Tekanan Industri Makin Berat, Jaguar Land Rover Bakal Pangkas 4.000 Karyawan

Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 12 September 2026 | 13:25 WIB
Tekanan Industri Makin Berat, Jaguar Land Rover Bakal Pangkas 4.000 Karyawan
Produk Land Rover di diler dan service centre resmi sementara PT JLM Auto Indonesia [PT JLM Auto Indonesia, ID Comm].
baca 10 detik
  • Jaguar Land Rover berencana memangkas sekitar 4.000 posisi pekerjaan global melalui skema sukarela dalam dua tahun mendatang.
  • Kebijakan efisiensi tersebut diambil akibat tekanan persaingan ketat dengan produsen China, tarif, geopolitik, serta insiden serangan siber tahun 2025.
  • Meski melakukan pemangkasan tenaga kerja, perusahaan tetap berkomitmen melanjutkan investasi elektrifikasi dan meluncurkan lima produk baru.

Suara.com - Jaguar Land Rover (JLR) merencanakan pemangkasan sekitar 4.000 posisi pekerjaan dalam kurun dua tahun mendatang. Kebijakan pengurangan tenaga kerja tersebut setara dengan hampir 10 persen dari total keseluruhan karyawan JLR di tingkat global.

Saat ini JLR mempekerjakan sekitar 43.000 orang di seluruh dunia, termasuk 34.000 pekerja yang berbasis di Inggris. Meski belum merinci lokasi mana saja yang terkena imbas, pihak manajemen memastikan program efisiensi ini akan dijalankan melalui skema pemutusan hubungan kerja secara sukarela.

Tekanan berat terhadap bisnis JLR datang dari berbagai arah. Industri otomotif global sedang berada dalam pusaran persaingan yang kian ketat, terutama akibat gempuran produsen asal China, hambatan tarif perdagangan, hingga ketidakpastian kondisi geopolitik.

Pabrikan kendaraan premium ini juga harus menanggung konsekuensi dari serangan siber berskala besar pada tahun 2025 lalu. Insiden kejahatan digital tersebut sempat melumpuhkan aktivitas produksi sekaligus mengacaukan rantai pasokan komponen perusahaan.

Di tengah pemangkasan skala besar, JLR menegaskan tidak akan menghentikan komitmen investasi. Perusahaan tetap mengalokasikan dana segar untuk durasi lima tahun ke depan yang difokuskan pada pengembangan elektrifikasi, teknologi digital, proses manufaktur, serta peningkatan kualitas pengalaman pelanggan.

Dalam kurun 12 bulan mendatang, JLR dijadwalkan meluncurkan lima produk kendaraan baru. Langkah berani ini membuktikan strategi JLR yang berusaha menyeimbangkan efisiensi anggaran operasional dengan investasi pertumbuhan jangka panjang.

Gelombang PHK di tubuh JLR kian mempertegas badai krisis yang tengah melanda pabrikan Benua Biru. Keputusan ini menyusul pengumuman restrukturisasi masif dari Volkswagen yang berencana memangkas hingga 50.000 pekerja, menandakan persaingan pasar yang kian tidak ramah bagi produsen otomotif Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efisiensi Berdarah General Motors Pasang Puluhan Robot Usai PHK Ribuan Pekerja

Efisiensi Berdarah General Motors Pasang Puluhan Robot Usai PHK Ribuan Pekerja

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global

Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:55 WIB

Ambisi Chery Menggeser Dominasi Global Lewat Kolaborasi Teknologi Bukan Sekadar 'Perang Harga'

Ambisi Chery Menggeser Dominasi Global Lewat Kolaborasi Teknologi Bukan Sekadar 'Perang Harga'

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 20:40 WIB

Terkini

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:25 WIB

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:24 WIB

Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Penumpang KMP Virgo Transport 9

Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Penumpang KMP Virgo Transport 9

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 13:21 WIB

Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan

Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:20 WIB

Kuda Menari dan Pohon Telur: Cara Unik Orang Mandar Rayakan Maulid Nabi

Kuda Menari dan Pohon Telur: Cara Unik Orang Mandar Rayakan Maulid Nabi

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:20 WIB

5 Perbedaan Air Fork atau Coil Fork untuk Sepeda Gunung, Mending Mana?

5 Perbedaan Air Fork atau Coil Fork untuk Sepeda Gunung, Mending Mana?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:10 WIB

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:06 WIB

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:05 WIB

3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya

3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:05 WIB

×