Tips Aman Berkendara Mobil Listrik saat Terpapar Abu Vulkanik

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 08 September 2026 | 16:05 WIB
Tips Aman Berkendara Mobil Listrik saat Terpapar Abu Vulkanik
Mobil listrik AION UT. (Foto: AION)
baca 10 detik
  • GAC Indonesia menghimbau pengguna mobil listrik untuk selalu mengutamakan keselamatan saat menghadapi paparan abu vulkanik di jalan.
  • Pengemudi wajib memantau informasi cuaca, menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengatur sirkulasi udara kabin dengan baik.
  • Pemilik kendaraan AION dapat memanfaatkan fitur PM2.5 Cabin Filter untuk menyaring debu halus demi menjaga kebersihan udara.

Suara.com - Aktivitas vulkanik serta perubahan cuaca mendadak membawa risiko nyata bagi para pengguna jalan begitu juga dengan mobil listrik. Paparan abu vulkanik tidak hanya membatasi jarak pandang pengemudi namun juga berpotensi merusak komponen kendaraan serta menurunkan kualitas udara di dalam kabin.

GAC Indonesia menghimbau para pengguna kendaraan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memastikan kondisi mobil listrik dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan. Selain aspek teknis, kebersihan udara di dalam ruang kemudi menjadi faktor krusial guna menjaga kesehatan serta kenyamanan saat melintasi area yang terdampak debu pekat.

Apabila kondisi wilayah dinilai tidak aman, menunda perjalanan merupakan pilihan paling bijak. Namun jika perjalanan harus tetap dilakukan, pengemudi wajib memantau informasi terkini dari pihak berwenang. Penyesuaian kecepatan serta menjaga jarak aman dengan kendaraan lain menjadi langkah wajib ketika jarak pandang menurun drastis akibat debu.

Kualitas udara dalam kabin juga perlu perhatian khusus dengan cara mengatur sirkulasi udara agar partikel halus dari luar tidak masuk secara berlebihan. Bagi pemilik kendaraan AION, fitur PM2.5 Cabin Filter menjadi keunggulan utama karena mampu menyaring partikel mikroskopis hingga ukuran 2,5 mikrometer. Teknologi ini dirancang untuk menangkap debu halus serta polutan sehingga udara di dalam kabin tetap bersih bagi penumpang.

Terdapat lima langkah utama yang direkomendasikan bagi pengguna jalan dalam menghadapi kondisi ekstrem ini. Langkah pertama adalah memprioritaskan keselamatan dengan memantau berita cuaca serta aktivitas vulkanik terbaru. Kedua, pengemudi harus menyesuaikan gaya berkendara dan tetap fokus pada kondisi jalan yang mungkin menjadi lebih licin.

Langkah ketiga berkaitan dengan pengaturan sirkulasi udara kabin secara manual guna meminimalisir kontaminasi udara luar. Keempat, pastikan filter kabin dan sistem pendingin udara diperiksa secara berkala agar tetap berfungsi optimal. Terakhir, segera bersihkan seluruh bagian kendaraan setelah melewati area terpapar abu guna mencegah kerusakan permanen pada eksterior maupun mesin.

GAC Indonesia menegaskan bahwa teknologi canggih seperti filter PM2.5 merupakan fitur pendukung kenyamanan. Faktor keselamatan utama tetap bergantung pada keputusan pengemudi dalam berkendara secara bertanggung jawab serta kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan. Kesiapan kendaraan dan kewaspadaan pengemudi menjadi kunci utama untuk menjaga perjalanan tetap aman di tengah kondisi lingkungan yang dinamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Risiko Masalah Baterai Menghantui Lonjakan Model Mobil Listrik Baru di China

Risiko Masalah Baterai Menghantui Lonjakan Model Mobil Listrik Baru di China

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 15:05 WIB

Strategi Merawat Mesin Kendaraan Komersial Saat Terjadi Hujan Abu Vulkanik

Strategi Merawat Mesin Kendaraan Komersial Saat Terjadi Hujan Abu Vulkanik

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 14:33 WIB

6 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Usai Terpapar Abu Vulkanik Anak Krakatau

6 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Usai Terpapar Abu Vulkanik Anak Krakatau

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 14:28 WIB

Terkini

Jelang Persija vs Persib di SUGBK, Balsa Sekulic Pede Maung Bandung Bikin Malu Macan Kemayoran

Jelang Persija vs Persib di SUGBK, Balsa Sekulic Pede Maung Bandung Bikin Malu Macan Kemayoran

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 16:06 WIB

Tips Aman Berkendara Mobil Listrik saat Terpapar Abu Vulkanik

Tips Aman Berkendara Mobil Listrik saat Terpapar Abu Vulkanik

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 16:05 WIB

Kulit Auto Mulus, Ini 5 Body Care Pilihan untuk Mengatasi Noda Hitam

Kulit Auto Mulus, Ini 5 Body Care Pilihan untuk Mengatasi Noda Hitam

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 16:00 WIB

Berawal Kecelakaan Motor, Polisi Temukan Kebun Ganja 4,5 Kg di Karo

Berawal Kecelakaan Motor, Polisi Temukan Kebun Ganja 4,5 Kg di Karo

Sumut | Selasa, 08 September 2026 | 15:59 WIB

73 Orang Terluka Diserang Rudal Houthi Yaman di Arab Saudi Selatan

73 Orang Terluka Diserang Rudal Houthi Yaman di Arab Saudi Selatan

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:59 WIB

Viral Video Arian Seringai Sebut Jokowi Bawa Sial hingga Seret Nama Presiden Prabowo

Viral Video Arian Seringai Sebut Jokowi Bawa Sial hingga Seret Nama Presiden Prabowo

Entertainment | Selasa, 08 September 2026 | 15:59 WIB

Kesaksian Pilu Eks Pengasuh Little Aresha: Anak Diikat Tiap Hari dan Dipukul Kalau Nangis Terus

Kesaksian Pilu Eks Pengasuh Little Aresha: Anak Diikat Tiap Hari dan Dipukul Kalau Nangis Terus

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:59 WIB

Aktivitas Penyeberangan Sebesi-Canti Normal, Pemerintah Imbau Warga Tak Termakan Hoaks

Aktivitas Penyeberangan Sebesi-Canti Normal, Pemerintah Imbau Warga Tak Termakan Hoaks

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:58 WIB

Kasus ISPA di Bandar Lampung Melonjak Seiring Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kasus ISPA di Bandar Lampung Melonjak Seiring Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Lampung | Selasa, 08 September 2026 | 15:58 WIB

Kasus ISPA di Riau Naik Drastis Akibat Karhutla, Ribuan Anak Jadi Korban

Kasus ISPA di Riau Naik Drastis Akibat Karhutla, Ribuan Anak Jadi Korban

Riau | Selasa, 08 September 2026 | 15:57 WIB

×