- Toyota Starlet terbaru diperkirakan segera meluncur setelah Maruti Suzuki meluncurkan Suzuki Baleno facelift di India.
- Mobil ini menggunakan mesin 3-silinder 1.197 cc baru yang diklaim sangat irit konsumsi bahan bakarnya.
- Kendaraan tersebut dilengkapi teknologi ADAS Level 2, enam airbags, serta berbagai fitur interior modern.
Suara.com - Bagi pecinta otomotif di Indonesia, nama Toyota Starlet tentu membangkitkan kenangan nostalgia sebagai hatchback populer pada era 90-an sebelum akhirnya digantikan oleh Toyota Yaris.
Meskipun sudah lama disuntik mati di pasar tanah air, nama besar Starlet rupanya masih terus dikibarkan oleh Toyota di pasar internasional, khususnya di Afrika Selatan.
Di negara tersebut, Toyota Starlet sebenarnya merupakan produk kembaran atau rebadge (penjualan ulang satu model mobil dengan merek berbeda) dari Suzuki Baleno buatan Maruti Suzuki di India.
Sinyal munculnya Toyota Starlet versi terbaru menguat setelah Maruti Suzuki resmi meluncurkan Suzuki Baleno facelift (penyegaran desain dan fitur) model 2026 di India.
Mengingat hubungan kembar kedua mobil ini, pembaruan pada Suzuki Baleno diyakini kuat akan diteruskan pada Toyota Starlet 2026.
Dugaan ini semakin solid sebab saudara kembar Baleno di India, yaitu Toyota Glanza facelift, juga sudah dijadwalkan meluncur resmi pada 14 Oktober 2026 dengan spesifikasi yang hampir identik.
Prediksi Spesifikasi Toyota Starlet 2026
Disinyalir Starlet akan Pakai Mesin yang Lebih Irit

Dapur pacu menjadi salah satu sektor perubahan paling drastis yang diprediksi bakal diusung Toyota Starlet mendatang.
Mobil ini meninggalkan mesin lama K-Series 4-silinder dan berganti menggunakan mesin baru berkode Z12E berkapasitas 1.197 cc dengan konfigurasi 3-silinder.
Mesin anyar ini dibekali teknologi Dual VVT (sistem pengatur katup bahan bakar ganda untuk performa optimal) serta Idle Start-Stop (fitur otomatis yang mematikan mesin saat mobil berhenti di lampu merah demi menghemat bahan bakar).
Mesin bensin ini mampu menghasilkan tenaga 61 kW atau setara 82,93 PS pada 5.700 rpm serta torsi puncak 112,4 Nm pada 4.500 rpm.
Meski kapasitasnya ringkas, konsumsi bahan bakarnya tergolong sangat irit. Varian transmisi manual 5-percepatan mampu menembus 23,80 kilometer per liter, sedangkan varian otomatis AGS (Auto Gear Shift, transmisi manual tanpa pedal kopling) dapat mencapai 24,77 kilometer per liter.
Selain itu, tersedia pula opsi mesin gas S-CNG yang mampu menempuh jarak hingga 33,61 kilometer per kilogram.
Fiturnya Apa Saja?

Daya tarik lain yang tidak kalah canggih adalah hadirnya fitur keselamatan aktif modern. Hatchback ini disematkan sistem ADAS Level 2 (Advanced Driver Assistance Systems, yaitu teknologi bantuan pengemudi pintar berbasis radar dan kamera).
Paket fitur ini mencakup Advanced Emergency Braking (pengereman darurat otomatis), Forward Collision Warning (peringatan bahaya tabrakan depan), dan Adaptive Cruise Control (penjaga jarak aman otomatis dengan mobil di depan).
Terdapat pula fitur peningkat keamanan berkendara seperti Lane Keep Assist (bantuan penjaga lajur jalan) dan High Beam Assist (pengatur otomatis lampu jauh).
Perangkat keselamatan standar yang disajikan juga sangat berlimpah. Mobil ini dibekali 6 airbags (kantong udara pelindung), ESP (Electronic Stability Program untuk mencegah mobil tergelincir), Hill Hold Control (penahan mobil di tanjakan), serta TPMS (Tyre Pressure Monitoring System untuk memantau tekanan angin ban).
Dari segi desain luar, pembaruan tampak pada bagian wajah dengan gril NEXWave berpola 3D dan sentuhan krom lebar yang memberikan kesan gagah.
Masuk ke dalam kabin, interior hadir dengan kombinasi warna hitam dan biru yang dipadukan dengan lapisan kursi berbahan kulit sintetis.
Salah satu fasilitas kenyamanan utamanya adalah ventilated front seats (kursi depan berventilasi udara sejuk). Untuk urusan hiburan, mobil ini membawa layar sentuh 9 inci SmartPlay Pro+ yang mendukung konektivitas nirkabel Android Auto dan Apple CarPlay dengan sistem suara Clarion.
Pengemudi juga dimanjakan dengan wireless smartphone charger (pengisian daya ponsel tanpa kabel) berkipas pendingin, Head-Up Display (layar transparan informasi di atas dasbor), dan kamera 360 derajat.
Saat ini, Toyota Starlet di Afrika Selatan masih mengusung mesin 1.500 cc bertenaga 77 kW dan torsi 138 Nm. Varian teratasnya dijual seharga 334.200 Rand atau sekitar Rp365,2 juta (mengacu kurs 1 Rand = Rp1.092,80).
Bandingkan dengan Suzuki Baleno facelift di India yang dijual mulai 6,1 lakh Rupee atau sekitar Rp113,8 juta.
Mengingat gelombang facelift sudah dimulai dari Baleno dan Glanza, calon Toyota Starlet 2026 diperkirakan tinggal menunggu momentum tepat untuk resmi mengaspal dengan semua keunggulan baru tersebut.