RI Kejar Perjanjian Dagang dengan AS, Budi Santoso: Jangan Sampai Pasar Ekspor Hilang

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:56 WIB
RI Kejar Perjanjian Dagang dengan AS, Budi Santoso: Jangan Sampai Pasar Ekspor Hilang
Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan Amerika Serikat masih menjadi negara penyumbang surplus perdagangan terbesar bagi Indonesia. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • RI kejar ART demi amankan pasar ekspor Amerika Serikat.
  • Surplus dagang RI-AS capai US$18,11 miliar, terbesar.
  • AS menyerap 11,1% ekspor RI, akses pasar harus dijaga.

Suara.com - Indonesia semakin serius mengejar Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat demi mengamankan akses ke pasar ekspor terbesar sekaligus menjaga surplus perdagangan yang selama ini menjadi penopang neraca dagang nasional.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan Amerika Serikat masih menjadi negara penyumbang surplus perdagangan terbesar bagi Indonesia. Karena itu, pemerintah memandang penting adanya perjanjian dagang yang dapat memberikan kepastian akses pasar bagi produk-produk Indonesia.

"Sampai dengan Januari-Juni, surplus terbesar kita tetap ke Amerika. Tahun lalu kita surplus 18,11 miliar dolar AS. Artinya, surplus terbesar kita itu masih ke Amerika, nomor dua India," kata Budi di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Selain menjadi penyumbang surplus terbesar, Amerika Serikat juga menyerap sekitar 11,1 persen dari total ekspor Indonesia. Menurut Budi, besarnya pangsa pasar tersebut membuat Indonesia tidak memiliki pilihan selain terus memperkuat hubungan dagang dengan Negeri Paman Sam.

"Artinya bahwa memang kita sangat membutuhkan pasar Amerika," ujarnya.

Budi mengungkapkan Indonesia sebenarnya telah merintis pembahasan kerja sama perdagangan dengan Amerika Serikat sejak 1996 melalui Trade and Investment Framework Agreement (TIFA). Namun, selama hampir tiga dekade, berbagai perundingan yang dilakukan belum pernah menghasilkan kesepakatan perdagangan yang konkret.

"Itu wadah untuk melakukan perjanjian dagang, tetapi setiap perundingan dengan Amerika selalu gagal," ucapnya.

Menurut Budi, momentum pembentukan Agreement on Reciprocal Trade (ART) menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk mempertahankan bahkan memperluas pangsa ekspor di pasar Amerika. Keberadaan ART juga diyakini dapat meningkatkan daya tarik Indonesia di mata investor global yang ingin menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk menembus pasar Amerika maupun Eropa.

"ART itu kesempatan besar bagi kita. Justru kita harus ada perjanjian dengan Amerika karena pasar kita di sana sangat besar," katanya.

baca juga

Ia menegaskan pemerintah tidak ingin kehilangan pasar ekspor bernilai puluhan miliar dolar tersebut. Nilai ekspor Indonesia ke Amerika yang mencapai sekitar 25,9 miliar dolar AS dinilai terlalu besar untuk dipertaruhkan di tengah meningkatnya dinamika perdagangan global.

"Ya buktinya surplus kan? Surplus 18,11 miliar dolar AS. Surplus nomor satu. Jangan sampai ekspor kita 25,9 miliar dolar AS, jangan sampai pasar yang besar di Amerika itu hilang. Makanya kita tetap ART itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET

Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×