
5. Yamaha FreeGo 125

FreeGo menawarkan kepraktisan tingkat tinggi dengan dek kaki rata dan bagasi super besar mencapai 25 liter, setara dengan motor kelas NMAX.
Meski bagasinya raksasa, motor ini tetap mudah dikendarai karena desainnya yang ringkas dan ban yang lebar untuk kestabilan ekstra.
Mesin 125 cc miliknya menghasilkan tenaga sekitar 9,3 hp dengan torsi 9,5 Nm. Harga bekasnya cukup bervariasi mulai dari Rp7 juta hingga Rp19 juta.
Kata Mekanik sebelum Deal Beli Motor
Untuk memastikan Anda mendapatkan unit matic bekas yang sehat, penting untuk melakukan pengecekan mendalam.
AP, seorang mekanik dari kanal YouTube AP MBENGKEL MOTOR, memberikan tips krusial agar tidak tertipu.
Ia menyarankan calon pembeli untuk meminjam motor sejenis yang kondisinya masih sehat sebagai standar pembanding.
"Saya sarankan teman-teman minjem motor temen dulu yang sehat. Nah itu teman-teman coba dulu tarikannya seperti apa responsifnya, terus suara mesin seperti apa, terus dilepas setang seperti apa. Nanti buat perbandingan ketika teman-teman mau membayari motor yang mau dibeli itu," ungkap AP.
Ia juga menekankan pentingnya mengecek apakah mesin mengeluarkan asap (ngebul) dengan cara menggeber gas berulang kali saat mesin menyala, serta memeriksa kondisi CVT agar tarikan motor tetap halus dan responsif.